
Sebelumnya Xiang Yang menggunakan kekuatan jiwanya untuk mencari titik lemah dari kubah energi.
Hanya energi Qi yang akan menghilang jika menyentuh kubah energi, jadi Xiang Yang bisa dengan leluasa mengalirkan kekuatan jiwanya.
Xiang Yang cukup beruntung karena tidak hanya menemukan titik lemah dari kubah energi, dia juga menemukan sebuah celah kecil yang membuatnya dapat memasukkan kekuatan jiwanya kedalam kebun herbal.
Dengan menggunakan kekuatan jiwanya, Xiang Yang menandai semua herbal dari tingkat 4 sampai tingkat 7.
Setelah Xiang Yang menghancurkan kubah energi, para kultuvator mulai berebut untuk mengambil herbal, hingga terjadi konflik, tidak ada diantara mereka yang membuatnya satu pun orang mendekati kebun herbal.
Xiang Yang memanfaatkan hal itu untuk mengambil herbal. Karena dia sudah menandai herbal tingkat tinggi, dia tidak perlu mendekat untuk memasukkan herbal-herbal itu kedalam cincin dimensinya.
Xiang Yang pun masuk kedalam dimensi kecil cincin dunia, tanpa disadari oleh para kultuvator lainnya karena mereka sibuk bertarung satu sama lain.
Setelah mereka sadar apa yang terjadi dan menduga kalau Xiang Yang lah pelakunya, mereka memutuskan berpencar untuk mencari keberadaan pemuda itu.
Saat mereka semua sudah pergi, barulah Xiang Yang keluar dari dimensi kecil cincin dunia.
Sebenarnya Xiang Yang sama sekali tidak takut dengan para kultuvator itu, bahkan dia yakin bisa membunuh mereka semua karena paling tinggi kultuvasi mereka berada ditingkat Nescent Soul tahap 2.
Namun Xiang Yang tidak ingin melakukan sesuatu yang merepotkan dengan bertarung melawan ratusan kultuvator itu. Lagi pula dia hanya mengincar tanaman herbal, sama sekali tidak tertarik dengan harta mereka.
"Dasar sekumpulan orang bodoh, mereka tidak tau jika semua herbal itu adalah herbal langka diantara herbal tingkat 1 sampai 3!" Xiang Yang tersenyum lebar "Sekarang ini semua adalah milik ku!"
Xiang Yang pun memanen semua herbal yang tersisa, barulah dia pergi dari sana.
Beberapa jam berlalu, beberapa kelompok kultuvator kembali lagi ke sana untuk mengambil herbal-herbal yang tersisa.
Tapi mereka hanya bisa menelan ludah pahit karena semua herbal di sana sudah tidak ada yang tersisa satupun.
"APA YANG TERJADI?! KEMANA SEMUA HERBAL ITU?!" Salah satu kultivator berteriak marah lalu menoleh kearah salah satu kelompok kultivator dengan tatapan curiga.
"APA MAKSUD TATAPAN MU ITU, HAH?!" Kelompok kultivator itu berteriak marah, tidak terima dengan tatapan itu.
__ADS_1
"JANGAN BERPURA-PURA BODOH!! PASTI KALIAN YANG TELAH MENGAMBIL SEMUA HERBAL ITU KAN?!"
"HAH!! KAMI SAJA BARU TIBA DI SINI DAN MELIHAT SEMUA HERBAL ITU SUDAH TIDAK ADA, BAGAIMANA BISA KAMI YANG MENGAMBILNYA?!"
"TIDAK PERLU BANYAK BACOT!"
Diantara kelompok kultivator itu, tidak ada yang bisa berpikir jernih karena hati dan otak mereka sudah panas.
Mereka sudah berhari-hari menunggu dan berusaha menghancurkan kubah energi, tapi setelah kubah energi hancur, mereka malah tidak mendapatkan apa-apa.
Sekarang pertarungan tidak terelakkan.
Sementara itu, si pelaku saat ini sudah berada cukup jauh dari tempat pertarungan mereka, dia melompat dari satu pohon ke pohon lainnya, melihat sekitar, berusaha mencari sesuatu yang menarik.
Xiang Yang sama sekali tidak tau kalau kelompok kultivator itu bertarung, lagi pula dia sama sekali tidak peduli.
***
Di sisi lain dimensi kecil.
Terjadi pertarungan dahsyat antara dua kultivator tingkat Nescent Soul.
"Ternyata benar, kau memiliki Jiwa Petir yang sama dengan milik ku!" Gu Chen tersenyum menatap gadis cantik berambut coklat panjang didepannya.
Gu Chen memiliki kultivasi tingkat Nescent Soul tahap 5, memiliki wajah tampan berusia 20-an, namun nyatanya, usianya sudah hampir 300 tahun.
Gu Chen mengenakan pakaian biru langit, dengan jubah bergambar naga melingkar dari pinggang kanan sampai pundak kiri.
Gu Chen adalah calon Ketua Sekte Naga Biru, anak pertama dari Ketua Sekte saat ini, Gu Fang.
"Nona, kenapa kau tidak membuka penutup mulut mu, aku sangat ingin melihat wajah mu!" Gu Chen yakin hanya dari melihat matanya saja, gadis itu pasti memiliki wajah yang sangat cantik, melebihi kecantikan yang selama ini dia temui.
Gadis didepan Gu Chen mengenakan pakaian hitam dengan penutup mulut, ala ninja. Gadis itu tidak lain adalah Han Shizu.
__ADS_1
Awalnya Gu Chen mengira kalau Jiwa Petir Han Shizu hanya memiliki energi yang mirip dengan Jiwa Petir miliknya, namun setelah melakukan pertarungan, dia yakin kalau Jiwa Petir gadis itu sama dengan yang dia miliki.
Tentu saja ini membuat Gu Chen cukup terkejut, karena tidak pernah dia mendengar ada Jiwa Petir yang sama dengan Jiwa Petir yang dia miliki, selain itu Jiwa Petir Gu Chen merupakan harta warisan Sekte Naga Biru yang menjadi bukti sebagai Ketua Sekte.
Gu Chen mendapatkan Jiwa Petir itu beberapa tahun lalu, karena sebentar lagi dia akan diangkat menjadi Ketua Sekte.
"Jangan harap aku akan mengikuti kemauan mu!" jawab Han Shizu dengan suara datar.
"Hahaha, nona, aku baru ingat jika belum memperkenalkan diri! Aku Gu Chen, calon Ketua Sekte Naga Biru!" Gu Chen masih bersikap ramah "Kita memiliki Jiwa Petir yang sama, jadi kita pasti sudah ditakdirkan untuk bersama! Jangan ragu untuk memperlihatkan wajah mu, jika kau memiliki wajah yang cantik maka aku pasti akan menjadikan mu sebagai istri ku!"
Meskipun mereka memiliki Jiwa Petir yang sama, namun Gu Chen merasa kalau Jiwa Petir milik Han Shizu jauh lebih kuat dari miliknya. Itu terbukti dari pertarungan mereka tadi, dimana gadis itu mampu mengimbangi kekuatannya, padahal Han Shizu memiliki kultivasi 2 tahap di bawahnya.
Mengetahui identitas pria didepannya, ekspresi Han Shizu menjadi lebih dingin. Awalnya dia cukup kesal mendapatkan serangan mendadak darinya, sekarang dia tidak akan segan-segan setelah mengetahui identitasnya.
Sebagai ketua divisi intelejen Sekte Naga Emas, Han Shizu mengetahui kalau Sekte Naga Biru sudah mulai melakukan penyelidikan pada Sektenya setelah kejadian yang menghancurkan Sekte Gunung Api.
Bisa dibilang Sekte Naga Biru adalah musuh Sekte Naga Emas.
"Jika itu memang takdir maka akan ku hancurkan takdir tersebut!" tubuh Han Shizu mengeluarkan kilatan petir lalu ia bergumam "Tidak ada pria yang akan menjadi suami ku, kecuali Xiang Yang!"
"Oh, apa kau yakin ingin melanjutkan pertarungan, nona? Aku bisa saja membuat mu terluka lho!"
"Meskipun kultivasi ku berada di bawah mu, tapi kau yang hanya memiliki satu pecahan Jiwa Petir tidak akan bisa menang melawan ku yang sudah menggabungkan 3 pecahan Jiwa Petir!"
*BEEZZZZTTT!!
Gelombang kilatan petir meledak keluar dari tubuh Han Shizu, menjilat liar hingga menghancurkan area sekitarnya.
Sesaat kemudian Han Shizu menghilang dari tempatnya lalu muncul didepan Gu Chen.
Gu Chen terkejut melihat kecepatan Han Shizu, dia bereaksi dengan cepat lalu membuat perisai energi dari elemen petir.
Akan tetapi, Han Shizu kembali menghilang lalu tiba-tiba muncul dibelakangnya.
__ADS_1
"Sial!" Gu Chen berniat memutar tubuhnya, namun sudah terlambat.
Sebuah tapak petir mengenai punggungnya secara telak, membuatnya terpental sampai 200 meter lebih.