Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.297 - Menyimpan Kemarahan


__ADS_3

"Kau pasti berasal dari Kelompok Naga Hitam, sekarang katakan semua informasi mengenai kelompok mu itu!" Yun Nuwa berkata dengan dingin.


"Jangan harap!" Bian Chun berusaha melawan, mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk melepaskan diri dari kekangan Yun Nuwa.


Bian Chun merapatkan giginya, dia sudah setengah berdiri dengan semua usaha yang dia keluarkan.


"Kau seharusnya sadar jika apa yang kau lakukan adalah percuma! Jika kau terus saja melawan maka akan ku hancurkan Dantian mu!"


Perkataan Yun Nuwa membuat Bian Chun tertegun, dia pun kembali jatuh berlutut.


"Senior Dewi Bulan Purnama!"


Xiang Yang dan para Tetua melayang menghampiri Yun Nuwa lalu menangkupkan tangan.


"Senior, di dalam tubuh anggota Kelompok Naga Hitam tertanam sebuah segel yang akan membuat mereka meledak jika mengatakan informasi yang tabu!" ucap Xiang Yang sambil menangkupkan tangannya.


"Kau..." Yun Nuwa mengerutkan keningnya.


Merasa pernah melihat wajah pemuda itu di suatu tempat.


"Aku rasa Senior mengenal ku, aku adalah Xiang Yang, kakaknya Xiang Yi An!"


Xiang Yi An pernah menceritakan kalau Yun Nuwa adalah salah satu orang yang mengetahui tentang masa lalu ibunya di dimensi kecil.


Jadi sudah pasti Yun Nuwa mengetahui kalau dirinya adalah anak dari Xiao Chang dan kakak Xiang Yi An.


Yun Nuwa melebarkan matanya sejenak sebelum ekspresinya kembali berubah dingin.


"Jadi selama ini kau berada di Sekte Bumi Chenwu! Xiang Yang, aku memiliki sedikit urusan dengan mu, jadi setelah masalah ini selesai aku ingin kau iku dengan ku!" Yun Nuwa kembali menoleh kearah Bian Chun.


Xiang Yang mengangkat alisnya, dia tidak tau urusan apa yang Yun Nuwa maksud. Ia tidak mengingat pernah memiliki urusan dengan wanita itu.


Ada satu hal yang membuat Xiang Yang merasa sedikit aneh. Entah kenapa dia merasa tidak asing dengan Yun Nuwa.


Yun Nuwa menyentuh kening Bian Chun dengan dua jari tangan kanannya. Sesaat kemudian seberkas cahaya masuk kedalam kepala Bian Chun, membuat seluruh tubuh Komandan Naga Hitam tersebut mengeluarkan cahaya.

__ADS_1


"Aaarrrggghhh!!" Bian Chun berteriak kesakitan.


Hingga beberapa menit kemudian.


*Buussshhh!


Energi yang Yun Nuwa masukkan kedalam tubuh Bian Chun dikeluarkan secara paksa.


"Segel ini sangat kuat bahkan aku tidak mampu untuk menghancurkannya!" Yun Nuwa bisa dibilang sangat ahli dalam hal segel, tapi dia bahkan tidak tau segel macam apa yang terpasang pada tubuh Bian Chun.


"Kalau begitu apa yang harus kita lakukan agar mendapatkan informasi darinya, Senior?" tanya Wei Lang.


Yun Nuwa mengeluarkan pedangnya lalu menebas leher Bian Chun hingga kepalanya terlepas dari tubuhnya.


"Tidak ada, jadi dia sudah tidak berguna, lebih baik mati saja!" jawab Yun Nuwa dengan suara dingin.


Para Tetua langsung bergidik ngeri karena Yun Nuwa benar-benar membunuh tanpa berkedip, seakan nyawa seorang manusia sama sekali tidak ada artinya.


Hanya Xiang Yang saja yang terlihat biasa saja karena dia juga sering melakukan hal yang sama dengan Yun Nuwa.


Sesaat kemudian Yun Nuwa melihat ke satu arah, dimana terlihat Ketua Jian Feng terbang cepat kearah mereka.


Setelah pembicaraan singkat antara Ketua Jian Feng dan Yun Nuwa sebelumnya, diadakan pertemuan yang dihadiri oleh para Tetua Sekte Bumi Chenwu, Yun Nuwa dan juga Xiang Yang.


Mereka membahas mengenai Kelompok Naga Hitam yang kini sudah mulai menampakkan diri.


Kekuatan dari Kelompok misterius ini sama sekali tidak bisa diremehkan karena mereka bahkan memiliki 4 kultivator tingkat Mahayana.


Mereka menduga kalau Kelompok Naga Hitam masih memiliki cukup banyak kultivator tingkat Mahayana.


Yun Nuwa menanyakan semua informasi yang Sekte Bumi Chenwu ketahui mengenai Kelompok Naga Hitam.


"Untuk sekarang kita harus lebih waspada, kita tidak mengetahui sekte mana yang akan Kelompok Naga Hitam ini targetkan berikutnya!" ucap Ketua Jian Feng.


"Aku pikir diantara 9 Sekte Raksasa, Sekte Bintang Suci, Sekte Pulau Awan, Sekte Bumi Chenwu dan Sekte Ular Neraka merupakan sekte yang berada diluar kendali Kelompok Naga Hitam! Untuk sekte-sekte raksasa lainnya, kita masih harus waspada, tidak diketahui apakah mereka masih aman atau mungkin sudah dikuasai oleh Kelompok Naga Hitam!" ucap Xiang Yang.

__ADS_1


"Junior Xiang Yang, jika kau hanya menyebutkan Sekte Bintang Suci dan Sekte Pulau Awan kami tidak masalah, tapi apa yang membuat mu yakin jika Sekte Ular Neraka tidak berpihak pada Kelompok Naga Hitam?" tanya Ketua Jian Feng.


Diantara 9 Provinsi Benua Chenwu, Provinsi Raja Racun merupakan yang paling dibenci oleh Provinsi lainnya.


Karena hampir semua kultivator Provinsi Raja Racun merupakan kultivator yang menggunakan racun mematikan dalam pertarungan.


Hal ini dianggap suatu hal yang bisa dibilang menjijikkan oleh para kultivator Provinsi lain.


Kenyatannya, kultivator Provinsi lain sebenarnya takut pada kultivator Provinsi Raja Racun, hingga mereka membencinya.


Sebenarnya semua provinsi ingin memusnahkan Provinsi Raja Racun, tapi tidak ada yang cukup berani melakukan hal itu, mengingat para kultivator Racun disana terkenal licik dan tidak terduga.


Rumor mengatakan, jika para Kultivator Provinsi Raja ingin, mereka bisa memusnahkan populasi satu Provinsi hanya dalam satu malam dengan racun mematikan mereka.


"Aku mengenal Ketua Sekte Ular Neraka, jadi aku bisa memastikannya! Setelah kembali ke Sekte Bintang Suci, aku akan pergi ke Sekte Ular Neraka untuk membahas hal ini dengan Ketua Sekte Ular Neraka!"


Ketua Jian Feng dan para Tetua cukup terkejut mendengar pernyataan Xiang Yang. Mereka tentu mengetahui kalau Ketua Sekte Ular Neraka sekarang terlah berganti karena Ketua Sekte sebelumnya telah terbunuh.


Awalnya Ketua Jian Feng berpikir jika Ketua Sekte baru Sekte Ular Neraka adalah anggota Kelompok Naga Hitam.


Dugaan Ketua Jian Feng terpatahkan dengan pernyataan Xiang Yang.


Setelah membahas beberapa hal penting lainnya, rapat pun di tutup.


"Xiang Yang, sesuai perkataan ku sebelumnya, ada yang ingin ku bicarakan dengan mu! Tapi sebelum itu kita akan menemui gadis nakal itu dulu!"


Yun Ying terbang menuju kediaman Xiang Yang dimana Xiang Yi An berada, diikuti oleh Xiang Yang.


"Senior, jika boleh tau apa sebenarnya yang ingin kau bahas? Seingat ku kita tidak pernah bertemu sebelumnya!" Xiang Yang berkata dengan sopan, tidak ingin menyinggung wanita dingin itu.


Namun bukannya jawaban yang didapat, Yun Nuwa justru mengeluarkan aura dingin intens yang hampir membuat Xiang Yang jatuh.


Untung saja Xiang Yang bisa dengan cepat mendapatkan keseimbangannya.


"Apa-apaan wanita ini? Apakah dia memiliki suatu masalah dengan ku?!" Xiang Yang jadi kesal karena Yun Nuwa seperti menyimpan kemarahan pada dirinya.

__ADS_1


Xiang Yang tidak mengetahui kalau Yun Nuwa adalah guru dari Yun Ying.


Dia telah merenggut kesucian murid kesayangan Yun Nuwa, jadi tentu saja Yun Nuwa menyimpan suatu kemarahan pada dirinya.


__ADS_2