
Dengan gerakan cepat Xiang Yang melesat lalu muncul di hadapan Ran Yung, menghadang jalan pria itu.
*Baaam!
*Booommm...!
Dengan kepalan tangannya, Xiang Yang memukul wajah Ran Yung dengan keras, membuat Ran Yung terpental kebawah menghantam tanah dengan keras.
Ran Yung berniat bangkit namun Xiang Yang sudah berdiri di sampingnya lalu menginjak dadanya hingga Ran Yung tidak bisa bangkit.
"Keukh!" Ran Yung terus berusaha bangkit membuat Xiang Yang menekan dadanya semakin keras.
"SINGKIRKAN KAKI MU! SIALAN!" Ran Yung mengeluarkan kekuatan penuhnya untuk menyingkirkan kaki Xiang Yang, namun kekuatan Xiang Yang terlalu kuat.
"Baiklah!" Xiang Yang menyingkirkan kakinya.
Belum sempat Ran Yung bangkir melarikan diri, Xiang Yang memukul keras dadanya hingga dia memuntahkan banyak darah.
Xiang Yang mengangkat tubuh Ran Yung lalu melemparkannya keatas, dia pun melakukan lompatan kuat lalu menyerang perut Ran Yung dengan dengkulnya.
Ran Yung terpental semakin tinggi. Xiang Yang menghilang dari tempatnya lalu muncul diatas Ran Yung.
Menggunakan kedua tangannya yang disatukan, Xiang Yang memusatkan energi petir kuat yang berkilat lalu dengan keras menghantam punggung pria itu hingga kini dia terjun bebas kebawah dengan kecepatan tinggi.
Seakan belum puas, Xiang Yang kembali menghilang lalu muncul di samping Ran Yung.
Pemuda itu pun memukul kepala Ran Yung, membuatnya terpental ke samping, menabrak sebuah bangunan hingga hancur.
Xiang Yang terbang mengejar Ran Yung hingga dia kini berdiri di samping kanan Ran Yung yang terbaring lemah dengan tubuh berlumuran darah.
Tidak lama kemudian, Master Kong Guan dan Xing Ping datang menghampiri Xiang Yang.
Master Kong Guan sangat kagum dengan Xiang Yang, bukan karena pemuda itu dapat mengalahkan Ran Yung, melainkan bagaimana pemuda itu memprediksi bahwa Ran Yung adalah pelaku yang mencelakai Xiang Han.
__ADS_1
Sebelumnya Master Kong Guan hanya menjawab pertanyaan Xiang Yang yang menurutnya jawaban yang dia berikan sama sekali tidak mengandung bukti besar bahwa Ran Yung adalah sang pelaku.
Namun Xiang Yang mampu mendapatkan celah-celah kecil yang membuatnya melihat sebuah kebenaran.
"Pemuda ini tidak hanya berbakat dalam kultivasi dan alkimia, namun juga sangat cerdas!" gumam Master Kong Guan dalam hatinya "Berurusan dengan pemuda ini bukanlah hal yang baik!"
Master Kong Guan dan Xing Ping mendarat di samping kiri Ran Yung, bersamaan dengan itu, Ran Yung berniat bangkit namun dadanya dengan keras diinjak oleh Xiang Yang, membuatnya memuntahkan darah segar.
"Ran Yung, tidak ku sangka kau berani berbuat hal tercela seperti itu pada murid ku!" Master Kong Guan menatap tajam Ran Yung.
Tentu saja dia sangat marah dengan apa yang dilakukan Ran Yung. Jika saja bukan karena Xiang Yang maka murid pertamanya akan mati tanpa mengetahui kenyataan dibalik kematian muridnya.
"Pak tua... kau hanya bisa menyalahkan diri mu karena sangat tidak adil! Aku sudah berusaha keras... berlatih mati-matian.. agar bisa menjadi murid mu.. tapi kau malah selalu menolak ku!" Ran Yung menatap balik Master Kong Guan dengan tatapan sengit.
"Aku tau, jika dalam hal bakat dan kerja keras kau sama sekali tidak buruk, tapi karena sifat mu lah yang membuat ku tidak pernah mau menerima mu menjadi murid ku. Ran Yung, jika saja kau bukanlah orang sombong dan arogan, aku pasti akan dengan semang hati menerima mu sebagai murid ku!"
"Cuih! Berhenti berkata omong kosong.. Sebaiknya segera bunuh..."
Belum saja Ran Yung menyelesaikan kalimatnya, Xiang Yang sudah memukul kepalanya hingga hancur, darahnya muncrat kemana-mana sampai mengenai wajah Xiang Yang.
"Tidak perlu kau minta untuk dibunuh, akan dengan senang hati ku lakukan bahkan jika dewa melarang ku!" Xiang Yang berkata dengan dingin.
Dia tidak akan memaafkan orang yang telah berani mencelakai keluarganya.
Pakaian Master Kong Guan dan Xing Ping juga terkena darah Ran Yung. Terlihat keduanya memasang wajah syok karena tidak menduga Xiang Yang akan secara tiba-tiba membunuh Ran Yung dengan meledakkan kepalanya.
Caranya membunuh sangat mengerikan, sama sekali tidak ada ampun.
Meskipun begitu, Master Kong Guan juga tidak bisa menyalahkan Xiang Yang sepenuhnya karena ayahnya hampir saja mati karena Ran Yung. Kemarahan Xiang Yang sangatlah wajar jika dia benar-benar menyayangi ayahnya.
***
Setelah kejadian di Kediaman Ran Yung, banyak orang yang mendengar keributan karena pertarungan pertarungan Xiang Yang, segera menuju kesana.
__ADS_1
Mereka sangat terkejut mengetahui kalau Ran Yung, salah satu Tetua Gunung Dewa Obat yang merupakan alkemis tingkat 5, mati ditangan Xiang Yang.
Xing Ping menceritakan semua kejadiannya, mulai dari penyebab murid Master Kong Guan sekarat sampai penyebab kemarahan Xiang Yang hingga membunuh Ran Yung.
Semua orang pun merasa wajar dengan apa yang didapatkan oleh Ran Yung, hanya saja mereka tetap menyayangkan kematian Ran Yung yang merupakan alkemis tingkat 5.
Xiang Yang dan Master Kong Guan lebih dulu pergi untuk melihat kondisi Xiang Han, sementara Xing Ping mengurus beberapa hal terkait kematian Ran Yung. Xing Ping juga meminta orang-orang yang datang sebelumnya untuk menyebarkan terang kematian Ran Yung dan penyebabnya.
Untuk Ran Wang sendiri, Xiang Yang melepaskannya atas permintaan Master Kong Guan. Sekarang Xiang Yang lebih menghormati Master Kong Guan setelah mengetahui kalau dia adalah guru dari ayahnya yang mana telah merawat ayahnya selama 1 tahun ini.
Saat Xiang Yang baru memasuki kamar tempat Xiang Han berada, dia melihat ayahnya yang masih terbaring lemah diatas ranjang, namun sekarang terlihat ayahnya sudah sadar.
"Ayah." Xiang Yang bernafas lega melihat ayahnya yang sudah bangun.
Mendengar suara yang familiar, Xiang Han segera menoleh ke sumber suara, melihat seorang pemuda yang sudah satu tahun ini tidak dia temukan.
"Yang'er." Xiang Han tertegun sejenak sebelum senyum lembut menghiasi bibirnya.
Xiang Han berniat bangkit, namun segera dihentikan oleh Xiang Yang.
"Ayah istirahat saja dulu, jangan banyak bergerak agar ayah bisa pulih lebih cepat." Xiang Yang mengeluarkan sebuah pil "Makan pil ini dulu!"
Tanpa penolakan, Xiang Han langsung memakan pil pemberian Xiang Yang.
Xiang Han melihat ke belakang Xiang Yang, dimana Master Kong Guan berjalan menghampirinya.
"Guru." Xiang Han mengangguk pelan sebagai salam hormat.
"Syukurlah kau sudah sadar Han'er, jika bukan karena Xiang Yang mungkin aku tidak akan pernah melihat mu lagi!"
"Memangnya apa yang terjadi pada ku?" Xiang Han sama sekali tidak ingat hal apa yang terjadi padanya terakhir kali hingga dia menjadi seperti ini sekarang.
Xiang Yang pun menjelaskan apa yang terjadi pada ayahnya dan apa yang telah dia lakukan pada Ran Yung. Tentu saja Xiang Yang tidak menceritakan bagian dimana dia memukul kepala Ran Yung hingga hancur.
__ADS_1