Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.107 - Menolong Han Shizu


__ADS_3

Xiang Yang tiba-tiba menghentikan langkah, ia melihat kesamping dimana beberapa ratus meter di arah kanan terdapat sebuah sungai dengan arus deras.


Namun bukan itu yang menjadi perhatian Xiang Yang, melainkan sosok tubuh yang hanyut di tengah derasnya air sungai.


Kening Xiang Yang mengernyit karena ia seperti mengenal orang itu dari rambut coklatnya.


"Dia..." Xiang Yang tidak menyelesaikan kalimatnya, ia langsung bergerak dengan kecepatan tinggi kearah sungai.


Xiang Yang tidak yakin apakah itu benar-benar 'dia', namun tidak ada salahnya menolong, meski ia tidak tau apakah orang itu masih hidup atau tidak.


Air sungai yang deras tidak menghentikan Xiang Yang, ia berlari cepat diatas air. Dengan kultivasinya saat ini, Xiang Yang sudah bisa terbang diudara, lalu apa yang akan menghambatnya dalam berjalan diatas air.


Xiang Yang menyambar tubuh orang yang hanyut itu, dengan cepat memundakinya seperti membawa karung beras tanpa melihat wajah orang itu, Xiang Yang pun melompat keluar dari arus sungai di seberang tempat Xiang Yang datang sebelumnya.


Saat Xiang Yang sudah meletakkan tubuh orang itu di tanah, matanya langsung melebar saat melihat wajah orang itu yang mana membuktikan jika dugaannya sama sekali tidak salah.


Orang itu adalah gadis cantik dengan rambut coklat panjang dan hanya memiliki satu lengan saja.


"Putri Han Shizu! Bagaimana bisa dia berada di dimensi utama?" Xiang Yang mengingat saat dirinya memasuki lubang hitam yang terbentuk oleh formasi pengorbanan, ia tidak tau situasi di alun-alun kota setelahnya.


Xiang Yang tidak mengetahui apakah lubang hitam itu langsung tertutup saat dirinya memasuki lubang hitam, ataukah lubang itu terus bertahan lama hingga banyak orang yang juga memasukinya.


"Sudahlah, tidak perlu memikirkan hal itu, sekarang lebih baik untuk memulihkan kondisinya terlebih dahulu!" Xiang Yang melihat di tubuh Han Shizu terdapat bekas luka sayatan benda tajam yang sudah sudah terlihat putih semua karena terlalu lama direndam air.


Xiang Yang mengalirkan energi Qi nya kedalam tubuh Han Shizu, lalu memberikan satu sentakan keras.


"Gouhk!" Han Shizu memuntahkan banyak air dari mulutnya, namun gadis itu masih tidak sadarkan diri.

__ADS_1


Setelah itu Xiang Yang mengalirkan energi Yang ke seluruh tubuh Han Shizu untuk memberikan rasa hangat.


Tubuh Han Shizu yang awalnya menggigil, kini terlihat mulai tenang.


"Kondisinya benar-benar buruk, beberapa organ dalamnya hampir hancur, jiwanya juga terluka parah, selain itu..akar spiritualnya rusak, jika tidak disembuhkan segera maka gadis ini bisa mati, paling tidak ia akan cacat permanen!" Xiang Yang mengeluarkan sebuah pil, memasukan pil itu kedalam mulut Han Shizu lalu membantu gadis itu mencerna manfaatnya.


"Meskipun aku memiliki pil yang dapat langsung menyembuhkan organ dalam dan jiwanya, namun efek pil itu terlalu kuat untuk ditampung tubuhnya yang lemah, bisa-bisa tubuhnya langsung meledak saat memakan pil itu!"


Setelah beberapa menit, kulit pucat Han Shizu mulai terlihat sedikit berwarna.


"Setidaknya kondisinya saat ini sudah mendingan, meskipun dia masih terluka parah!" Xiang Yang mengangkat tubuh Han Shizu ala tuan putri lalu membawanya melesat ke suatu arah "Aku harus mencari goa terlebih dahulu!"


***


Selama 1 jam Xiang Yang melesat, dia akhirnya menemukan sebuah goa, tanpa menunggu lama, pemuda itu langsung membawa Han Shizu memasuki goa tersebut.


Setelah beberapa saat, Xiang Yang baru menyadari satu hal membuatnya menepuk jidat.


"Benar juga, kenapa aku bodoh sekali sampai pergi jauh-jauh mencari sebuah goa!" Xiang kembali menggendong Han Shizu, sesaat kemudian mereka berdua menghilang di tempat.


- Dimensi Kecil Cincin Dunia


Xiang Yang muncul di depan pondok di dalam dimensi kecil Cincin Dunia, ia tidak membawa Han Shizu memasuki pondok namun membawa gadis itu ke suatu arah di kebun herbal.


Setelah tiba di tengah-tengah kebun, Xiang Yang meletakkan tubuh Han Shizu ditanah.


Sekeliling mereka berdua hanya ada herbal yang memiliki efek pada jiwa, seperti menyembuhkan dan memperkuat jiwa.

__ADS_1


Xiang Yang menaruh Han Shizu di tengah-tengah kebun herbal itu agar gadis itu dapat menghirup aroma herbal jenis jiwa itu, agar membuat kondisinya lebih baik serta pernafasannya bisa lebih lancar.


"Pertama-tama aku harus menyembuhkan jiwanya terlebih dahulu! Baiklah, waktunya menyuling pil!"


Semua pil yang ada didalam cincin dimensi peninggalan Xiao Chong adalah pil yang Xiao Chong buat selama pelariannya, jadi kebanyakan atau bisa dibilang hampir semuanya adalah pil tingkat 7 keatas. Cukup banyak diantaranya adalah pil yang dapat menyembuhkan jiwa namun pil-pil itu terlalu kuat untuk dikonsumsi oleh Han Shizu yang memiliki kultivasi rendah.


Memang tidak semuanya adalah pil tingkat tinggi, ada juga sebagian kecil Pil tingkat 6 kebawah. Meskipun sebagian kecil itu juga jumlahnya sangat banyak, namun tidak ada diantaranya yang bisa menyembuhkan jiwa dengan luka parah seperti yang dialami Han Shizu saat ini.


Xiang Yang mulai memetik bahan-bahan yang ia butuhkan, hingga hanya tinggal satu lagi bahan herbal yang masih kurang, yaitu Rumput Jiwa berusia 100 tahun.


Xiang Yang terus mencari diantara sepetak tanah tempat Rumput Jiwa tumbuh, namun setelah belasan menit Xiang Yang mencari, tidak ada herbal Rumput Jiwa yang pas.


"Astaga..kenapa tidak ada Rumput Jiwa berusia 100 tahun!" Xiang Yang menghela nafas berat "Sialan! Semua Rumput Jiwa disini paling tidak berusia 500 tahun!"


"Tidak ada pilihan lain, aku harus mencari Rumput Jiwa di luar!" Xiang Yang terlebih dahulu menghampiri Han Shizu lalu kembali membantunya mengkonsumsi pil.


Xiang Yang langsung keluar dari dimensi kecil, entah kenapa ia merasa sangat khawatir. Memang jika Han Shizu tidak segera mendapatkan pil yang tepat untuk menyembuhkan jiwanya dalam beberapa hari, maka jiwanya benar-benar bisa rusak permanen, namun Xiang Yang berpikir tidak seharusnya ia khawatir seperti ini karena Han Shizu sama sekali tidak memiliki hubungan apapun dengan dirinya.


"Sekarang Han Shizu tidak boleh mati, setidaknya dia harus memberikan informasi tentang kejadian di alun-alun kota setelah aku memasuki lubang hitam!" gumam Xiang Yang.


Sesaat kemudian, Xiang Yang menoleh kearah dalam goa yang gelap, ia pun mengedarkan indera spiritualnya kedalam goa.


Xiang Yang tersenyum tipis lalu membuat bola api sebagai penerangan, kemudian melesat memasuki goa.


Beberapa menit berlalu, Xiang Yang menghentikan langkah. Ia melihat didepannya sebuah kolam kecil yang hanya memiliki diameter 1 meter, namun bukan itu yang menjadi perhatiannya, melainkan herbal yang tubuh di pinggiran kolam kecil itu.


"Hahaha...! Surga memang berpihak pada ku, aku langsung menemukan Rumput Jiwa tanpa banyak usaha!" Xiang Yang tersenyum lebar, ia bisa melihat rumput jiwa itu berusia puluhan tahun dan ada beberapa yang berusia sekitar 100 tahun.

__ADS_1


Tanpa basa-basi, Xiang Yang memetik semua Rumput Jiwa itu lalu kembali masuk kedalam dimensi kecil.


__ADS_2