
Xiang Yang benar-benar terkejut melihat kehadiran gadis pembunuh yang berada di kursi Keluarga Kekaisaran Han.
Gadis dengan rambut coklat, selaras dengan warna matanya, sangat cocok dengan warna kulitnya yang tidak terlalu putih.
Sudah dipastikan kalau gadis itu adalah anggota Keluarga Kekaisaran Han, seorang putri kekaisaran.
Namun apa yang gadis itu lakukan malam itu di perkotaan? Kenapa ia melakukan pembunuhan? Apakah gadis itu memiliki suatu dendam dengan orang yang ia bunuh sebelumnya?
Jujur saja, Xiang Yang berpikir kalau gadis itu akan lebih cocok memakai pakaian hitam ketat bagaikan seorang assassin seperti yang ia lihat sebelumnya, dari pada memakai gaun indah seperti sekarang.
Saat gadis itu menampakkan diri, suasana menjadi sangat ribut, meneriakkan atau membicarakan gadis itu.
"Waah...! Lihatlah kecantikan putri Han Shizu, ia sungguh anggun menggunakan gaun birunya!"
"Walaupun sangat cantik, tapi sayangnya Putri Han Shizu itu tidak bisa bicara!"
"Meskipun tidak bisa bicara, tapi aku mau menjadi suaminya! Aku rela menjual ginjal ku demi menafkahinya!"
"Bodoh, memangnya Putri Shizu mau pada mu? Ngaca sana! Bahkan tidak perlu ginjal mu, Putri Han Shizu sudah bisa mengambil nyawa mu!"
Dari mendengar pembicaraan orang-orang, Xiang Yang akhirnya mengetahui nama dari gadis itu.
Han Shizu, seorang Putri Kekaisaran Han dengan bakat yang sangat tinggi, bahkan melebihi bakat kakaknya, Han Lie.
Xiang Yang juga mendengar dari pembicaraan para penonton lainnya, kalau ada rumor yang mengatakan, Han Shizu ini menjadi ketua dari sebuah organisasi khusus Kekaisaran Han yang bekerja dibalik bayangan untuk melindungi Ibu Kota dari orang-orang yang melakukan tindakan kriminal.
Dari itu saja Xiang Yang mengambil kesimpulan kalau rumor itu benar adanya, dan malam itu Han Shizu berpakaian assassin karena sedang menjalankan tugasnya.
Entah bagaimana seorang tunawicara seperti Han Shizu menjadi ketua dari sebuah organisasi.
Tiba-tiba Xiang Yang merasakan pinggangnya di cubit keras membuatnya berteriak kesakitan.
"Adododoh!" Xiang Yang melihat kearah Cai'er disampingnya yang mengembangkan pipinya.
__ADS_1
Dia jelas sekali melihat Xiang Yang menatap wanita lain dengan tatapan intens.
Xiang Yang hanya mencubit gemas pipi Cai'er, mengelus pelan kepalanya lalu melihat kearah arena.
____
Di atas arena, dimana pembawa acara berada.
Setelah semua kursi di tribun atau panggung khusus diisi, barulah pembawa acara melanjutkan tugasnya.
"Baiklah, sekarang saya akan menyampaikan aturan dalam turnamen kali ini, walaupun sebenarnya peraturannya tidak pernah berubah, aku yakin ada diantara para penonton atau peserta yang tidak mengetahuinya!..
Peraturan pertama adalah tidak diperbolehkan membunuh dengan sengaja, jika melanggar maka akan langsung di diskualifikasi dan diberikan hukuman serta denda!..
Selanjutnya, peserta akan dinyatakan kalah kalau sudah menyerah, terluka parah, pingsan atau keluar dari arena!..
Diperbolehkan menggunakan senjata apa pun kecuali racun dan senjata tersembunyi, serta tidak diperbolehkan mengkonsumsi pil setelah berada di dalam arena!..
Peraturannya hanya itu, baiklah tidak perlu berlama-lama lagi, mari kita mulai saja Turnamen Kekaisaran Han ini!"
Beberapa saat kemudian, seorang pria memasuki area pertandingan dengan membawa sebuah kotak yang diatasnya terdapat lubang dengan diameter 8 centimeter.
Pria itu melompat keatas arena tempat pembawa acara berada.
"Seperti sebelumnya, yang akan bertanding ditentukan melalui undian, semua peserta harap ingat baik-baik nomor undian kalian!"
Pembawa acara mulai mengambil nomor undian di dalam kotak.
Hingga 2 nomor pun didapatkan, pembawa acara mulai mengumumkan.
"Nomor 172 dan nomor 231, silahkan menaiki arena!" Pembawa acara terus mengambil undian hingga 5 kali, barulah ia turun dari arena bersama pria yang membawa kotak undian.
Memang karena ada 5 arena maka 5 pertandingan akan dilangsungkan secara bersamaan.
__ADS_1
Semua peserta kini berhadapan dengan lawan masing-masing, one by one, tidak ada istilah 'Ku kira by one ternyata bawa kawan!'
Setelah wasit mengatakan mulai, para peserta memberikan salam hormat terlebih dahulu pada lawan masing-masing, sebelum mulai bertarung.
Para penonton berteriak semakin keras.
Di panggung khusus, Kaisar Han Luo menonton pertandingan dengan tenang.
Setelah beberapa saat, Kaisar Han Luo mengangguk pelan "Ume, sepertinya bakat muda kali ini lebih banyak yang muncul dari saat turnamen sebelumnya!" Kaisar Han Luo menoleh kearah Han Lie yang duduk di samping kirinya "Bagaimana menurut mu Lie'er?"
Han Lie mengangguk "Aku setuju dengan yang ayah katakan, bakat mereka semua sama sekali tidak buruk!"
"Hahaha! Bakat Pangeran juga sangat tinggi, usia 20 tahun sudah mencapai tingkat Sky Spiritual tahap 1, sungguh luar biasa!"
Kaisar Han Luo menoleh kearah pria tua di samping kanannya "Tidak disangka kau akan datang sendiri untuk menonton turnamen ini saudara You Feng!"
"Haha, sesekali memang aku harus keluar untuk mencari suasana baru, berada terus di Sekte Pedang Langit membuat ku agak bosan!" balas You Feng.
You Feng adalah Ketua Sekte Pedang Langit, jarang sekali ia memperlihatkan diri dari dunia luar, jadi Kaisar Han Luo cukup terkejut saat melihat You Feng sebelumnya datang, jadi ia mengundang You Feng untuk duduk bersamanya menonton jalannya pertandingan.
"Ngomong-ngomong yang mulia, apakah anda juga mendapatkan pesan itu?" You Feng berkata dengan nada rendah, namun masih bisa didengar oleh Han Luo.
"Jadi kau juga mendapatkannya saudara You Feng?"
"Aku sebenarnya sudah menduga anda mendapatkan pesan itu setelah mengetahui peraturan baru untuk para penonton! kultivator yang berada ditingkat Body Tempering tidak diperbolehkan untuk menonton!" You Feng mengangguk "Jujur itu adalah tindakan yang sangat cerdas yang mulia!..
Entah apakah itu benar atau tidak, tapi merasakan 3 aura kuat dari pesan surat itu, aku yakin itu bukan hanya informasi kosong belaka! Karena itulah aku datang sendiri ke sini!" You Feng mengalihkan pandangannya kearah arena yang mana pertarungan masih belum selesai "Sebelumnya aku sudah melakukan pertemuan rahasia dengan para Ketua Sekte lainnya untuk membahas hal itu, dan semuanya sepakat untuk mempercayai pesan itu dan mempersiapkan diri masing-masing!"
Kaisar Han Feng mengangguk "Aku juga sudah mempersiapkan semuanya, seperti yang tertulis di pesan itu, 'ini merupakan kesempatan kita'!"
Pesan surat yang mereka terima sebelumnya sungguh mengejutkan dan sulit dipercaya, namun terdapat 3 jejak aura kuat pada pesan itu yang membuat mereka tidak bisa mengabaikannya.
Bahkan You Feng yang disebut sebagai kultivator aliran putih terkuat saja tidak yakin bisa mengalahkan salah satu dari pemilik 3 aura itu.
__ADS_1
Babak pertama berlangsung selama belasan menit sebelum akhirnya semua pertarungan di arena nomor 1 sampai nomor 5 selesai, barulah dilanjutkan ke babak Ke-2.
Peserta babak kedua berjalan menaiki arena lalu memulai pertarungan.