Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.50 - Seorang Cucu


__ADS_3

Waktu berlalu, kini 2 bulan kembali berlalu.


Dalam 2 bulan ini, Xiang Han selalu setia menemani dan merawat Xiao Chang. Sikap Xiao Chang yang awalnya dingin, kini mulai mencair terhadap Xiang Han.


Xiao Chang menyadari jika Xiang Han memang sangat baik, merawatnya dengan sepenuh hati tanpa pernah melakukan hal-hal buruk padanya.


Meskipun memang sesekali Xiang Han melirik tubuhnya, namun menurut Xiao Chang, itu adalah hal yang wajar, bahkan sesekali entah kenapa dia merasa senang saat pemuda itu melirik tubuhnya, dan akan merasa sedikit kesal kala Xiang Han terlihat tidak tertarik dengan tubuhnya.


Apakah aku ingin Xiang Han melakukan hal itu pada ku? Tidak mungkin! Bagaimana mungkin aku menginginkan hal itu!.


Xiang Han cenderung banyak bicara meskipun Xiao Chang tidak menanggapinya, sesekali Xiao Chang tertawa saat pemuda itu menceritakan berbagai hal konyol yang dia lakukan.


Hubungan keduanya kian semakin baik, hingga 1 bulan berlalu, Xiao Chang dapat bergerak kembali, meskipun masih tidak leluasa.


"Xiao Chang, tidak perlu memaksakan diri, jika memang masih belum pulih sepenuhnya, lebih baik kau istirahat!" Xiang Han khawatir melihat Xiao Chang berdiri lalu melakukan sedikit peregangan.


"Selama 5 bulan aku terus tidur, aku tidak ingin tubuh ku menjadi kaku sepenuhnya jika terus diam ditempat!" Xiao Chang memutar-mutar bahu dan kepalanya.


"Apa kau yakin?"


"Ya, aku sangat yakin! Terimakasih sudah mengkhawatirkan ku!" Xiao Chang tersenyum lembut.


Xiang Han tertegun, ia langsung bertekad untuk melindungi senyuman gadis itu agar tidak pernah hilang.


"Ada apa?" Xiao Chang menatap bingung pemuda didepannya.


"Ah, aku hanya merasa..berapa kali pun aku melihat senyuman mu, aku tidak pernah bosan! Kau selalu terlihat cantik!" Xiang Han menggaruk belakang kepalanya.


Xiao Chang jadi salah tingkah, melirik kearah lain dengan pipi bersemu merah.


Tiba-tiba terdengar suara menggeram dari luar goa, sesaat kemudian terlihat seekor Spirit Beast.


Xiang Han langsung pasang badan didepan Xiao Chang karena ia tau, gadis itu masih belum pulih total, bahkan ia bisa merasakan tidak ada energi Qi di tubuh Xiao Chang.


Pertarungan pun terjadi antara Spirit Beast yang ingin memangsa dan Xiang Han yang ingin melindungi.


Mereka berdua bertarung sengit, dimana tidak ada yang mau mengalah.

__ADS_1


Namun pada akhirnya, Xiang Han berhasil menang, tapi dengan kondisi tubuh terluka yang tidak ringan.


Xiao Chang dengan wajah khawatir, merawat luka Xiang Han, hingga malam tiba, kondisi Xiang Han membaik.


Pada malam itu, entah kenapa udara sangat dingin, memang sedang hujan deras namun biasanya tidak sedingin ini.


Xiang Han tidak memiliki baju dan Xiao Chang memiliki pakaian yang bisa dibilang tidak utuh.


Hingga pada saat tatapan mata mereka bertemu, entah kenapa rasa ingin saling menghangatkan muncul di hati masing-masing.


Membuat mereka perlahan mendekat hingga akhirnya berpelukan, memberikan rasa hangat dan nyaman pada keduanya.


Mulut mereka tidak bersuara namun tatapan mereka seakan saling mengerti satu sama lain.


Pun seiring waktu mereka berpelukan membuat suatu hasrat tertentu muncul di hati mereka.


Xiang Han awalnya hanya mengelus punggung Xiao Chang, namun setelah cukup lama, ia ingin melakukan lebih, menyentuh lebih banyak bagian tubuh gadis itu.


Tidak mendapatkan penolakan, Xiang Han pun bergerak semakin liar, menyentuh setiap bagian tubuh sensitif Xiao Chang.


Hingga akhirnya mereka mencapai puncak kenikmatan, kemudian tertidur tanpa ada yang mengatakan sepatah katapun.


Setelah melewati malam yang indah itu, hubungan mereka berdua menjadi semakin dekat dan intim.


Dan satu hal yang tidak terduga, Xiao Chang ternyata hamil setelah malam itu.


Xiao Chang menjadi lebih terbuka dan menceritakan tentang dirinya yang berasal dari dimensi utama.


Setelah beberapa kejadian sebelumnya, Xiao Chang menyadari jika dirinya sekarang berada di dalam sebuah dimensi kecil yang terpisah dari dimensi utama.


Xiao Chang sebenarnya ingin keluar dari Hutan Pohon Darah dan menemui orang tua Xiang Han, namun ternyata orang tua dari pria yang sudah menjadi suaminya itu, sudah meninggal.


Xiang Han juga mengatakan hidup di hutan ini dengan tenang bukanlah hal yang buruk, tentu dia akan dengan senang hati membawa Xiao Chang keluar jika wanita itu mau, namun Xiao Chang juga ingin hidup damai.


Xiao Chang memiliki sumber daya yang banyak di cincin penyimpanannya, ia membantu suaminya berkultivasi hingga mencapai tingkat Sky Spiritual tahap 5 puncak dan berhenti disana.


Entah kenapa seiring waktu, Xiao Chang merasa seperti dunia ini menolaknya, dia merasa seperti akan tersedot keluar kapan saja.

__ADS_1


Hal itu mungkin karena kultivasinya berada diatas tingkat Sky Spiritual, dimana seiring pulihnya kekuatannya, Xiao Chang akan mendapatkan penolakan yang semakin keras dari dunia ini.


Hingga akhirnya Xiao Chang melahirkan Xiang Yang ke dunia ini, membuat wanita itu semakin merasa enggan untuk meninggalkan mereka.


Namun setelah 6 bulan berlalu, Xiao Chang tidak lagi bisa terus bertahan di dunia ini, dan akhirnya tersedot keluar secara paksa.


Pada saat itu, Xiang Han sangat bersedih dan memutuskan untuk kembali ke Keluarga Xiang dengan membawa putranya, Xiang Yang.


Karena itulah Xiang Han sering keluar untuk mencari tahu bagaimana cara keluar dari dimensi kecil ini.


Sebenarnya ada satu cara yang ia ketahui yakni dengan melewati tingkat Sky Spiritual, namun setelah bertahun-tahun, Xiang Han tidak bisa melewatinya, bahkan sampai saat ini.


Prinsip dimensi kecil ini memang akan menahan semua makhluk di dalamnya untuk naik keatas tingkat Sky Spiritual.


Namun beda cerita dengan Xiao Chang yang sudah melampaui tingkat Sky Spiritual sejak awal sebelum secara tidak sengaja masuk kedalam dimensi kecil ini.


"Jadi begitulah, alasan ayah selama ini sering keluar selama berbulan-bulan karena ingin mencari tahu cara keluar dari dimensi kecil ini!" Tatapan Xiang Han menerawang jauh, mengingat masa-masa indahnya dengan istri tercintanya.


"Jadi..ibu masih hidup, dan dia berasal dari dimensi utama?" Xiang Yang sangat terkejut mengetahui kenyataan ini.


"Ayah, aku juga akan mencaritahu cara keluar dari dimensi kecil ini menuju dimensi utama!" Xiang Yang berkata dengan penuh tekad.


Xiang Han tersenyum lembut "Ya, ayah sekarang tidak perlu khawatir tentang mu karena kau sudah cukup kuat sekarang!"


"Ayah aku juga akan membantu!" Cai'er terlihat penuh semangat.


Xiang Han mengangguk lalu menatap putra dan calon menantunya secara bergantian "Sudah mau malam, apakah kalian akan tidur terpisah atau satu kamar?"


"Satu kamar saja!" Cai'er menjawab dengan cepat.


"Haha! Bagus, Cai'er kalau bisa tolong cepat untuk memberi ku cucu!"


"Tentu saja ayah!" Cai'er mengangguk cepat "Ayo Xiao Yang, kita buatkan ayah seorang cucu!" Cai'er langsung menarik kerah baju Xiang Han.


"Eh!" Xiang Yang hanya bisa pasrah ditarik oleh Cai'er, mengabaikan senyum tengil ayahnya.


Akhirnya setelah masuk kamar, mereka berdua pun memulai proses membuatkan Xiang Han cucu.

__ADS_1


__ADS_2