Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.169 - Aliansi Aliran Putih


__ADS_3

Sekte Pedang Surga adalah salah satu Sekte terbesar di Kekaisaran Ming ini. Sekte Pedang Surga dikatakan merupakan sekte aliran putih terkuat, meskipun masih tidak ada bukti nyata yang menguatkan opini tersebut.


Saat ini di sebuah ruangan khusus di Sekte Pedang Surga, sedang ada pertemuan penting. Pertemuan itu tidak hanya dihadiri oleh para petinggi Sekte Pedang Surga, namun juga beberapa petinggi sekte lainnya, seperti Sekte Tombak Api, Sekte Lembah Petir, Sekte Gunung Dewa serta 2 sekte menengah yaitu Sekte Pisau Terbang dan Sekte Angin Barat.


Ke-6 sekte tersebut sekarang sedang melakukan pertemuan, membahas tentang Sekte Naga Emas yang beberapa bulan lalu mulai dibentuk.


Tidak ada yang mengetahui secara pasti bagaimana caranya Sekte Gunung Api kalah dari hanya sisa-sisa anggota Sekte Langit Ungu, karena tidak ada satupun anggota Sekte Gunung Api yang selamat.


Terlebih yang membuat mereka bingung adalah sama sekali tidak ada kerusakan di Sekte Gunung Api saat mereka melihatnya dari kejauhan, seakan Sekte Gunung Api kalah tanpa adanya perlawanan.


Satu hal lagi yang masih misteri adalah siapa sebenarnya Ketua Sekte Naga Emas.


Namun sekarang mereka tidak peduli apakah Sekte Naga Emas itu berada di sisi baik atau jahat, mereka akan menghancurkan sekte itu karena ini menyangkut keberlangsungan sekte mereka.


Beberapa bulan lalu, ke-4 sekte besar aliran putih Kekaisaran Ming mendapatkan surat perintah dari Sekte Naga Biru untuk memusnahkan Sekte Naga Emas.


Benua Lingwu terbagi menjadi 4 wilayah, yaitu Wilayah Barat, Wilayah Timur, Wilayah Utara dan Wilayah Selatan.


Dimana disetiap wilayah memiliki sekte besar yang bisa dibilang menjadi pilar setiap wilayah. Namun biasanya para sekte besar itu tidak ingin ikut campur dalam urusan kekaisaran atau sekte lainnya. Itu pun jika masalah yang dihadapi tidak sampai membahayakan wilayah mereka secara umum, atau tidak membahayakan sekte mereka secara khusus.


Untuk kekaisaran Ming sendiri berada di Wilayah Utara Benua Lingwu, yang mana memiliki 2 sekte besar, salah satunya adalah Sekte Naga Biru.


Dikatakan dalam surat yang mereka terima, Sekte Naga Biru memerintahkan mereka untuk menghancurkan Sekte Naga Emas. Jika berhasil maka mereka akan mendapatkan hadiah dari Sekte Naga Biru.


Tentu saja ini membuat para sekte besar tertarik. Jika mereka berhasil menghancurkan Sekte Naga Emas maka mereka akan memiliki hubungan baik dengan sekte besar itu. Hubungan baik itu pastinya akan memberikan dampak besar bagi perkembangan sekte masing-masing.

__ADS_1


Entah itu mereka bisa mendapatkan sumber daya, atau bisa meminta bantuan pada Sekte Naga Biru jika memiliki masalah.


Namun untuk saat ini mereka masih belum melakukan penyerangan karena masih ada hal yang harus mereka bahas terlebih dahulu.


"Jadi apakah kita benar-benar akan menyerang Sekte Naga Emas?" tanya Lu Heng yang merupakan Ketua Sekte Tombak Api.


"Aku sendiri tidak yakin, kita masih belum mengetahui kekuatan penuh dari Sekte Naga Emas karena mereka masih menutup diri sampai saat ini! Tanpa adanya informasi yang jelas maka strategi apapun yang kita gunakan pasti akan banyak hal yang tidak terduga nantinya!" tanggap Yu Hang yang merupakan Ketua Sekte Lembah Petir.


"Jadi apakah kita akan terus menunggu sampai Sekte Naga Emas mulai terbuka? Masalahnya kita tidak mengetahui kapan Sekte Naga Emas akan mulai terbuka, mungkin saja mereka akan tetap menutup diri, tidak ada yang mengetahuinya!" Tan Ji yang merupakan Ketua Sekte Gunung Dewa.


"Apakah kita perlu memikirkan hal itu. Meskipun memang Sekte Naga Biru tidak mengatakan dengan jelas apa alasan mereka menginginkan kehancuran Sekte Naga Emas, tapi ini merupakan kesempatan untuk kita menjalankan hubungan baik dengan Sekte Naga Biru!" Lun Mu yang merupakan Ketua Sekte Pedang Surga yang sedari tadi diam, akhirnya membuka suara.


"Aku yakin jika Sekte Naga Biru menginginkannya, mereka bisa menghancurkan Sekte Naga Emas dengan mudah, jadi sebelum kesempatan ini hilang, kita lebih baik mengambilnya dengan cepat!" lanjut Lun Mu.


"Saya setuju dengan pendapat Ketua Lun Mu, kita sekarang juga tidak tau apakah Sekte Naga Emas itu membahayakan kita atau tidak! Mereka bisa mengalahkan sekte besar seperti Sekte Gunung Api tanpa adanya kehancuran akibat pertempuran, jadi mungkin saja mereka melakukan cara-cara kotor yang tercela untuk menaklukkan Sekte Gunung Api!" Ga Yung, Ketua Sekte Pisau Terbang mengeluarkan pendapatnya.


Mereka terus berdiskusi selama satu jam, hingga akhirnya mencapai sebuah kesepakatan, yaitu mereka akan menyerang Sekte Naga Emas dalam 1 bulan lagi. Jadi selama jangka waktu satu bulan, mereka harus mempersiapkan diri dan lebih aktif mencari informasi tentang Sekte Naga Emas.


"Baiklah, kalau begitu sudah diputuskan..."


Perkataan Lun Mu tidak selesai karena tiba-tiba pintu ruangan terbuka dengan keras, memperlihatkan seorang murid Sekte Pedang Surga yang terengah-engah.


Murid itu langsung menangkupkan tangannya "Maaf mengganggu pertemuan penting para ketua dan tetua terhormat, tapi ada berita genting!"


Semua orang didalam ruangan itu mengerutkan keningnya, hingga Lun Mu pun bertanya.

__ADS_1


"Hal genting apa?"


"Itu... seorang pemuda yang entah dari mana, tiba-tiba datang lalu menghancurkan gerbang sekte kita! Para murid sekarang sedang melawannya, namun bahkan murid inti yang berada ditingkat Gold Core tidak bisa menghentikan pemuda itu!"


Kening mereka semakin mengerut, karena mereka juga sudah mendapatkan sebuah kesepakatan, mereka akhirnya memutuskan untuk mengakhiri pertemuan lalu bergerak cepat menuju gerbang Sekte Pedang Surga.


***


Beberapa waktu lalu, di gerbang timur Sekte Pedang Surga.


Xiang Yang melayang turun tidak jauh dari gerbang Sekte Pedang Surga, lalu berjalan santai, menatap lurus kedepan, sama sekali tidak memperhatikan para penjaga gerbang


Melihat kedatangan Xiang Yang, salah satu penjaga gerbang itu maju lalu menghentikan pemuda itu.


"Maaf, ada urusan apa kau datang ke Sekte Pedang Surga!"


Xiang Yang menoleh sekilas kearah penjaga itu, sebelum senyum seringai lebar menghiasi wajahnya.


"Aku tidak ingin basa-basi, jadi akan langsung saja ku lakukan!" Xiang Yang menciptakan sebuah jarum es lalu menusukkannya ke dada penjaga didepannya.


Mata penjaga itu sempat terbeletak sebelum akhirnya matanya tertutup perlahan, bersamaan dengan tubuhnya yang jatuh.


Para penjaga lainnya terkejut melihat itu, sebelum ekspresi mereka berganti marah.


"APA YANG KAU LAKUKAN!" Para penjaga itu menerjang maju.

__ADS_1


Xiang Yang menciptakan bola api sebesar bola basket, namun demikian intensitas dan kepadatan energi yang kuat. Ia pun melemparkan bola api itu kearah gerbang.


*Booommm...!!


__ADS_2