Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.110 - Cerita Han Shizu


__ADS_3

Setelah berhasil membuat Spirit Pil, Xiang Yang memasuki pondok untuk melihat Han Shizu. Ia melihat gadis itu baru saja bangun dan duduk di tepi ranjang dengan kedua kaki menapak lantai pondok.


"Oh, kau sudah bangun!" Xiang Yang berjalan menghampiri Han Shizu lalu mengeluarkan Spirit Pil yang baru dia buat "Putri Han Shizu, bisakah kau memakan pil ini?"


Han Shizu mengambil pil itu lalu melihatnya dengan teliti, ia bisa merasakan aura yang aneh pada pil itu, seperti aura dari Spirit Beast namun bukan Spirit Beast.


"Aku tau apa yang kau pikirkan, itu adalah pil jenis baru dimana aku menanamkan sebuah jiwa Spirit Beast ke dalam pil itu, aku menamainya Spirit Pil!" Xiang Yang tersenyum bangga sambil menjelaskan kegunaan Pil itu lebih lanjut.


Han Shizu sangat kagum dengan Xiang Yang bisa membuat pil seperti ini.


Tanpa pikir panjang, Han Shizu memakan pil itu, lalu duduk bersila untuk menyerap manfaatnya.


Setelah beberapa menit Han Shizu membuka mata dengan ekspresi kagum, kagum pada khasiat pil itu.


"Bagaimana rasanya?" Xiang Yang bertanya.


Karena Han Shizu tau Xiang Yang tidak mengerti bahasa isyarat, jadi dia mengacungkan jempolnya.


"Hanya satu jempol saja?"


Ekspresi Han Shizu tiba-tiba jadi gelap, ia menatap tajam Xiang Yang.


Xiang Yang menyerjap beberapa kali, agak bingung melihat perubahan ekspresi Han Shizu, hingga sesaat kemudian pandangan Xiang Yang beralih ke tangan kiri Han Shizu yang sudah buntung.


"Ahaha, maafkan aku Shizu, aku tidak bermaksud menghina mu!" Xiang Yang menggaruk kepalanya yang tidak gatal, merasa bersalah karena hal itu.


Han Shizu mengangguk, ekspresinya berubah datar seperti biasa.


Xiang Yang menyentuh kepala Han Shizu lalu mulai berbicara lewat telepati.


"Jadi Putri Han Shizu, bagaimana situasi pertarungan di alun-alun kota saat sebelum kau memasuki lubang hitam?"

__ADS_1


"Jangan panggil putri, panggil saja Han Shizu agar tidak terlalu canggung!" Han Shizu menjawab dengan senyum tipis, jujur ia masih agak gugup untuk berbicara.


Xiang Yang mengangguk.


"Hasil akhir pertarungannya aku tidak tau, karena setelah melihat mu dan 2 orang lainnya memasuki lubang hitam itu, kami berempat juga langsung ikut masuk! Tapi aku yakin pasukan aliran putih akan menang, karena..."


Belum sempat Han Shizu menuntaskan ceritanya, Xiang Yang segera memotong.


"Tunggu tunggu! Kau bilang 'kami berempat'? Itu artinya kau tidak sendirian memasuki lubang hitam itu?"


"Ya, aku memang tidak sendiri, saat itu aku sedang bertarung bersama Xiang Zu, Xiang Jun dan Xiang Ba. Setelah mengalahkan lawan kami, kami melihat kau memasuki lubang hitam itu, kami tidak tau kenapa kalian memasuki lubang hitam itu tapi saat kami melihat lubang hitam itu mulai mengecil, tanpa pikir panjang kami juga memasukinya!" Han Shizu menjelaskan.


Xiang Yang menghela nafas panjang "Sekarang aku tidak hanya harus mencari ayah dan Cai'er, aku tidak menduga mereka bertiga juga ikut memasuki lubang hitam! Aku tidak tau bagaimana kondisi mereka sekarang, aku hanya bisa berharap mereka semua baik-baik saja!"


Xiang Yang bukannya tidak ingin mencari mereka, namun dengan hanya dirinya sendiri yang mencari mereka maka akan sangat sulit. Benua Lingwu sangat luas, mencari mereka itu bagaikan mencari jarum di tumpukan jerami.


Jadi Xiang Yang berencana untuk membentuk pasukannya sendiri nanti, hingga dirinya bisa meminta para bawahannya mencari teman dan keluarganya.


"Beberapa hari yang lalu..." Han Shizu mulai menjelaskan kalau beberapa hari yang lalu dia keluar dari lorong dimensi yang menurutnya sangat menyeramkan.


Di dalam lorong dimensi itu ia dengan susah payah melindungi tubuhnya sendiri menggunakan energi Qi, hingga energi Qi nya habis, barulah dia keluar dari lorong dimensi tersebut.


Han Shizu bingung ada dimana dirinya karena ia bisa menebak kalau dirinya tidak lagi berada di Kekaisaran Han, namun suatu tempat yang berbeda yang mana memiliki energi alam yang melimpah.


Han Shizu memilih mulai memulihkan kondisinya terlebih dahulu sebelum pergi mencari informasi.


Namun baru sekitar 10% energi Qi Han Shizu pulih, belasan pria datang entah dari mana mengepungnya. Sudah jelas kalau orang-orang itu memiliki niat buruk, Han Shizu bisa mengetahui dari tatapan penuh naf*su mereka.


Meskipun kultivasi para pria itu lebih rendah dari dirinya, namun karena kondisi Han Shizu yang sedang terluka, membuatnya terdesak.


Han Shizu sebenarnya sudah melarikan diri, namun ia tidak selamanya bisa terus berlari, hingga pertarungan terjadi diantara mereka.

__ADS_1


Pada satu waktu, salah satu pria memberikan serangan telak pada bagian perut dimana akar spiritualnya terletak, membuat akar spiritual Han Shizu rusak parah.


Pada saat itu, pertarungan terjadi di tepian tebing. Han Shizu yang merasa tidak bisa bertahan lama akhirnya memilih terjun dari atas tebing, yang mana dibawahnya adalah aliran sungai deras.


Han Shizu akhirnya hanyut terbawa aliran sungai deras tersebut, hingga dia pingsan dan tidak tau apa yang terjadi setelahnya


"Karena itulah aku sangat berterima kasih pada mu karena telah menyelamatkan ku, sekarang meskipun kultivasi ku masih berada ditingkat Sky Spiritual tahap 5, namun karena akar spiritual ku yang rusak, kekuatan ku hanya setara dengan kultivator Earth Spiritual!" Han Shizu sesaat tersenyum pahit sebelum dirinya tersenyum manis kearah Xiang Yang "Meskipun begitu, aku akan berusaha untuk membalas budi karena kau telah menyelamatkan nyawa ku! Walau kekuatan ku mungkin kemampuan ku sekarang menurun, namun apapun yang kau inginkan, aku akan berusaha untuk menurutinya!"


"Apapun yang aku inginkan?" Xiang Yang tersenyum penuh makna.


Han Shizu tertegun, ia menunduk dengan pipi sedikit merah.


"B-bahkan jika kau menginginkan hal itu..aku tidak akan menolak" Han Shizu berkata lirih.


Xiang Yang pun terdiam, dia tadinya hanya bercanda, tidak disangka Han Shizu akan menanggapinya dengan serius.


"Aku tadi hanya bercanda, jadi jangan terlalu dipikirkan! Lagi pula aku sudah punya istri!" bayangan senyuman Cai'er langsung terlintas di pikiran Xiang Yang, hingga ia tidak melihat wajah murung Han Shizu mengetahui kenyataan itu.


Han Shizu tidak paham perasaan apa yang dirinya rasakan saat ini, kenapa dia merasa seperti ingin menangis.


"Apakah wanita yang sebelumnya ikut masuk ke lubang hitam itu adalah istri mu?"


"Ya, namanya Medusa!" Xiang Yang masih terbayang wajah Cai'er, sama sekali tidak menyadari ekspresi sedih Han Shizu.


Sesaat kemudian, Xiang Yang menghilang wajah Cai'er dipikirannya lalu melihat Han Shizu yang sudah kembali dengan wajah datarnya.


"Han Shizu, kau ini sangat berbakat, akan sangat sia-sia jika bakat mu hilang begitu saja! Jadi aku memutuskan untuk membantu mu menyembuhkan akar spiritual mu!"


Han Shizu tertegun sejenak sebelum mengatakan "Tidak perlu menghibur ku, akar spiritual ku sudah rusak parah, tidak mungkin bisa menyembuhkannya!"


Xiang Yang tersenyum tipis "Kau terlalu pesimis Shizu, kau sekarang tidak tau kita berada dimana sekarang, jadi terlebih dahulu aku akan menjelaskan kita berada dimana!"

__ADS_1


__ADS_2