Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.231 - Hitam Seperti Langit Malam


__ADS_3

Saat memasuki pintu, Xiang Yang cukup terkejut karena melihat si Burung Putih Kecil didalam sana.


Di dalam ruangan itu terlihat dua patung setinggi 10 meter yang berdiri dengan agung, berada beberapa tangga diatas lantai, dimana dua patung itu adalah pria dan wanita.


Kedua patung itu memiliki wajah yang sangat cantik dan tampan, seakan mereka adalah sepasang dewa dan dewi. Entah kenapa Xiang Yang merasakan aura pada kedua patung itu, seakan kedua patung itu hidup.


Di bawah patung itu terdapat sebuah altar yang dipenuhi tulisan-tulisan kuno yang mengeluarkan cahaya. Diatas altar itu terlihat sebuah pil yang melayang, mengeluarkan aura kuat dan energi yang tidak terukur.


Pil itu memiliki warna merah menyala dan putih kebiruan.


Di dalam ruangan itu juga terdapat banyak pilar-pilar raksasa.


Xiang Yang melebarkan matanya karena melihat si Burung Putih Kecil akan mengambil pil tersebut.


Dengan cepat Xiang Yang menyerang Yun Ying dengan mengeluarkan bola api.


Merasakan serangan datang dari arah belakang, Yun Ying berbalik lalu membuat perisai es.


*Boooommmm...!!


Serangan Xiang Yang dapat ditahan dengan sempurna oleh perisai es Yun Ying.


"Ternyata kau!" Melihat siapa yang menyerangnya membuat ekspresi gadis itu menjadi dingin.


"Heheh, lama tidak bertemu, Burung Putih Kecil!" Xiang Yang tersenyum lebar.


Yun Ying menyipitkan matanya, dia tidak suka dipanggil seperti itu.


"Sebaiknya kau pergi dari sini, jangan mengganggu ku, atau jika tidak maka..." Yun Ying mengeluarkan aura dingin yang kuat "Jangan salahkan aku bertindak tidak segan pada mu!"


"Kau sangat menyeramkan nona, aku tau kekuatan mu sangat kuat, tapi kali ini aku tidak akan mundur!" Xiang Yang melirik sekilas kearah pil di atas altar.


Xiang Yang sama sekali tidak pernah melihat pil seperti itu, bahkan dalam catatan Xiao Chong sama sekali tidak ada pil seperti itu.


Yang pasti tingkatan pil itu lebih tinggi dari pil tingkat 9.


Xiang Yang tidak akan menyerahkan pil yang begitu berharga begitu saja pada gadis itu.


"Jangan memaksakan keberuntungan mu, bocah! Ku beri kau peringatan terakhir, pergi atau mati!" Yun Ying berkata dengan suara berat, menunjukkan jika dia memang tidak main-main dengan perkataannya.


"Aku tau kau kuat, tapi aku juga tidaklah lemah!" Xiang Yang memasang kuda-kudanya, bersiap bertarung.


Ekspresi Xiang Yang serius, sama sekali tidak ingin lengah atau meremehkan Yun Ying.


"Kau memang sudah bosan hidup!" Yun Ying melakukan gerakan tangan gemulai seolah sedang menari.


Belasan kristal es tajam tercipta disekelilingnya, mengikuti gerakan tangan Yun Ying.

__ADS_1


Yun Ying pun mengarahkan tangannya kedepan, bersamaan dengan belasan kristal es yang melesat cepat kearah Xiang Yang.


Dengan menggunakan kedua tangan yang dilapisi energi Qi, Xiang Yang menangkis semua kristal es.


Tidak ingin terus membiarkan Yun Ying menyerang, Xiang Yang langsung menerjang kearah gadis itu.


Dalam sekejap Xiang Yang sudah berada didepan atas Yun Ying, lalu memberikan pukulan kekuatan penuhnya.


*Baaammm...!!


Yun Ying menahan pukulan Xiang Yang hanya dengan satu tangan saja.


"Kekuatan fisiknya ternyata sangat kuat!" Xiang Yang berniat menarik tangannya, namun tangannya langsung dicengkeram membuatnya tidak bisa bergerak menjauh.


Xiang Yang pun dibanting dengan keras hingga lantai retak, kemudian tubuhnya kembali diangkat lalu perutnya di tendang hingga tubuhnya terpental keras, menghantam salah satu pilar hingga retak.


Xiang Yang memegang dadanya yang terasa sedikit sesak. Tiba-tiba dia melihat Yun Ying sudah berada didepannya, tangannya sudah siap memukul wajahnya.


Xiang Yang mampu bereaksi dengan cepat, melompat menghindari pukulan gadis itu.


*Boooommmm...!!


Pukulan Yun Ying akhirnya mengenai pilar raksasa, membuat retakan menjalar ke seluruh bagian pilar.


"Bola Yin-Yang!" Xiang Yang melemparkan bola Yin-Yang kearah Yun Ying.


Dia mengangkat tangannya yang diselimuti energi dingin ekstrim kedepan, saat Bola Yin-Yang menyentuh tangan Yun Ying, Bola Yin-Yang tiba-tiba saja membeku seketika, lalu jatuh ke lantai hingga pecah berkeping-keping.


"Apa?!" Xiang Yang melebarkan matanya karena terkejut.


Bola Yin-Yang mengandung dua energi yang saling bertolakbelakang, dimana teknik ini mengandung satu keseimbangan yang sangat rentan.


Jika menyentuh suatu energi lain maka Bola Yin-Yang akan langsung meledak keras, terlebih jika Bola Yin-Yang menyentuh energi yang mengandung unsur Yin atau Yang.


Energi yang dilatih Yun Ying adalah elemen Es yang mengandung unsur Yin ekstrim, namun saat menyentuh energi milik gadis itu, Bola Yin-Yang malah membeku sepenuhnya.


Akan sangat sulit mengubah unsur didalam suatu energi jika sudah di keluarkan, namun Yun Ying malah mampu membekukan energi Yin-Yang dengan sangat mudah.


Kemungkinan Yun Ying bisa membekukan energi lainnya, seperti petir atau bahkan api.


Itu artinya elemen Es milik Yun Ying sangatlah murni dan kuat, kemurnian energi milik gadis itu sudah berada dalam tingkat tidak masuk akal.


"Energi Qi miliknya terlalu murni untuk tingkat Nescent Soul tahap akhir, paling tidak harus memiliki kultivasi tingkat Transcendent tahap 5 untuk memiliki energi semurni itu!"Xiang Yang bergumam bersamaan dengan aura emas yang mulai keluar dari tubuhnya.


"Transformasi Naga!"


Mulai terjadi perubahan pada tubuh Xiang Yang.

__ADS_1


Yun Ying menyipitkan matanya "Apa sebenarnya dia ini? Auranya itu..." Yun Ying tiba-tiba melebarkan matanya "Naga! Apakah dia..."


Yun Ying yang melanjutkan kata-katanya, dia mengerutkan kening, merasakan aura emas di tubuh Xiang Yang.


"Itu benar-benar aura naga!" Yun Ying menjadi waspada.


Meskipun dia yakin dengan kekuatannya masih mampu mengalahkan Xiang Yang, tapi tetap saja kekuatan naga bukanlah sesuatu yang bisa diremehkan.


Yun Ying membuat satu kristal es lalu melesatkannya kearah Xiang Yang.


Xiang Yang dengan mudah menangkap kristal es tersebut dengan tangannya, lalu meremasnya hingga menjadi serpihan-serpihan es kecil.


"Kecepatannya meningkat pesat!" Yun Ying mengeluarkan serangan tadi hanya untuk menganalisis kekuatan Xiang Yang.


Xiang Yang yang sudah menggunakan perubahan naga, segera melesat kearah Yun Ying.


Seketika Xiang Yang sudah berada di depan atas gadis lalu lalu melancarkan satu pukulan kuat.


Kali ini Yun Ying tidak menahan pukulan Xiang Yang melainkan membalasnya dengan pukulan.


*Boooommmm...!!


Pukulan mereka beradu membuat gelombang kejut keras.


Kaki Yun Ying masuk kedalam tanah.


Kepalan tangan mereka masing menempel. Xiang Yang kemudian memberikan sentakan kuat pada kepalan tangannya, membuat kaki Yun Ying masuk ke tanah lebih dalam.


Xiang Yang pun memberikan pukulan lagi dengan kepalan tangan kirinya.


Yun Ying tidak bisa melompat mundur karena kakinya yang masuk kedalam tanah, namun dia masih bisa menghindar dengan memiringkan tubuhnya.


Tubuh Xiang Yang pun melewati Yun Ying, hingga pukulannya menghantam lantai.


Dengan satu ledakan aura, kaki Yun Ying terbebas dari lantai, dia pun memutar tubuhnya, disertai tendangan kuat.


Xiang Yang segera berbalik bersamaan dengan tubuhnya yang membungkuk.


Karena satu kaki Yun Ying terangkat dan Xiang Yang berada di posisi sudut pandang mata kucing, dia pun bisa melihat sesuatu di bagian bawah gadis itu.


Menyadari arah tatapan Xiang Yang, Yun Ying langsung melompat mundur beberapa kali.


"Apa yang kau lihat?" Yun Ying bertanya dengan suara berat dan wajah gelap.


Xiang Yang berdiri kemudian menjawab "Tidak ada, hanya sesuatu yang hitam seperti langit malam!" Xiang Yang batuk satu kali "Tidak ku sangka kau suka yang warna hitam!"


"KU BUNUH KAU...!!" Yun Ying menjadi sangat marah, langsung melesat menyerang Xiang Yang.

__ADS_1


Pertarungan mereka pun kembali berlanjut setelah beberapa saat terhenti.


__ADS_2