
Karena merasa mungkin batu itu memiliki sesuatu yang spesial karena aktif saat dialirkan dengan energi Yin-Yang miliknya.
"Mungkin saja didalam batu ini tersimpan sebuah teknik rahasia Yin-Yang!" Xiang Yang bergumam dalam hati sebelum mengatakan "Ketua Jian Feng, aku akan mengambil batu ini!"
Ketua Jian Feng menaikkan alisnya "Apa kau yakin ingin mengambil batu tidak berguna itu, Junior Xiang Yang? Di lantai 2 atau bahkan lantai 3 ada banyak barang yang jauh lebih baik dari batu itu."
"Tidak masalah, aku yakin dengan pilihan ku!" Xiang Yang menjawab tanpa keraguan.
"Apa kau mengetahui kegunaan dari batu itu?" tanya Ketua Jian Feng.
Jujur saja dia penasaran dengan rahasia dibalik batu tersebut. Meskipun itu terlihat seperti batu biasa, namun kenyataan bahwa batu itu tidak bisa dihancurkan membuktikan kalau batu tersebut memiliki sebuah rahasia.
"Aku tidak mengetahuinya, hanya saja batu ini terlihat menarik."
Ketua Jian Feng tersenyum kecut. Dia sadar kalau tidak mungkin Xiang Yang mengambil batu tersebut hanya karena alasan itu saja, pasti Xiang Yang menyadari suatu hal.
Tapi karena Xiang Yang tidak ingin mengatakannya, Ketua Jian Feng juga tidak ingin memaksa.
Mungkin saja batu itu memiliki keterikatan takdir dengan Xiang Yang.
"Baiklah kalau begitu, aku harap kau tidak menyesali keputusan mu." Ketua Jian Feng menoleh kearah Xiang Yi An "Bagaimana dengan mu, Junior Xiang Yi An? Apakah kau sudah memutuskan untuk mengambil barang apa?"
Xiang Yi An menggeleng pelan "Belum Senior, masih tidak ada yang membuat ku tertarik!"
Padahal kenyataannya, jika tidak ditahan oleh Xiang Yang, gadis itu sudah menentukan barang yang akan dia ambil di lantai pertama.
"Ya, wajar saja tidak ada yang membuat mu tertarik di lantai 2, karena kau adalah murid satu-satunya Dewi Pil Mahayana, kau pasti sudah melihat Ruang Harta Sekte Bintang Suci yang tidak kalah dari Ruang Harta Sekte ku!"
Setelah perbincangan sejenak, Ketua Jian Feng kembali memimpin jalan, berkeliling Ruang Harta.
Xiang Yi An menoleh kearah Xiang Yang dengan tatapan tajam.
Xiang Yang menyadari hal itu, dia pun berkata lewat telepati "Ada apa, Yi An? Apakah ada sesuatu di wajah ku?"
"Tidak, hanya saja aku bingung dengan kakak. Kau melarang ku mengambil herbal-herbal langka, tapi kau sendiri mengambil sebongkah batu biasa yang tidak berguna!"
__ADS_1
"Jangan meremehkan pengelihatan ku, Yi An. Kau seharusnya sudah cukup memahami kakak mu ini. Aku tidak mungkin mengambil batu ini jika ini hanyalah batu biasa!"
"Memangnya apa kegunaan batu itu?"
"Rahasia." jujur saja Xiang Yang sebenarnya tidak mengetahui kegunaannya.
Xiang Yi An tersenyum kecut mendengar itu. Dia mendengus kesal sebelum memalingkan wajahnya.
Di lantai 2, Xiang Yi An sama sekali tidak tau harus mengambil apa, karena sebelumnya Xiang Yang sudah melarangnya mengambil tanaman herbal.
Jika memang dia membutuhkan herbal untuk menyuling pil, maka Xiang Yi An bisa meminta pada Xiang Yang.
Kakaknya berjanji akan memberikan herbal apa saja yang Xiang Yi An butuhnya.
Tentu saja itu membuat gadis itu merasa senang dan tentu saja semakin menyayangi kakaknya.
Karena tidak ada barang yang menarik perhatian Xiang Yi An, akhirnya mereka beralih menuju lantai 3.
Dimana lantai 3 merupakan tempat semua harta kelas terbaik yang dimiliki Sekte Bumi Chenwu disimpan.
Banyaknya harta tingkat tinggi di dalam lantai 3 bisa membuat mata siapapun berbinar.
Xiang Yi An melihat sekitar dengan mata berbinar. Jika bukan karena keberadaan Ketua Jian Feng, dia pasti sudah berlarian dengan sangat antusias.
Xiang Yang sendiri harus mengakui jika lantai 3 ini semuanya merupakan harta berharga, tapi sekilas dia melihat, tetap tidak ada yang membuatnya tertarik.
Dia sudah mendapatkan banyak harta dari peninggalan Jin Long, jadi dia sama sekali tidak yang dirinya inginkan.
Jika sekarang Xiang Yang berada di Ruang Harta musuh maka pastinya semua harta yang dia lihat akan habis dia rampok. Untung saja Sekte Bumi Chenwu bukanlah musuhnya.
Pandangan Xiang Yi An tertuju pada sebuah kristal warna putih yang berada didalam kotak kaca.
Kristal itu memancarkan aura misterius dengan tulisan-tulisan kuno dari susunan formasi yang sama sekali tidak bisa dipahami oleh siapapun.
"Kristal apa ini, Ketua Jian Feng?" tanya Xiang Yi An.
__ADS_1
"Oh, itu adalah Kristal Spirit dari Spirit Beast yang tidak diketahui. Selain itu susunan formasi pada Kristal Spirit itu tidak pernah diketahui bahkan oleh ahli formasi sekte kami!" Ketua Jian Feng mulai menjelaskan.
"Sudah ribuan tahun Kristal Spirit itu berada di Ruang Harta, tidak ada yang bisa memurnikannya karena susunan formasi itu. Entah siapa yang menanamkan susunan formasi itu, tapi itu semua membuktikan kalau itu bukanlah Kristal Spirit biasa."
"Kalau begitu Ketua Jian Feng, boleh aku mengambil Kristal Spirit ini?" Xiang Yi An menerima telepati dari Xiang Yang untuk mengambil Kristal Spirit itu.
"Tentu saja." Ketua Jian Feng sama sekali tidak keberatan.
"Mereka berdua memang kakak beradik. Padahal ada banyak harta yang lebih bermanfaat dan jelas kegunaannya, tapi mereka berdua malah memilih dua barang yang tidak jelas apa itu!" gumam Ketua Jian Feng dalam hati.
Xiang Yi An mengambil kotak kaca itu lalu memasukkannya kedalam cincin dimensinya.
Setelah itu, mereka bertiga pun keluar dari ruang harta Sekte Bumi Chenwu.
Xiang Yang mengatakan akan membahas soal rencananya besok, jadi untuk hari ini, Xiang Yang dan Xiang Yi An kembali ke kediaman baru yang disiapkan oleh pihak Sekte Bumi Chenwu.
Kali ini kediaman Xiang Yang tidak terlalu jauh dari kediaman para Tetua Utama, supaya mereka bisa lebih cepat bertemu jika ada masalah yang harus dibahas.
Xiang Yang dan Xiang Yi An kini berada di dalam dimensi kecil cincin dunia.
Xiang Yi An kini memegang Kristal Spirit yang dia dapatkan dari ruang harta sebelumnya. Aura misterius yang keluar dari Kristal Spirit itu memberikan rasa nyaman pada dirinya.
"Sebenarnya Kristal Spirit apa ini, kakak?" tanya Xiang Yi An.
"Entahlah, kakak juga tidak tau!" Xiang Yang mengangkat kedua bahunya.
"Kalau kakak tidak tau, kenapa kakak menyuruh ku mengambilnya? Jika aku tau, aku lebih baik mengambil harta lainnya!" Xiang Yi An cukup kecewa karena sebelumnya berpikir kakaknya mengetahui Kristal Spirit apa itu.
"Sudahlah, sekarang coba kau alirkan energi Qi mu pada Kristal Spirit itu!"
"Baiklah." Xiang Yi An pun mengalirkan energi Qi nya.
Xiang Yi An tiba-tiba merasakan terjadi gejolak pada Kristal Spirit ditangannya.
Mata gadis itu melebar saat melihat susunan formasi pada Kristal Spirit mengeluarkan cahaya. Sesaat kemudian tulisan-tulisan kuno itu menjalar ke tangan Xiang Yi An.
__ADS_1
"Kakak! Apa yang terjadi?!"