Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.291 - Kemenangan Sekte Bumi Chenwu


__ADS_3

"Sesuai dengan rencana mu, Junior Xiang Yang." Ketua Hu Jintao semakin kagum pada Xiang Yang karena rencananya yang berjalan dengan begitu lancar "Sekarang hanya tinggal membunuh mereka!"


Ketua Jian Feng menatap tajam Kun Tang dan rekan-rekannya yang sekarang terlihat panik.


"Ketua Jian Feng, tidak perlu membunuh mereka. Jika memungkinkan biarkan mereka hidup, tidak masalah bahkan jika ada salah satu anggota tubuh mereka yang terpotong!" ucap Xiang Yang


Ketua Jian Feng menaikkan alisnya "Apa kau yakin? Apakah teknik mu itu tidak memiliki suatu batasan jumlah tertentu dalam memperbudak kultivator yang berada diatas tingkat kultivasi mu?"


Xiang Yang hanya tersenyum, tidak menjawab perkataan Ketua Jian Feng. Meskipun memang benar apa yang dikatakan Ketua Sekte Bumi Chenwu tersebut.


Sekarang dia sebenarnya sudah mencapai batasan dalam jumlah mengendalikan kultivator lain, karena ada beberapa kultivator yang berada diatas tingkat kultivasinya, seperti Hu Jintao dan beberapa kultivator tingkat Nirwana tahap menengah.


Meskipun begitu, dia masih membutuhkan sesuatu pada anggota tingkat Nirwana Kelompok Naga Hitam tersebut.


Ketua Jian Feng hanya menghela nafas kecil karena Xiang Yang tidak berniat memberitahukannya.


"Baiklah jika itu mau mu!" Ketua Jian Feng tidak keberatan dengan permintaan Xiang Yang "Kalian semua diam saja, biar aku yang mengurus mereka."


Ketua Jian Feng merasa sudah lama dia tidak bertarung, jadi melawan mereka mungkin bisa membuatnya melemaskan badan dan meregangkan otot-ototnya yang terasa keram karena terlalu lama berbaring di tempat tidur.


Tanpa basa-basi, Ketua Hu Jintao melesat menyerang para kultivator tingkat Nirwana pihak musuh.


"MESKIPUN KAU ADALAH KULTIVATOR TINGKAT MAHAYANA TAPI BUKAN BERARTI KAU BISA MEREMEHKAN KAMI! SERANG PAK TUA ITU!" Kun Tang memimpin pasukan untuk menyerang Ketua Jian Feng.


Seorang kultivator tingkat Nirwana tahap awal berada di posisi paling depan, menebaskan tombaknya kearah musuhnya.


Dengan menggunakan satu kepalan tangan, Ketua Jian Feng menangkis serangan itu.


Tombak dan kepalan tangan beradu kuat, menyebabkan gelombang kejut.


*KRAK!


*PRAK!!


Tombak orang itu seketika retak kemudian hancur berkeping-keping hingga pukulan Ketua Jian Feng terus melaju.


*BAAAM!!


"GOUHK!"


Pukulan Ketua Jian Feng mengenai perutnya hingga menembus tubuhnya. Orang itu mati seketika hanya dengan sekali pukulan.


Dua orang muncul di atas dan belakang Ketua Jian Feng, kemudian menebaskan pedang mereka.

__ADS_1


Ketua Sekte Bumi Chenwu tersebut bereaksi dengan cepat, kedua tangannya menangkap bilah pedang kedua kultivator itu tanpa masalah.


Ketua Jian Feng mencengkeram kuat bilah pedang mereka hingga remuk seperti kaca pecah.


"Apa?!"


Keduanya sama-sama terkejut karena pedang mereka merupakan senjata kualitas tinggi, namun langsung hancur dengan mudah oleh cengkeraman tangan Ketua Jian Feng.


Mereka berdua berniat bergerak menjauh, namun tanpa mereka sadari, leher mereka sudah di cengkeram oleh Ketua Jian Feng.


Dengan satu gerakan, leher kedua orang itu hingga patah hingga langsung mati.


"Ketua Jian Feng! Bukankah sudah ku bilang untuk tidak membunuh mereka?!" Xiang Yang berteriak karena pria tua itu malah sudah membunuh 3 orang dengan cepat.


"Ahaha, maaf aku terlalu bersemangat!" Ketua Jian Feng melupakan itu.


"Huh, dasar orang tua pikun!" tentu saja Xiang Yang mengatakan itu dalam hatinya sambil mendengus kesal.


Tiba-tiba Kun Tang muncul dibelakang Ketua Jian Feng.


"MATI KAU!" Kun Tang melakukan tebasan, mengincar leher Ketua Jian Feng.


*TRANG!!


Leher Ketua Jian Feng seakan sekeras baja hingga hingga pedangnya seakan berbenturan dengan baja keras.


Ketua Jian Feng melirik ke belakang "Lumayan, kau bisa membuat ku berdarah."


Terlihat luka sayatan kecil pada leher Ketua Jian Feng yang mengeluarkan darah karena tebasan pedang Kun Tang.


Baru saja Kun Tang bergerak menjauh, lengan kanannya langsung ditangkap oleh Ketua Jian Feng membuat gerakannya terhenti.


Tanpa sempat membuat pertahanan, Kun Tang menerima pukulan keras pada perutnya.


*BAAAM!!


"GOUHK!"


Kun Tang memuntahkan banyak darah sebelum terlempar jauh, hingga menghantam lapisan kubah raksasa sebelum jatuh ketanah dalam keadaan pingsan.


Tsu Ji dan dua kultivator tingkat Nirwana tahap akhir yaitu Sam Yang dan Qi But terlihat memiliki wajah pucat karena menyadari tidak akan bisa selamat.


Sementara untuk para bawahan mereka sudah benar-benar pucat pasi seperti kertas kosong, jelas sekali kalau mereka ketakutan.

__ADS_1


"K-ketua Jian Feng, kami minta maaf atas apa yang terjadi pada Sekte Bumi Chenwu.. mohon maafkan kami.. jika anda memaafkan kami maka akan ku katakan pada Pemimpin kami untuk tidak mengganggu sekte kalian lagi!" Tsu Ji berkata dengan keringat deras sambil menangkupkan tangan.


"Oh, benarkah?" aura kuat yang sebelumnya menyelimuti tubuh Ketua Jian Feng mulai menghilang.


Hal ini membuat wajah pihak musuh menjadi sedikit cerah.


"Tentu saja Ketua Jian Feng, kami tidak akan berani berbohong pada mu!" Tsu Ji menjawab dengan cepat.


"Tapi kalian telah membuat onar di sekte ku. Jadi sebagai kompensasi, aku ingin kalian memotong salah satu lengan kalian maka akan ku biarkan kalian hidup!"


Para Tetua terkejut mendengar pernyataan Ketua Sekte mereka. Jelas sekali mereka tidak terima jika orang-orang itu dibiarkan hidup, mereka harus dibunuh.


Saat Tetua Wei Lang ingin menyuarakan keberatannya, Ketua Jian Feng sudah mengangkat tangan kanannya, memberi isyarat untuk diam karena dia sudah memutuskan, membuat para Tetua tidak berani bersuara.


Sementara Xiang Yang sendiri tersenyum tipis, dia agaknya mengetahui apa yang direncanakan Ketua Jian Feng.


"Jika itu aku, aku pun akan melakukan hal seperti yang dilakukan Ketua Jian Feng!" Xiang Yang bergumam dalam hati.


Tsu Ji dan yang lainnya saling memandang sebelum mengangguk secara bersamaan. Dari pada nyawa mereka melayang, kehilangan salah satu lengan tidak berarti apa-apa.


Mereka semua memilih untuk memotong lengan kiri mereka dalam sekali tebasan senjata masing-masing.


Mereka sama-sama meringis kesakitan.


Setelah memotong lengan, mereka menoleh kearah Ketua Jian Feng namun tidak menemukan keberadaan pria tua itu.


*BAAAM!!


*BAAAM!!


*BAAAM!!


Tiba-tiba sesuatu yang tidak mereka ketahui menghantam perut mereka semua, hingga mereka terbang kesegala arah secara acak, memuntahkan banyak darah hingga langsung pingsan.


Ketua Jian Feng pun muncul setelahnya, dialah yang memukul perut Tsu Ji dan rekan-rekannya hingga pingsan.


Gerakannya yang cepat sama sekali tidak terlihat oleh musuhnya yang sedang lengah setelah semuanya memotong lengan masing-masing.


Ketua Jian Feng menoleh kearah Xiang Yang "Junior Xiang Yang, sesuai permintaan mu, aku tidak membunuh mereka!"


"Terima kasih Ketua Jian Feng karena memenuhi permintaan ku!" Xiang Yang menangkupkan tangannya penuh hormat dengan senyum ramah


\=\=\=\=>LIKE NYA BOS!<\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2