Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.161 - Sudah Waktunya


__ADS_3

Setibanya di kamar Jin Tian, Ou Leng dan Xiang Yang melihat pemuda itu masih berbaring santai diatas ranjang.


Melihat kedatangan mereka berdua, Jin Tian bangkit dalam posisi duduk diatas ranjang, lalu menangkupkan tangannya.


"Salam Senior Yang Xiang!" Jin Tian tersenyum ramah.


Xiang Yang pun dengan akting tingkat tinggi, membalas dendam senyum ramah "Oh, baguslah kau sudah bisa bergerak junior Jin Tian. Tapi ingat, jangan terlalu memaksakan diri mu!"


Jin Tian mengangguk patuh.


"Tuan Muda, apakah benar anda sudah baik-baik saja?" Kening Ou Leng mengerut.


"Ya, pil yang senior berikan sangat luar biasa. Meskipun aku masih tidak bisa bergerak bebas untuk sekarang. Tapi bisa ku rasakan, efek pil nya masih mengalir di seluruh tubuh ku, menyembuhkan semua luka-luka dalam ku! Mungkin sekitar 2 jam kedepan, aku bisa pulih sepenuhnya!"


Jawaban Jin Tian membuat Ou Leng terkejut. Dia mengetahui seberapa parah luka yang dimiliki Jin Tian, luka dalam yang sangat parah, mungkin akan membutuhkan waktu paling singkat 2 minggu untuk pulih. Namun hanya dengan satu pil pemberian Xiang Yang, luka dalam Jin Tian benar-benar bisa sembuh dalam waktu beberapa jam saja.


Xiang Yang mengeluarkan sebuah kotak giok, lalu memberikannya pada Jin Tian.


"Ini adalah Pil Surgawi yang kau butuhkan untuk menyembuhkan Dantian mu. Konsumsi itu agar kau bisa pulih sepenuhnya dalam 1 minggu kedepan!"


Jin Tian menerima kota itu dengan dengan tangan bergetar. Dia kemudian mencoba membuka kotak giok tersebut untuk melihat pil didalamnya.


Seketika aroma harum herbal menyebar keseluruh ruangan, membuat Jin Tian terkejut bukan baik, begitu juga dengan Ou Leng yang melebarkan matanya.


Itu merupakan aroma pil paling harum yang pernah dia cium.


Beberapa saat tertegun, Jin Tian kembali menutup kotak giok itu.


Jin Tian menoleh kearah Xiang Yang lalu menangkupkan tangannya "Terima kasih kakek!"


Xiang Yang tertegun mendengar Jin Tian memanggilnya kakek. Entah apa yang dipikirkan orang bodoh ini, dia sama sekali tidak paham.


"Maaf jika saya lancang senior, tapi bukankah senior bilang cucu senior yang sudah meninggal mirip dengan ku? Karena senior begitu baik pada ku, jadi aku bersedia menjadi cucu angkat senior!" Jin Tian menjelaskan alasannya.


Xiang Yang pun akhirnya mengingat jika dia pernah mengatakan memiliki cucu yang mirip dengan Jin Tian namun sudah meninggal.


Tapi jujur saja, Xiang Yang tidak pernah merencanakan akan membuat Jin Tian menjadi cucu angkatnya.

__ADS_1


Siapa juga yang ingin menjadi kakek mu?!


Namun karena ini sudah terlanjur, Xiang Yang harus bersikap profesional, bisa dilihat matanya langsung bergetar.


"Benarkah?" ucap Xiang Yang dengan suara ragu dan mata yang berkaca-kaca.


"Tentu saja kakek!" Jin Tian tersenyum lembut.


"Cucu ku!"


"Kakek!"


Mereka berdua pun berpelukan setelahnya dengan air mata Xiang Yang yang sudah berlinang keluar.


Sialan, bajingan ini sudah membuat ku harus menangis seperti ini! Awas saja kau cucu lucknat.


Ou Leng sendiri tersenyum lebar, dia berpikir "Bagus Tuan Muda, dengan membuat Tuan Yang Xiang menjadi kakek angkat mu maka dia akan benar-benar terikat dengan Sekte Gunung Api! Tidak perlu khawatir Tuan Yang Xiang akan direbut oleh kelompok lain!"


Setelah beberapa saat berlalu, mereka pun melepas pelukan mereka.


"Kalau begitu segera konsumsi pil itu agar kau bisa cepat sembuh!" Xiang Yang memaksakan diri untuk tersenyum lembut.


"Baik kakek!" Jin Tian berkata dengan penuh semangat.


Mereka pun melakukan sedikit pembicaraan ringan selama beberapa saat sebelum Ou Leng membuka suara.


"Tuan Yang Xiang, karena sudah menjelang malam, sudah waktunya penjamuan dimulai. Aku yakin para tetua lainnya juga pasti sangat ingin bertemu dengan mu!" ucap Ou Leng.


"Oh, baiklah!" Xiang Yang menoleh kearah Jin Tian "Tian'er, sebaiknya kau segera mengkonsumsi Pil Surgawi itu agar Dantian mu bisa cepat sembuh!"


Jin Tian mengangguk tanpa pembantahan.


Setelah itu, Xiang Yang mengikuti Ou Leng menuju tempat penjamuan berada.


***


Hari-hari pun berlalu di Sekte Gunung Api. Xiang Yang memperhatikan kalau Sekte Gunung Api sedang melakukan suatu persiapan, persiapan yang pastinya untuk menyerang Sekte Langit Ungu.

__ADS_1


Namun Xiang Yang hanya mengabaikannya dan terus menjalankan rencananya, memberikan suplai pil pada semua anggota Sekte Gunung Api, termasuk para tetua.


Xiang Yang sangat santai, menunggu waktunya tiba dimana semua anggota Sekte Gunung Api kehilangan kultivasi mereka.


Dalam beberapa hari saja, sudah lebih dari 50% anggota Sekte Gunung Api yang menerobos ketahap selanjutnya dari tingkat kultivasi mereka, sementara sisanya sedang dalam kultivasi tertutup untuk menerobos.


Hal ini membuat para tetua semakin bersemangat dan memanggil semua anggota mereka yang berada di luar sekte untuk kembali, agar mendapatkan pil dari Xiang Yang.


Mereka sungguh berpikir akan mencapai puncak tertinggi dengan keberadaan Alkemis Yang Xiang, tidak menyadari kalau mereka telah masuk kedalam jurang kehancuran.


Xiang Yang terkadang merasa iba pada para anggota Sekte Gunung Api, dimana saat dia berkeliling, semua murid yang melihatnya langsung menyapa dengan sangat hormat.


Tapi sekarang rencananya sudah dimulai, dia tidak mungkin berbalik arah untuk saat ini.


Lagi pula jika Xiang Yang tidak melakukan hal ini maka merekalah yang akan menghancurkan sektenya.


Memakan atau dimakan, tentu saja Xiang Yang memilih untuk memakan.


Meskipun Xiang Yang menghindari kontak dengan Jin Tian, namun terkadang itu tidak bisa dihindari selamanya, dimana Jin Tian lah yang mencari dirinya.


Jadi Xiang Yang mau tidak mau harus meladeni 'cucunya' itu.


Haaah, aku bahkan belum memiliki anak, bagaimana mungkin aku memiliki cucu yang bahkan umurnya lebih tua dari ku.


Xiang Yang selalu menggunakan alasan akan menyuling pil untuk menghindari Jin Tian. Ya..meskipun memang semua pil yang ia bagikan pada anggota Sekte Gunung Api berasal dari cincin dimensi peninggalan Xiao Chong.


Jadi dalam beberapa hari ini, Xiang Yang sangat santai, ia kebanyakan menghabiskan waktu dengan bermeditasi.


Hingga satu minggu telah berlalu semenjak Xiang Yang resmi bergabung dengan Sekte Gunung Api.


Kini semua tetua Sekte sedang dalam kultivasi tertutup, tidak ada yang terkecuali.


Sementara untuk para murid, sudah sekitar 70% yang sudah menerobos ketahap selanjutnya, sementara sisanya sedang dalam kultivasi tertutup.


Xiang Yang sekarang berada didalam ruangan khusus yang sebelumnya diberikan Ou Leng padanya untuk menyuling pil.


Xiang Yang terlihat bermeditasi dengan mata terpejam.

__ADS_1


Sesaat kemudian, pemuda itu membuka matanya dengan senyum licik yang terlihat sangat jelas.


"Satu minggu berlalu, sekarang sudah waktunya!"


__ADS_2