Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.235 - Satu Serangan


__ADS_3

Entah sudah berapa lama mereka melakukannya, mereka sama sekali tidak tau karena menikmati apa yang mereka lakukan.


Mereka sebenarnya sudah terbebas dari belenggu teknik aneh Jin Long dan Chi Rong yang membuat hasrat mereka memuncak, namun setelah melakukannya, yang muncul malah hasrat alami mereka, hingga mereka melakukannya tanpa sadar waktu sudah berlalu cukup lama.


Satu hal besar terjadi pada mereka berdua, yang mana kultivasi Xiang Yang memang benar naik satu tingkatan penuh, dari tingkat Nescent Soul tahap 3 ketingkat Transcendent tahap 3.


Akan tetapi, kultivasi Xiang Yang masih kalah jika dibandingkan dengan Yun Ying yang ternyata sudah berada ditingkat Nirwana tahap awal.


Itu memang kultivasi sebenarnya milik Yun Ying. Sebelumnya karena suatu hal, kultivasi gadis itu turun hingga tingkat Nescent Soul tahap 5.


Karena itulah meskipun kultivasi Yun Ying rendah, kemurnian energinya sangat tinggi, bahkan sampai bisa membekukan Bola Yin-Yang.


Yun Ying sudah melakukan segala cara untuk memulihkan kultivasinya, namun selama bertahun-tahun, dia terus terjebak di tingkat Nescent Soul tahap 5.


Hingga akhirnya, guru Yun Ying menemukan dua cara untuk mengembalikan kultivasinya. Yang pertama adalah dengan Pil Pengembalian Ilahi, dan yang kedua adalah Pil Esensi Dewa.


Kedua pil itu merupakan pil yang menentang surga, manfaatnya sangat tidak terbayangkan.


Akan tetapi meskipun sudah diketahui cara menyembuhkan dirinya, kedua pil itu sangatlah langka.


Setahu guru Yun Ying, tidak ada alkemis yang bisa menyuling Pil Pengembalian Ilahi, disebabkan karena bahan herbal yang langka juga cara pembuatan yang sudah menghilang sejak ratusan ribu tahun lalu.


Sementara untuk Pil Esensi Dewa adalah pil yang terbuat dari inti energi kultivator tingkat Immortal God.


Sudah tidak ada lagi kultivator Immortal God, dan meskipun ada, tidak mungkin kultivator itu mau membuat inti energi mereka menjadi sebuah pil.


Namun guru Yun Ying memiliki sebuah peta kuno yang kemungkinan disana terdapat Pil Esensi Dewa.


Yun Ying pun mendapatkan peta itu dari gurunya, kemudian melalui susunan formasi teleportasi kuno, Yun Ying bisa tiba di Benua Lingwu ini.


Selama beberapa tahun, Yun Ying mencari keberadaan dimensi kecil yang merupakan tempat yang dia cari.


Peta yang Yun Ying miliki hanya berisi wilayah dari dimensi kecil saja, tidak menyertakan dimana letak dimensi kecil berada, karena itulah dia membutuhkan waktu lama untuk mencarinya.

__ADS_1


Setelah menemukan tempat rahasia di dimensi kecil ini, dan memang ternyata benar, terdapat sebuah Pil Esensi Dewa di dimensi kecil ini.


Yun Ying merasa sangat senang karena dengan itu, dia bisa mengembalikan kultivasinya.


Tapi sebelum dia mengambil pil itu, seorang pemuda malah datang ingin menghentikan dirinya, karena pemuda itu juga menginginkan Pil Esensi Dewa.


Yun Ying tentu saja tidak akan membiarkan hal itu terjadi, karena Pil Esensi Dewa merupakan hal yang dia cari selama bertahun-tahun.


Pada akhirnya Yun Ying mendapatkan Pil Esensi Dewa tersebut, namun ternyata Pil Esensi Dewa hanya bisa serap oleh dua kultivator yang harus melakukan kultivasi ganda.


Yun Ying pun berakhir dipaksa harus melakukan hal itu dengan pria yang sama sekali tidak dia kenal.


Siapa yang akan menyangka hal seperti ini harus terjadi pada dirinya. Jika harus memilih, Yun Ying sebenarnya lebih baik selalu terperangkap ditingkat Nescent Soul dari pada harus menyerahkan kesuciannya pada seorang pria yang tidak dia kenal.


Akan tetapi nasi sudah menjadi bubur, dia tidak bisa memutar waktu untuk mengubah kenyataan.


Meskipun itu terjadi bukan karena keinginannya, tapi harus Yun Ying akui kalau melakukan hal itu.. cukup menyenangkan.


"Apa yang sudah ku lakukan?" Xiang Yang bergumam dengan ekspresi bengong, mengingat apa yang sebelumnya dia lakukan pada Yun Ying.


Xiang Yang tidak mengingat seberapa lama dia melakukannya dengan Yun Ying, tapi itu terasa sangat singkat, namun dia mengira itu pasti cukup lama. Dia merasa apa yang dirinya lakukan itu singkat karena menikmati hal itu.


Dengan kultivasi ganda sebelumnya, Xiang Yang juga bisa menyerap energi dari Pil Esensi Dewa yang Yun Ying konsumsi.


Energi yang meluap dalam diri Yun Ying terus diserap oleh Xiang Yang, itu memberikan dorongan untuknya agar terus melakukan hal itu.


Saat kultivasi Xiang Yang benar-benar menerobos satu tingkatan penuh, barulah energi dari Pil Esensi Dewa habis mereka serap.


Bersamaan dengan itu, hasrat mereka berdua juga perlahan hilang, mereka mulai merasakan lelah hingga keduanya pun tertidur.


Beberapa saat lalu Xiang Yang terbangun karena bermimpi buruk. Dalam mimpi itu dia di kebiri oleh Cai'er karena berani melakukan hal itu dengan wanita lain.


Membayangkan bagaimana ekspresi psikopat Cai'er didalam mimpinya membuat Xiang Yang menjadi pucat, apa lagi membayangkan bagaimana adik kecilnya di potong membuat adik kecilnya langsung merinding.

__ADS_1


Xiang Yang menoleh kearah Yun Ying yang tertidur tanpa busana di sampingnya.


"Astaga... bagaimana ini?" Xiang Yang mengusap wajahnya, bingung apa yang harus dia lakukan pada Yun Ying selanjutnya.


"Apakah aku harus membunuhnya?" Xiang Yang menghela nafas "Aku benar-benar akan menjadi pria tidak bermoral jika harus membunuh seseorang wanita yang baru saja aku ambil kesuciannya! Aku harus membicarakan ini dengan Yun Ying baik-baik, tapi masalahnya..."


Xiang Yang berpikir apakah Yun Ying mau membicarakannya baik-baik. Meskipun sebelumnya Yun Ying tidak melakukan penolakan dan menyerahkan diri secara suka rela, tapi itu karena dia sedang berasal dalam pengaruh teknik aneh Chi Rong.


"Jika Yun Ying tidak ingin membicarakannya baik-baik maka dia pasti akan membunuh ku, meskipun kultivasi ku telah menerobos ketingkat Transcendent tahap 3, tapi tetap saja masih jauh jika dibandingkan dengan tingkat Nirwana! Yun Ying bisa membunuh ku dengan mudah!"


Xiang Yang selalu berpikir, jika dirinya berada dalam situasi harus dimakan atau memakan, maka dia akan pilih memakan.


Tapi sekarang dia benar-benar bimbingan dengan apa yang harus dia lakukan.


Hingga sesaat kemudian, kelopak mata Yun Ying terlihat bergerak, tidak membutuhkan waktu lama hingga dia membuka matanya.


Yun Ying agak ling-lung karena baru bangun, hingga dia mengingat apa yang terjadi, membuatnya langsung bangun dengan cepat dengan wajah agak pucat.


Yun Ying menoleh kearah Xiang Yang yang juga menatapnya, seketika ingatan tentang apa yang telah terjadi kembali muncul di kepalanya.


Yun Ying memusatkan energi di tangan kanannya lalu mengibaskan tangan, mengeluarkan gelombang energi kuat.


Xiang Yang yang sudah memprediksikan ini akan terjadi, bereaksi dengan cepat, melompat menghindari serangan Yun Ying.


*Boooommmm...!!


Serangan Yun Ying melesat lurus hingga menghantam sebuah pilar raksasa, pilar itu langsung hancur dalam sekali serangan.


\=\=\=\=


**Bangkitlah Wahai Pembaca Goib!


TUNJUKKAN EKSISTENSI KALIAN!!**

__ADS_1


__ADS_2