
Tiba-tiba Tetua Fu dan Tetua Lan merasakan sensasi panas di dada mereka. Mereka berdua menunduk dan menemukan sebuah bilah pedang sudah menembus dada mereka dari belakang.
Darah mulai mengalir keluar dari sudut bibir mereka.
Sesaat kemudian, mereka merasakan sebuah tangan menepuk pundak mereka. Tetua Fu dan Tetua Lan melihat Xiang Yang sudah berada diantara mereka.
"Ingat ini, jangan pernah menoleh kebelakang disaat musuh mu sudah jelas berada dihadapan kalian!"
Setelah mengatakan itu, Xiang Yang langsung melesat mengejar Chu Wang, mengabaikan Tetua Fu dan Tetua Lan yang kini jatuh terjun bebas menghantam tanah.
***
"Sialan! Tidak ku sangka ternyata Ketua Sekte Naga Emas sangat kuat, mungkin dia sudah berada ditingkat Nescent Soul, aku harus secepatnya melarikan diri!" Chu Wang terus melesat dengan kecepatan tinggi.
Sekarang Chu Wang berpikir Sekte Naga Emas sangat misterius, mungkin saja bukan hanya Xiang Yang kultivator tingkat Nescent Soul di sekte itu. Jadi sebelum melakukan penyerangan, mereka harus terlebih dahulu mengumpulkan informasi lebih lanjut agar tidak mengalami kendala besar nantinya.
Chu Wang berharap Tetua Fu dan Tetua Lan dapat menahan Xiang Yang setidaknya dalam beberapa menit, hingga dirinya tidak bisa terkejar oleh pemuda itu.
Jujur saja Chu Wang merasa bersalah karena meninggalkan Tetua Fu dan Tetua Lan, membuat mereka menjadi tumbal hanya untuk dirinya melarikan diri. Namun Chu Wang tidak memiliki pilihan lain, dia yakin meskipun melawan Xiang Yang bertiga, mereka tidak akan bisa menang, jadi cara satu-satunya adalah melarikan diri.
Namun sayang sekali, usaha Chu Wang sia-sia saja. Xiang Yang tiba-tiba muncul diatasnya tanpa dia sadari, Xiang Yang kemudian memberikan pukulan kuat pada punggung Chu Wang, membuat pria paruh baya itu terpental jatuh menghantam tanah dengan keras.
"Keukh! Apa yang terjadi?" Chu Wang berusaha berdiri, tulang punggungnya terasa berderit akibat pukulan tadi.
"Oh, baguslah kalau kau masih hidup!" Xiang Yang mendarat papan didepan Chu Wang.
Chu Wang melebarkan matanya melihat kedatangan Xiang Yang, dia tidak menyangka akan secepat ini, bahkan belum mencapai setengah menit namun dirinya sudah terkejar oleh pemuda didepannya ini.
"Siapa kau sebenarnya?" Chu Wang menyentuh dadanya yang terasa sesak setelah dipukul Xiang Yang.
__ADS_1
"Apakah kau tuli? Sudah ku bilang aku adalah Ketua Sekte Naga Emas!" Xiang Yang berkata dengan nada monoton.
"Kultivator sekuat diri mu pasti bukan berasal dari Kekaisaran Ming, kau pasti berasal dari Kekaisaran lain! Apa tujuan mu mendirikan sekte di Kekaisaran Ming ini?"
"Apakah aku perlu menjawab pertanyaan mu?" Xiang Yang mengepalkan tangan kanannya yang langsung diselimuti aura emas.
Secara refleks, Chu Wang melangkah mundur "Tunggu dulu! Jangan bunuh aku, aku, Chu Wang dan seluruh Sekte Kelabang Iblis akan menjadi bawahan mu, jadi tolong jangan membunuh ku!"
Chu Wang tidak tau lagi bagaimana cara selamat dari Xiang Yang, jadi ini merupakan satu-satunya cara yang terpikirkan olehnya.
Tiba-tiba Xiang Yang menghilang dari tempatnya lalu muncul didepan Chu Wang.
"Aku sendiri yang akan menentukan siapa yang akan menjadi bawahan ku, dan kau sama sekali tidak pantas!" Xiang Yang memukul kepala Chu Wang dengan keras, hingga membuat tubuhnya masuk kedalam tanah.
Pukulan keras Xiang Yang, sukses membuat Chu Wang kehilangan kesadarannya.
"Hmmm, mungkin aku terlalu keras memukulnya!" Xiang Yang melihat kepalan tangan kanannya yang mengeluarkan asap putih setelah memukul Chu Wang.
Setibanya disana, Xiang Yang melihat Tetua Fu dan Tetua Lan sedang terbaring lemah diatas tanah dengan pedang yang masih menancap di dada mereka.
Ya, Tetua Fu dan Tetua Lan masih belum mati. Xiang Yang memang menusuk dada mereka berdua, namun tidak sampai mengenai organ vital, hingga kedua tetua itu masih bisa bertahan hidup.
Tetua Fu dan Tetua Lan menoleh kearah Xiang Yang lalu pandangan mereka beralih menatap Chu Wang yang melayang disamping Xiang Yang dalam kondisi pingsan, bisa mereka lihat wajah Chu Wang yang bengkak akibat pukulan Xiang Yang.
Entah kenapa mereka berdua merasa senang melihat keadaan Chu Wang saat ini, namun mereka merasa masih belum puas jika tidak membunuh orang itu.
"Bagus, kalian masih hidup!" Xiang Yang menghilangkan energi Qi yang membuat Chu Wang melayang, membuat tubuh Chu Wang jatuh dengan keras.
Pemuda itu pun berjalan mendekati Tetua Fu dan Tetua Lan lalu mencabut paksa pedang yang menancap di dada mereka berdua.
__ADS_1
"Aarrrkk!" Tetua Fu dan Tetua Lan tentu saja langsung berteriak kesakitan.
"Kenapa kau...tidak membunuh kami saja..?" Tetua Fu bertanya dengan suara lemah.
"Karena aku masih membutuhkan kalian untuk satu hal!" Xiang Yang melakukan segel tangan beberapa kali.
Seketika tulisan-tulisan kuno muncul di bawah Xiang Yang, menjalar hingga mencapai tubuh mereka bertiga.
Tulisan-tulisan kuno itu menjalar menaiki tubuh mereka, hingga masuk melalui kening.
Tetua Fu dan Tetua Lan langsung mengeluarkan teriakan keras. Sementara Chu Wang sendiri yang pingsan, tubuhnya bergetar, namun tidak mengeluarkan suara teriakan.
Selang satu menit, teriakan Tetua Fu dan Tetua Lan tidak lagi terdengar. Xiang Yang langsung memberikan pil untuk memulihkan luka kedua tetua itu, tentu saja Xiang Yang tidak lupa memberikan Chu Wang pil pemulihan.
10 menit berlalu, luka di tubuh mereka bertiga sudah mulai pulih, meskipun tidak pulih sepenuhnya, tapi mereka sudah bisa bergerak lebih leluasa. Chu Wang juga sudah sadar dari pingsannya, mereka bertiga kini berdiri didepan Xiang Yang dengan mata yang terlihat seperti orang mati, wajah mereka juga sangat datar, seakan mereka adalah boneka.
Xiang Yang sudah mengendalikan jiwa mereka bertiga. Xiang Yang belum terlalu menguasai cara untuk mengendalikan jiwa seseorang kultivator, hingga saat dia menggunakan teknik segel jiwa, maka jiwa kultivator tersebut akan hancur, karena itulah mereka bertiga sekarang terlihat seperti boneka.
Jiwa mereka telah hancur, yang tersisa sekarang hanyalah insting untuk terus mengikuti perintah Xiang Yang.
"Ya..meskipun Teknik Segel Jiwa ku membuat jiwa mereka bertiga hancur, tapi itu tidak buruk juga!" gumam Xiang Yang.
Meskipun begitu, Xiang Yang paham kalau dengan hancurnya jiwa kultivator yang dia kendalikan, maka Chu Wang dan dua tetuanya memiliki satu kelemahan yang sangat fatal.
Yang mana mereka bertiga akan lemah dalam serangan jiwa, serangan jiwa berskala kecil atau tingkat rendah saja sudah bisa menumbangkan mereka bertiga.
Xiang Yang mengeluarkan sebuah cincin dimensi lalu memberikannya pada Chu Wang.
Xiang Yang pun memberikan beberapa perintah yang sama pada Chu Wang.
__ADS_1
Chu Wang mengangguk lalu melesat terbang menuju Sekte Kelabang Iblis, diikuti oleh Tetua Fu dan Tetua Lan.