Salah Ranjang (Hot Daddy)

Salah Ranjang (Hot Daddy)
Nilai x perasaan.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Setelah sampai di halaman sekolah nya Tara langsung menarik nafasnya panjang, lalu membuang nya secara perlahan, di lirik nya Darrel yang juga tengah melirik nya.


"Aku akan dapat nilai bagus, lihat saja." ucap nya yakin.


Darrel terkekeh pelan lalu mengacak rambut Tara pelan.


"Cepat pergi, aku menunggu di sini." kata Darrel.


Tara menggelengkan kepalanya.


"Tidak, kakak pulang saja, pulang nya nanti aku mau traktiran bakso sama ____" ucap Tara terhenti karena di potong oleh Darrel.


"Si duralek bau ketek?, tidak aku akan menunggu disini dan kita akan pulang bersama." tegas Darrel membuat Tara kesal dan mengerucutkan bibirnya sebal.


Akhir-akhir ini Darrel memang selalu mengatur nya, di mulai dari teman misalnya, apalagi kalau hal-hal berbau dengan Alex, Darrel pasti maju paling depan untuk menolak setiap apa yang di ucapkan Tara.


Termasuk acara traktiran bakso yang akan di rencanakan setelah pulang mendapatkan nilai ujian, Tara yang aktif memang mudah bergaul dan membuat nya banyak teman, hanya saja kebanyakan teman Tara adalah laki-laki.


"Dasar posesif." dengkus nya lalu keluar dari mobil begitu saja tanpa mencium punggung tangan Darrel seperti biasnya.


Darrel melihat kepergian Tara dengan senyuman yang terukir di wajahnya.


dia bingung mengartikan perasaan nya, apakah yang dia rasakan saat ini adalah rasa suka pada seorang gadis, atau mungkin rasa perhatian seorang kakak pada adik nya.


"Apa aku benar-benar telah jatuh cinta?." gumam Darrel.


"Tapi kenapa harus Tara yang berumur 16 tahun." lanjut nya sambil menggelengkan kepalanya.


Sedangkan di dalam kelas nampak Tara yang sedang merasakan perasaan campur aduk, dia takut akan nilai nya jelek, dia juga merasakan perasaan nya yang tak menentu setalah berpisah di parkiran mobil dengan Darrel.


"Ayolah Tara, kamu masih anak-anak kenapa harus menyukai pria dewasa yang sikap nya menyebalkan seperti kak Darrel." batin Tara.


Jujur saja kedekatan yang keduanya lalui beberapa bulan ini membuat Tara resah, dia takut khilaf jatuh cinta pada seseorang yang tidak seharusnya dia sukai.


Apalagi usia Tara yang saat ini masih kecil dan tidak seharusnya mengenal kata cinta itu.


"Buang kegilaan ini Tara, kamu harus mengejar mimpi mu bukan perasaan gila mu." batin Tara lagi.


Sebenarnya Hana kakak nya pernah membujuk nya untuk menikah muda, itu semua Hana lakukan mungkin agar Tara terhindar dari perjodohan paksa ibu bapak nya.

__ADS_1


Tapi sekarang Tara yang sudah mengenal dunia sekolah yang bebas dan indah nya memiliki keluarga yang baik.


Apa mungkin ia bisa meninggalkan semua itu?, ini semuanya adalah harapan Tara sejak lama, hidup tanpa kekangan dan kekasaran ibu dan bapak nya.


Sekarang Tara sedang menikmati hidup nya sebenarnya, dan tentu saja bujukan kakak nya yang membujuk Tara untuk menikah demi menghindari perjodohan yang di lakukan ibu bapaknya itu tidak bisa Tara sambut dengan hangat.


"Woy!"


Buukk !!


Tara langsung memberikan pukulan di lengan pemuda yang menganggu lamunan nya itu.


"Kaget pea!" kesal Tara.


"Wihh Leddy Queen kita kenapa nih bro, tumben ngelamun, hayo mikirin apa." Hadian ikut nimbrung.


"Pasti mikirin gue lah." Alex yang tiba-tiba duduk di samping Tara.


Tara memang duduk di bangku dekat laki-laki, itu semua karena sejak pertama masuk ke kelas nya hanya ada satu bangku yang kosong dan itupun ada di tengah-tengah siswa laki-laki.


Sebenarnya Tara pernah pindah posisi, tapi alih-alih lebih nyaman ia malah di ganggu sekelompok siswi gila yang merasa tersaingi oleh Tara, maka dari itu Tara lebih nyaman duduk di bangku yang sekitar nya adalah siswa laki-laki.


"Pede kocak." sahut Tara sambil melirik dingin Alex.


Tara dan Alex memang selalu di jodoh-jodohan oleh teman-temannya yang lain, bukan karena keduanya selalu beradu mulut saja.


tapi karena Tara dan Darrel adalah pasangan yang sangat serasi di kelasnya, baik dari segi fisik ataupun otak yang sama-sama pas-pasan.


"Diam lu toronton, aku tau lagi pusing tau." ucap Tara sambil menopang dagu nya di atas meja.


Membuat ke empat pemuda di dekatnya itu menatap Tara yang seperti sedang berpikir itu.


"Lex gimana Lo udah tembak belum si Leddy queen nya?." bisik Hadian.


Alex menggelengkan kepalanya lalu melirik Tara yang cemberut itu.


"Susah, tau sendiri nih anak monyet sekali di dekatin langsung berubah jadi anak singa, ngamuk nya itu loh___" ucap Alex terhenti karena mendapatkan tatapan tajam dari Tara.


"Ngomong apa kamu! hah? siapa yang anak singa!" tanya Tara sewot.


Membuat Alex menelan ludahnya kasar lalu melirik ketiga sahabatnya.


tapi dengan santai nya Dani, Hadian dan Toni malah menyengir kuda ke arah nya, yang artinya mereka tidak ingin ikut campur kedalam rumah tangga Tara dan Alex.

__ADS_1


"Urusi rumah tangga kalian berdua, kira-kira yang bocah ini ngak paham urusan itu." kata Toni sambil tersenyum lalu ketig nya duduk di tempat nya masing-masing.


Dan kini tinggal lah Alex sendirian yang di lirik tajam oleh Tara.


"Apa lihat-lihat, sana duduk di kursi kamu ada guru." ucap Tara ketus lalu membenarkan posisi nya karena guru sudah masuk ke kelas.


Dua jam berlalu..


Darrel yang menunggu Tara pulang sampai ketiduran di mobil, dan saat dia bangun Darrel menghembuskan nafas nya kasar karena melihat sekolah yang sudah kosong.


"Anak itu sudah di bilangin jangan pulang sendiri masih aja ngak nurut." gerutu Darrel kesal.


Darrel mengambil ponselnya lalu mengusap layar ponselnya.


dia melihat tiga notifikasi pesan dari Tara yang belum dia baca.


Bocah licik


"Kak, aku mau ikut acara Alex sama yang lain nya, jangan di cariin aku ngak lama ko cuman makan-makan doang." isi pesan pertama.



isi pesan kedua (foto hasil ujian nya)


"Aku gagal, maaf." isi pesan ketiga.


Darrel melihat nilai Tara yang memang sama seperti sebelumnya itu, membandingkan nilai Tara dari nilai yang sebelumnya pernah Tara perlihatkan padanya.



"Dia pasti kecewa dengan hasil ujian nya." gumam Darrel kasihan sekaligus miris melihat nilai-nilai Tara yang memang rendah.


"Aku harus mencari nya." ucap Darrel lalu menyalakan mesin mobil nya dan meninggalkan area sekolahnya Tara.


___________


🌹🌹🌹🌹🌹


Btw nilai Tara itu adalah nilai aku pas SD, jelek banget sampai banyak merah nya🤧 iya iya aku ngaku aku emang ngak sepintar yang kalian bayangkan.


Tara adalah aku yang sangat susah dalam menghapal apalagi jika di hadapkan dengan rumus matematika, dan Inggris 😔


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️

__ADS_1


__ADS_2