Salah Ranjang (Hot Daddy)

Salah Ranjang (Hot Daddy)
Pergi ke rumah suami.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Acaranya pernikahan itu sudah selesai beberapa saat yang lalu, Arr yang ada di satu ruangan yang sama dengan Lian itu nampak sedikit grogi, pasalnya Lian tidak mengajaknya mengobrol ataupun basa-basi lain nya.


Sedangkan Willy yang duduk di tempat tidur nampak asyik memainkan mobil-mobilan nya, sambil sesekali memeluk guling yang ada di samping nya.


Tok..tok..


Suara ketukan itu membuat Arr dan Lian saling melirik.


"Aku saja yang membuka nya." kata Lian sambil bangkit dari tempat tidur.


Arr yang melihat itu hanya mengangguk, dan kembali memerhatikan Willy yang sedang bermain mobil-mobilan.


Ceklek..


"Ada apa?" tanya Lian.


Ternyata yang mengetuk pintu adalah Jenn, adik iparnya.


"Di luar ada mobil, katanya mau jemput." jelas Jenn, matanya mengintip ke dalam kamar, dan dia melihat Arr kakak nya yang sedang duduk bersama Willy.


"Kak Arr terlihat senang, aku tidak boleh mengecewakan nya lagi, kak Arr pantas bahagia dengan pilihan nya." batin Jenn.


"Katakan pada supir untuk menunggu, aku akan membicarakan nya pada kakak mu." balas Lian, lalu masuk tanpa menutup pintu.


Jenn berjalan kembali ke sopa yang ada di dekat jendela, yang langsung di sambut oleh senyuman Juan.


"Jangan sedih, kita juga akan secepatnya menikah." kata Juan sambil memegang tangan Jenn.


Tapi Jenn yang di pegang malah langsung melepaskan pegangan tangan Juan, alih-alih marah Jenn malah meminjam bahu Juan untuk bersandar.


Membuat Juan kaget dengan apa yang di lakukan Jenn, ini adalah pertama kalinya dia dan Jenn sedekat ini setelah kecupan singkat beberapa waktu lalu itu.


"Jenn.." panggil Juan.


"Biarkan seperti ini dulu, aku mohon." kata Jenn.


Dan Juan mendengar nya hanya diam tak membalas, membiarkan Jenn memakai bahu nya untuk sandaran ternyaman nya.


Di dalam kamar Arr dan Lian saling berhadapan, dan Arr yang tidak nyaman langsung bertanya..


"Ada apa?" tanya Arr.


"Aku ingin membawa mu ke rumah ku." Lian mengatakan kejujuran nya.


Arr yang mendengar itu terdiam sebentar lalu melirik Willy yang masih asyik main.


"Aku akan membereskan pakaian ku, sebentar." kata Arr bangkit, tapi tangan nya di tahan oleh tangan Lian.


"Kau setuju?" tanya Lian.


"Apa aku harus menolak? bukan kah memang kewajiban seorang istri untuk ikut kemanapun suaminya pergi?" tanya balik Arr yang membuat Lian bungkam.

__ADS_1


Mungkin inilah yang di namakan bagusnya menikah di saat usia yang matang, tidak banyak drama dan tidak banyak kebohongan yang harus dulu di ciptakan hanya untuk membuat cerita hidup yang baru.


Arr berjalan mendekati almari setelah pegangan tangan itu terlepas, mengambil beberapa pakaian nya untuk beberapa hari lalu di masukan ke dalam koper.


Lian melihat Arr yang sedang memasukkan pakaian ke dalam koper itu, lalu melirik Willy masih sibuk dengan mobil-mobilan nya.


"Dia bisa melakukan nya kenapa aku tidak, seharusnya aku bisa membalas kebaikan nya dengan menyukainya diam-diam, dengan begitu aku tidak merasa jika dia banyak berkorban untuk putra ku." batin Lian.


"Aku sudah siap." Arr berjalan mendekat dengan koper yang di dorong nya.


"Baiklah, ayo Son kita pulang." kata Lian sambil memangku tubuh putra nya.


"Apa Mommy akan ikut?" tanya Willy.


"Tentu saja, Mommy mu akan pulang bersama kita ke rumah." jelas Lian yang membuat Willy tersenyum senang.


Saat keluar dari kamar nya Arr melihat Jenn yang sedang duduk di samping Juan, dan jangan lupakan sandaran itu, membuat Arr mendeuhem.


"Kak." Jenn langsung membenarkan posisinya.


Lain dengan Juan yang nampak biasa saja, dan terlihat santai.


"Kakak akan pergi ke rumah suami kakak, kamu di rumah hati-hati jaga diri baik-baik." ucap Arr sambil melirik Juan dengan tatapan tidak terbaca.


"Tenang saja kak Arr, aku akan menjaga Jenn santai saja lagi pula sebentar lagi aku dan Jenn akan menikah, nyicil dikit boleh kali." celetuk Juan yang membuat Jenn melotot dan langsung mencubit pinggang Juan kesal.


Melihat kedekatan Jenn dan Juan Arr hanya bisa geleng-geleng kepala, lalu memberikan pelukan sebelum dia pergi ke rumah suaminya.


"Nanti main-main ke rumah ya Jenn, ajak Juan juga." kata Arr lagi.


"Kakak hati-hati di sana, jangan lupain rumah ini." balas Jenn.


"Jagain Jenn, kakak titip Jenn sama kamu." ucap Arr sambil menepuk pelan pundak Juan.


"Ashiap kakak ipar, santai saja Jenn akan selalu aman jika bersama ku" balas Juan penuh percaya diri.


Lian ingin mengeluarkan suara nya, tapi melihat Jenn yang masih terlihat tidak menyukai nya membuat Lian memilih pergi duluan bersama Willy ke dalam mobil.


Arr yang melihat itu langsung ikut menyusul, dan masuk ke dalam mobil.


di tengah-tengah antara Lian dan Arr ada Willy yang lagi-lagi masih asyik dengan mainan baru nya.


"Apa tidak apa meninggalkan mereka berdua?" Lian mengeluarkan suara nya.


"Tidak apa, Juan adalah pria baik meski mereka belum lama kenal tapi aku melihat ketulusan dari dalam diri Juan untuk Jenn, mereka sudah dewasa dan pasti tau batasan." balas Arr sambil mengusap kepala Willy.


Dan jawaban dari Arr itu membuat Lian bungkam kembali.


Apa seperti ini rasanya menikah dengan wanita dewasa?.


Sangat susah mencari topik pembicaraan, dan juga sangat sulit untuk membuat wanita itu tersenyum dengan cara yang biasa.


Mobil itu melaju dengan kecepatan sedang, dan tidak ada obrolan diantara pengantin baru itu, hanya ada suara tawa Willy yang sedang bermain.


Malam harinya..

__ADS_1


Arr yang sedang di dalam kamar itu nampak sedang menyisir rambut nya yang pendek itu, tatapan mata nya terus melihat ke depan yaitu ke cermin yang tengah menampilkan wajah nya.


"Aku sudah menjadi seorang istri?" gumam Arr sambil melihat cincin cantik di jari manis nya yang tertulis nama pria yang menjadi suaminya.


Tiba-tiba ceklek.


Pintu kamar terbuka..


"Mommy bobo." suara khas manja anak kecil terdengar di ambang pintu, membuat Arr yang mendengar nya langsung beranjak dari kursi, lalu berjalan mendekati sumber suara.


"Sudah mau tidur sayang?" tanya Arr lembut.


"Ya Mom, aku mengantuk" balas Willy sambil menguap lebar.


"Tidurlah bersama Mommy mu, Daddy akan mengerjakan sesuatu." Lian yang juga ada di ambang pintu itu mengeluarkan suaranya.


Arr memangku Willy, lalu melirik Lian.


"Apa kau menghindari ku?" tanya Arr tanpa ragu.


Tapi Lian menggelengkan kepalanya, dan malah memberi kode untuk diam saja pada Arr, membuat wanita yang baru beberapa jam melepaskan masa lajang nya itu langsung berjalan ke tempat tidur.


Melihat Arr yang sudah merebahkan tubuhnya di tempat tidur Lian langsung menutup pintu, meninggalkan Arr di dalam kamar nya bersama Willy.


Kaki panjang nya berjalan mendekati sopa yang ada di lantai atas, tatapan nya tertuju pada keluar jendela dimana memperlihatkan langit malam yang cukup indah.


"Apa sekarang waktu nya aku melupakan mu Ran?" gumam Lian sambil melihat langit malam di luar jendela.


Lian melihat tangan nya, di jari manis nya sudah bukan nama Rania lagi, tapi ada nama wanita baru yang kini menjadi istrinya.


Tiba-tiba ponsel Lian berdering, membuat Lian langsung mengangkat telpon nya.


"Hallo.." ucap Lian.


"Lian, ini aku Bastian, apa yang sedang kau lakukan?" tanya Bastian di sebrang telpon seperti penasaran.


"Tidak banyak, hanya duduk di sopa sambil melihat __" ucap Lian terhenti.


"Aku tau kau sedang mencari referensi cara malam pertama yang lebih menantang dan berbeda dari yang dulu kan?, astaga kau benar-benar akan mengeluarkan bisa beracun yang mematikan mu." Bastian menyela ucapan Lian.


Lian menggelengkan kepala nya mendengar ucapan Bastian, kenapa teman nya menjadi gila seperti ini, dan belum sempat Lian kembali mengeluarkan suara nya Bastian sudah kembali mengeluarkan suaranya.


"Good luck untuk malam pertama mu sahabat ku, besok akan ada hadiah untuk mu dari ku, jangan lupa selfi dan tag akun sosial media istriku." lanjut Bastian.


Tut..


Panggilan nya terhenti karena Bastian mematikan panggilan nya sepihak.


"Dasar bule mesum." ucap Lian sambil geleng-geleng kepala.


_________


🌹🌹🌹🌹🌹


Santai😁

__ADS_1


Btw adakah yang mau ngucapin selamat ultah untuk si penulis kentang yang imut nya nggak seberapa ini🤣


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️


__ADS_2