
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Jenn tidak percaya dengan apa yang dia lihat sekarang, setalah bertemu seseorang di masa lalu nya yaitu Fallen kini dia malah bertemu dengan Darrel.
Dan ya Jenn juga baru tau kalau Darrel adalah adik tirinya Bos nya.
Dunia benar-benar sempit untuk Jenn di saat dia sudah mulai melupakan rasanya dia malah kembali bertemu dengan Darrel, hanya dengan satu kata Kamu seketika merubah perasaan nya dan membuat Jenn malah gagal move on.
Dan hal yang menyedihkan nya adalah Jenn gagal move on karena melihat mantan gebetan nya mencium pipi seorang gadis, gadis yang cantik dan berbanding terbalik dengan nya yang memiliki penampilan biasa-biasa.
"Kakak, aku bilang jangan cium aku di umum!" kesal Tara saat pipi kembali mendapatkan ciuman.
Darrel malah berjongkok, membuat Tara menggelengkan kepalanya melihat nya.
"Jangan mulai." kata Tara sewot.
"Mau di gendong di belakang atau mau di gendong di depan." balas Darrel.
"Ngak milih dua-duanya." sahut Tara menyebalkan.
Membuat Darrel berdiri lalu menatap Tara dengan tatapan tajam nya, tapi dengan santai nya Tara malah menjulurkan lidahnya seolah meledek.
"Oh mau gendong di depan." ucap Darrel, dan dengan santai nya ia menggendong Tara ala bridal style.
"Kakak lepas, ihk!" Tara memukul dada Darrel dengan kesal.
Bagaimana tidak dia masih memakai rok sekolah, Tara takut pantat nya kemana-mana, tapi Darrel malah tersenyum santai dan membawa Tara masuk ke rumah Bastian.
Tentunya dengan meninggalkan sosok Jenn yang sedang terdiam sambil menatap ke arah sepasang pasangan bucin itu.
"Ternyata aku kalah sama anak SMA, pantas saja dia lebih menarik dan menggemaskan di bandingkan dengan aku yang sudah menjadi wanita dewasa." batin Jenn.
Tidak ada kecemburuan di wajah nya, hanya saja Jenn bingung dengan dirinya sendiri kenapa di usianya yang sudah 28 tahun ini dia masih sendiri dan bahkan belum pernah mengenal cinta.
"Ini semau gara-gara Kakak, seharusnya dia menikah di usianya yang sudah 33 taun itu, tapi kakak malah asyik dengan dunia nya sendiri." kesal Jenn teringat akan sosok kakak perempuan nya yang sudah kepala tiga tapi masih belum kunjung menikah.
Pernah sekali ada yang mengajak Jenn menikah, tapi dia tolak karena Jenn harus memikirkan perasaan kakak nya yang masih belum move on dari Bos nya.
"Jenn." panggil Fallen.
Membuat Jenn tersadar dan langsung mendekat ke arah Fallen.
__ADS_1
"Ada yang bisa saya bantu nyonya?." tanya Jenn.
"Ngak ada, hanya mau bilang kalau kamu kembali ke kantor aja karena suami saya katanya ngak akan ke kantor lagi." kata Fallen.
Fallen tidak mau membuat Jenn kepanasan saat melihat interaksi Darrel dan Tara yang memang sangat bucin, menghindari rasa iti yang bisa saja terselip dan berubah menjadi kebencian.
Jenn mengangguk pelan.
"Kalau begitu saya pamit dulu ya Nyonya." ucap Jenn lagi.
Kembali ke ruangan bersantai, terlihat Tara dan Darrel yang sedang mengajak main baby S.
bukan hanya kedua sejoli itu saja tapi ada juga Bastian yang menjadi nyamuk melihat interaksi antara dua bucin.
"Nanti kalau kita punya anak aku mau anak nya kaya Kira, gendut lucu." kata Darrel yang sedang menggendong Baby Syakira.
Dan ucapan Darrel itu mengundang lirikan wajah menyebalkan dari Bastian.
"Nikah dulu oyy, baru ngomongin anak." celetuk Bastian santai sambil mengajak main Baby Syakila.
"Nyamuk nyangut aja kaya listrik." balas Darrel.
"Suka-suka dong, iya ngak girls." sahut Bastian sambil mencubit gemas hidung minimalis milik putri nya.
Sedangkan Syakira dan Syaka keduanya selalu gampang menangis jika dia gendong, membuat Bastian memilih yang aman yaitu menggendong Syakila, tapi meski demikian kasih sayang nya untuk ketiga anaknya sama dan tidak akan di beda-beda kan karena baby twins S adalah darah daging nya.
"Pipi kamu tuh Ndut, emang suka sewot ngak tau aja kalau Om nya bahagia." balas Darrel lagi membuat Tara yang sedang mengajak main baby Syaka.
"Syaka, Syaka anak Pipi Mimi, uhh Syaka ganteng ya." puji Tara dengan wajah gemas melihat keponakan nya yang tampan.
"Bibit premium gituloh, di buatnya juga ngak sembarangan tempat, hotel mahal tuh." timbal Bastian santai.
"Anak kita juga nantinya akan setampan aku dan secantik kamu sayang." kata Darrel lagi.
Membuat Tara melirik Darrel lalu menggelengkan kepalanya.
"Iya, tapi aku pikir itu masih lama deh, ngak liat aku masih pake baju SMA." sahut Tara santai.
"Sakit hati ku, kau tolak diriku kau tak perduli dengan ku___" Bastian malah nyanyi.
Membuat Darrel kesal dan ingin memberikan pukulan tapi tangan nya di tarik oleh Tara.
"Diem." kata Tara tajam.
__ADS_1
Darrel langsung terdiam dan membenarkan mainan gigitan untuk Syakira.
dan melihat wajah di tekuk adik nya membuat jiwa tengil Bastian keluar.
"Tar kamu tau ngak ada yang pernah masuk comberan dikejar dogi loh." kata Bastian.
"Siapa?." tanya Tara menyahut asal.
Darrel melirik kakak nya yang seolah ingin menjatuhkan image nya di depan Tara, tapi satu hal yang Darrel tidak mengerti kenapa Kakaknya bisa tau kalau dirinya pernah jatuh dan masuk ke comberan karena di kejar dogi.
Sampai akhirnya.. Darrel mengingat sosok Jann, mantan sekertaris nya itu lah yang tau bagaimana Darrel, dan beberapa moment gila lain nya.
"Siapa lagi kalau bukan (melirik Darrel dengan senyuman mengejek) pacar kamu yang tua itu." sahut Bastian dengan santai.
Dan hal itu membuat Tara melirik Darrel lalu tanpa ragu dia mengusap tangan Darrel, di pikir Darrel Tara akan mengabaikan ucapan Bastian dan memihak nya.
Tapi dengan santai nya Tara mengatakan..
"Gimana rasanya? pasti sakit kan jatuh ke comberan? bau pasti udah gitu banyak kuman, ihk ngeri." kata Tara sambil tertawa.
Membuat Darrel melotot dan melirik tajam kakak nya, tapi Bastian malah tersenyum santai melihat wajah kesal adiknya itu.
"Siapa yang suka kentut di sembarangan tempat." ucap Fallen yang tiba-tiba datang.
Membuat Bastian yang mendengarnya melihat ke arah sumber suara dengan wajah di tekuk.
"Sayang!" Bastian sebal.
Fallen ikut duduk di dekat Tara lalu memangku Syakila.
"Kalau ngak mau di ledek ya jangan ngeledek." kata Fallen santai.
"Udah tua juga masih aja suka ejek-ejekan, ngak sadar umur." timpal Tara.
Membuat Darrel dan Bastian saling melirik.
"Sayang.." ucap keduanya bersamaan.
"Diam, dasar bule tua kekanakan!" sahut Fallen dan Tara bersamaan.
_________
🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️