Salah Ranjang (Hot Daddy)

Salah Ranjang (Hot Daddy)
Labrak tukang gosip.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Pagi hari nya seperti biasnya Fallen sudah bersiap-siap untuk berangkat kerja, sebenarnya Fallen merasa malas untuk bekerja tapi mengingat dia juga harus memikirkan masa depan nya membuat Fallen memilih untuk bekerja.


Kantor juga memberikan kebijakan dan Fallen bisa mendapat cuti setelah kehamilan nya di ke 7 bulan.


Jadi untuk 4 bulan ke depan Fallen harus kembali bekerja seperti biasanya.


"Kamu harus semangat Fall, demi anak-anak dan demi kelangsungan hidup kamu ke depan nya." ucap Fallen bersemangat.


Fallen mengambil tas kecilnya dan juga ponselnya, dia berjalan ke arah pintu dan luar dan langsung menutup pintunya.


"Fall, Ayo." panggil Hana.


"Iya, bentar ngunci pintu dulu." sahut Fallen sambil mengunci pintu nya dan menaruh kunci nya di bawah pot bunga.


"Tumben lipstik nya merah banget Han." ucap Fallen yang kini sudah ada di dapan Hana.


Hana langsung melihat ke layar ponselnya lalu tersenyum kecil.


"Lipstik biasnya habis Fall, kemarin lupa beli yang warna mate nya." sahut Hana.


"Yura, ayo." Hana memanggil putri nya yang duduk terus.


Yura berjalan mendekati Hana dan Fallen, lalu tersenyum.


"Mama hari ini Yura pulang cepet, Yura mau main sama teman Yura boleh kan." ucap Yura.


Hana terdiam lalu melihat pengasuh nya Yura.


"Iya boleh, tapi Yura harus minum vitamin ya, biar Yura pintar." kata Hana mengijinkan, membuat Yura tersenyum senang.


"Makasih Mama, sayang Mama." kata Yura antusias.


Lagi-lagi Fallen kembali menyaksikan kedekatan anak dan ibu itu.


"Sayang Mimi Fallen ngak?." tanya Fallen.


Mimi?.


Melihat Yura yang nampak bingung dengan panggilan baru itu membuat Hana tersenyum, dia mengusap kepala putri nya.


"Jadi mulai sekarang Yura panggil Tante Fallen itu Mimi ya, soalnya nanti Yura bakalan punya adik bayi dari Mimi Fallen." kata Hana memberikan penjelasan agar putri nya tidak binggung lagi.


Mendengar kata adik membuat Yura tersenyum ke arah Fallen.


"Wah, serius Yura punya adik?." tanya Yura.

__ADS_1


Di Jawab dengan anggukan kecil oleh Fallen.


"Iya, Mimi lagi hamil dan sebener lagi Yura bakalan punya adik." kata Fallen yang membuat Yura yang mendengarnya langsung memeluk Fallen.


"Sayang Mimi, sehat-sehat ya dek, nanti kalian harus main sama kakak ya." kata Yura berceloteh dengan nada nya yang sedikit cadel.


Hana dan Fallen hanya tertawa, lalu keduanya masuk ke dalam Mobil karena taksi yang mereka pesan sudah datang.


Pertama-tama keduanya mengantarkan Yura dan pengasuh nya ke sekolah nya, dan setelah itu baru keduanya pergi ke kantor tempat mereka mengais rezeki.


"Pak stop dulu pak." pinta Fallen.


Mobil berhenti, membuat Hana melirik Fallen bingung.


"Kamu mau kemana Fall?." tanya Hana.


Fallen tersenyum lalu mengusap perut nya, membuat Hana menggelengkan kepalanya,


kebiasaan Fallen selalu menunda sarapan nya dan itu terjadi bukan satu kali dua kali tapi sering.


"Kebiasaan banget sih Fall, sarapan pasti selalu di mobil." gumam Hana.


Sedangkan Fallen sedang mengantri di tukang bubur, dan setelah menunggu beberapa menit bubur yang di beli Fallen pun tersaji di cup, Fallen membayar bubur nya lalu kembali ke mobil taksi nya.


Fallen makan bubur nya dengan khitmat, dia memang sudah terbiasa sarapan di mobil, dan untuk Hana teman nya itu hanya bisa menggelengkan kepalanya, dia sudah menyuruh Fallen untuk menyewa tukang masak di rumah nya, tapi Fallen yang keras kepala entah hemat malah menolak nya.


Di kantor seperti biasnya Fallen bekerja di bagian resepsionis, pekerjaan nya menuntut nya untuk terus berdiri membuat Fallen yang sedang hamil menjadi merasa pegal kakinya.


Sebagai seorang ibu dia tidak akan membiarkan anak-anak nya yang masih di perut nya mendapatkan omongan buruk dari orang sekitar nya, Fallen akan melabrak siapa saja yang berani menghina calon anak nya.


"Kamu duduk aja Fall, bentar lagi kan juga bakalan ini istirahat." kata Hana paham dengan kondisi Fallen yang memang sedang hamil dan pasti mudah kelelahan.


"Makasih Han." Fallen mendudukkan bokong nya di kursi lalu memilih melihat data pengunjung yang datang ke kantor nya.


Dari kejauhan Darrel yang melihat Fallen duduk terus mengamati Fallen.


Sesekali dia tersenyum kecil saat melihat Fallen yang mengembungkan pipi nya dan menguap lebar seperti sedang mengantuk.


"Benar-benar wanita yang berbeda, dari kebanyakan wanita yang pernah aku temui hanya dia yang membuat aku tertarik dengan tingkah nya yang sangat lucu itu." gumam Darrel.


Menguap lebar lucu?, memang benar rasa suka membutakan segalanya.


bahkan Darrel masih sadar jika wanita yang di sukai nya itu tengah mengandung anak dari pria lain.


Tapi siapa yang bisa mengusik rasa suka seseorang?, bahkan Ibu nya sekali pun tidak bisa memaksa nya menikah.


Dan sekarang dia malah jatuh hati pada wanita yang sedang mengandung?.


"Selamat siang tuan."

__ADS_1


Ehk..


Darrel langsung tersadar dari lamunan nya, dia langsung berjalan ke arah Lift, membuat karyawan yang tadi menyapa nya langsung menatap aneh pada Bos nya.


Kini waktunya Istirahat Fallen yang membawa susu hamil yang di taruh di wadah kecil langsung menyeduh nya di pantry, juga meminjam gelas pantry tentunya.


"Udah?." tanya Hana yang melihat Fallen membawa gelas yang dia tau isi nya apa.


Fallen mengangguk dan duduk.


"Hari ini menu nya apa Han?." tanya Fallen, lalu meminum susu kehamilan nya.


"Ayam goreng sama tumis brokoli." sahut Hana yang sudah mulai makan.


Samar-samar terdengar suara beberapa karyawan yang menjadikan Fallen sebagai bahan gosip nya.


membuat Fallen yang baru saja akan menyuapkan sesendok makanan ke mulutnya kembali mengurungkan niatnya.


"Fall." Hana sadar akan raut wajah Fallen yang sudah berubah.


Bukan nya menjawab Fallen malah menggebrak meja dengan keras, membuat semua mata kini menatap ke arah nya.


tapi perduli apa Fallen pada tatapan mereka, dia berjalan ke arah dua wanita yang sama jabatan nya karyawan itu.


Brugkkk !!


Fallen kembali mengebrak meja lagi, membuat dua wanita itu merinding dan menatap takut saat di tatap tajam oleh Fallen.


"Cepat ngomong di depan orang nya, kalian bilang kan saya itu gosip terpanas, cepat bilang!! atau kalian ngak berani ngomong di depan orang nya, Hah!" kata Fallen dengan tatapan tajam nya.


"Ngak Fall, itu ngak kaya yang kamu bayangkan ko." ucap si A ketakutan.


"Iya, kita ngak ngomong apa-apa ko, Fall beneran." ucap si B sama takut nya.


Jelas keduanya tau akan sosok Fallen yang terdengar bar-bar dan galak.


dan mereka juga menyesal karena sempat membicarakan Fallen yang terkenal mis bar-bar itu.


Fallen menghela nafas nya kasar lalu menatap kedua wanita itu dengan tatapan yang penuh ketajaman nya.


"Baru gertak dikit udah katakuttan, dasar ya biang gosip!, awas aja kalau kalian bicara omong kosong lagi tentang kehamilan aku." kata Fallen sinis, lalu berjalan pergi ke arah meja yang di duduki Hana lagi.


Kejadian itu di lihat oleh Darrel yang tidak sengaja melewati Pantry, dia semakin kagum dengan Fallen yang memang sangat pemberani.


"Semakin aku melihat banyak keunikan mu, semakin aku jatuh hati pada mu Fallentina."


_________


🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️


__ADS_2