Salah Ranjang (Hot Daddy)

Salah Ranjang (Hot Daddy)
Bertemu Mami Anita.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Setelah kepulangan Arr dan Lian kini tinggallah Fallen dan Bastian, keduanya kompak bermain bersama anak-anak.


dan untuk pengasuh? Fallen membiarkan pengasuhnya untuk tidur siang karena malam nanti dia dan Bastian memiliki agenda sendiri.


"Willy kaya nya suka nya sama Syakila sayang." kata Bastian merasa jika tatapan Willy pada Syakila memang lebih teduh di bandingkan tatapan nya untuk Syakira.


Fallen mengangguki ucapan suaminya.


"Kamu benar sayang, Syakira sepertinya akan kalah sama kakak nya Kila." sahut Fallen.


"Bagaimana kalau nantinya Syakira kita jodohkan dengan Willy?." usul Bastian.


Fallen terdiam, dia melihat Syakira yang mendekati Willy, lain hal nya dengan Willy yang nampak acuh pada Syakira dan memilih mendekati Syakila yang memang lebih dekat dengan Syaka.


Syakira merangkak mendekati sang Pipi, Bastian yang melihat itu langsung menggendong bayi gendutnya.


"Jangan sedih, Pipi akan membuat Willy jatuh cinta pada mu." kata Bastian.


"Jangan ngomong gitu, siapapun pilihan Willy nanti kita tidak boleh ikut campur masalah anak-anak, mereka berhak memilih pasangan nya sendiri." Fallen memberikan peringatan pada suaminya agar tidak ikut campur ke dalam pergaulan anak-anak nya.


Biarkan saja semuanya berjalan sesuai dengan alur hidup anak-anak nya, karena manusia hanya bisa berencana dan hanya Tuhan yang mengetahui takdir setiap umat nya.


Fallen tidak ingin mendahului takdir, apalagi sampai akhirnya nanti dia harus melihat putrinya sedih karena berebut satu pemuda, ia tidak bisa membayangkan nya karena itu bukan hal yang dia harapkan.


"Iya, aku juga berpikir begitu, tapi Syakila lebih menyukai kakak nya Syaka." kata Bastian lagi.


Fallen melirik ke arah tiga anak yang sedang memainkan mainan berbeda itu, lalu mengusap lembut pipi gembul putri bungsu nya.


"Itu wajar, Syaka dan Syakila hanya berbeda lima menit, kalau Syakira kan agak lama sama Syakila beda 15 menit dan sama Syaka beda 20 menit." jelas Fallen lagi.


Tapi meski begitu ketiganya sama-sama tinggal di perutnya bersama-sama, kompak membuat nya merasakan tidur tidak nyenyak selama satu bulan terakhir dan Fallen sangat menyayangi ketiga anak nya.


Saat melihat jam sudah menunjukan jam 11 siang Fallen langsung bangkit dari tempat duduk nya.


"Sayang bantu aku buat ganti popok anak-anak ya." kata Fallen sambil berjalan ke tempat ganti popok.

__ADS_1


Dan keduanya langsung mengganti popok anak-anak bersama-sama, setelah selesai mengganti popok anak-anak Fallen dan Bastian kompak menidurkan anak-anak nya.


"Mereka ny*su nya kuat banget ya." kata Bastian sambil tersenyum melihat anak-anak nya yang minum Asi nya cepat.


"Iya, anak siapa dulu dong anak kamu." kata Fallen sambil terkekeh pelan.


Bastian melirik Willy yang juga minum asi dengan cepat itu.


"Anak Lian juga sayang." kata Bastian.


Fallen tidak menjawab, dia yakin suaminya sudah berpikir horor lagi.


"Awas saja kalau si Willy nanti jadi penikmat ranjang panas kaya aku dan Lian dulu, nggak akan aku restuin anak-anak montok ku ini di deketin si Willy." batin Bastian.


"Jangan berpikir negatif, kamu dulu juga sama kaya Lian, sama-sama penikmat ranjang panas." kata Fallen sambil menyelimuti Twins S dan Willy.


Bastian kaget mendengar ucapan Fallen, bagaimana tidak Fallen seolah bisa membaca isi pikiran nya, padahal Bastian bergumam di dalam hati nya.


"Anak-anak udah tidur, keluar yuk." kata Fallen sambil menarik tangan suaminya.


"Keluar kemana?" tanya Bastian ikut melangkah.


"Berenang, aku baru beli baju renang seksi loh, yuk.." kata Fallen sambil berjalan.


Bastian menelan ludahnya mendengar kata aku baru beli baju renang seksi loh..


benar-benar kata yang membuat iman menipis.


Sebelum berenang Fallen memberikan amanat pada bibi pembantu untuk menjaga anak-anak dulu, apalagi Fallen sudah terlanjur membiarkan pengasuh anak-anak untuk tidur siang.


Dan setelah itu Fallen dan Bastian berenang bersama-sama, tentunya tanpa malu ada yang mengintip karena sebelum berenang Bastian sudah memberikan peringatan untuk siapapun bisa masuk ke area kolam renang.


Sedangkan di tempat lain tepatnya di rumah Juan nampak Jenn yang gugup karena di ajak ke dapur oleh Mami Anita.


Saat Juan mengajak nya kerumah nya Jenn pikir ini hanyalah singgahan biasa, tapi ternyata tidak.


Juan tidak mengatakan jika di rumahnya ada Mami Anita, dan sekarang Jenn harus berakhir di dapur, tempat yang sebenarnya jarang dia datangi saat di rumah nya.


"Jangan gugup santai saja Jenn, Mami akan mengajari mu membuatkan makanan kesukaan Juan." kata Mami Anita ramah.

__ADS_1


"Makasih tante." kata Jenn sambil tersenyum kikuk.


Bingung harus mengatakan apa apalagi ini adalah kesan pertama Jenn bertemu dengan seorang ibu dari pria yang mendekatinya.


Jenn merasa canggung dan gugup, dia tidak memiliki keterampilan apapun yang bisa di tunjukan pada calon..


"Astaga Jenn, apa yang kamu pikirkan, kamu bilang kamu tidak menyukai nya." batin Jenn merasa pikiran nya sudah benar-benar gila.


"Jangan panggil Tante dong Jenn, panggil Mami aja." kata Mami Anita ramah.


Saat pertama melihat Jenn satu hal yang Mami Anita sukai dari Jenn, wajah cantik tanpa polesan make up, dan juga rambut pendek nya yang memperlihatkan jika Jenn adalah wanita dewasa.


Jangan lupakan penampilan Jenn juga, memakai pakaian putra nya, tentu saja Mami Anita mengenali baju joging yang di pakai Jenn karena baju itu adalah baju kesayangan putra nya.


"I-iya Tante." sahut Jenn, lalu ikut membantu Mami Anita membuat bolu kukus.


Di kejauhan Juan nampak tersenyum saat melihat Jenn yang masih gugup di depan Mami nya.


"Dasar wanita, di depan pria aja so galak so jual mahal, giliran di kasih ketemu calon mertua langsung gugup kaya tikus." gumam Juan merasa gemas dengan Jenn yang seperti gadis polos.


Sebenarnya Juan tidak merencanakan untuk pertemuan Mami dan Jenn, tapi saat di perjalanan pulang mengantarkan Jenn tadi Juan malah mendapatkan pesan dari Mami nya untuk segera mempertemukan Jenn dengan Mami nya.


Setelah selesai masak Jenn yang pakaian nya terkena tepung itu di suruh ganti baju oleh Mami Anita, dan tak hanya itu Jenn juga di beri dress baru dari Mami Anita.


"Jenn mana Mam?" tanya Juan.


"Lagi ganti baju, lihat nanti ya calon istri kamu itu bakalan Mami buat cantik." sahut Mami Anita.


"Bagus Mam, I Love You Mam." kata Juan sambil memberikan tangan nya yang sengaja dia bentuk love.


Mami Anita tidak menjawab, dia langsung masuk ke kamar yang di tempati Jenn, dan saat ia masuk Mami Anita melihat Jenn yang baru selesai mengganti pakaian nya.


"Waww cantik, cocok jadi mantu Mami." kata Mami Anita sambil berjalan mendekati Jenn.


_________


🌹🌹🌹🌹🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️

__ADS_1


__ADS_2