Salah Ranjang (Hot Daddy)

Salah Ranjang (Hot Daddy)
Kebodohan Bastian #2


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Anton cepat jelaskan semuanya, kau telah bersekongkol dengan bule tengik ini untuk merahasiakan menantu ku kan!." cecar Mom Dena pada Anton.


Membuat pria tua itu kaget karena baru datang sudah mendapatkan banyak pertanyaan.


belum lagi tatapan miris yang di perlihatkan Bastian seolah mengatakan..


"Bersiaplah untuk mendapatkan kemarahan nek Lampir."


Anton menghela nafasnya panjang, dia menjelaskan semuanya dari awal tanpa ada satu pun cerita yang di lebih-lebih kan, dan Mom Dena terdiam mendengar nya.


Ternyata selama dia di Luar negri banyak sekali hal yang sudah dia lewatkan, termasuk pernikahan putranya yang tidak lama itu.


Bastian melotot mendengar penjelasan Anton yang seolah memojokkan nya, dimana Anton juga tidak melewatkan perselingkuhan nya dengan Anggelina yang di lakukan secara terang-terangan pada Fallen.


"Nona Fallen marah dan dia menceriakan Tuan muda, nona Fallen juga mengatakan jika dia tidak mau bertahan dengan pria yang tidak bisa setia dan bahkan di bermain panas di ranjang tempat tidur mereka." kata Anton.


"Bas!."


"Katakan pada Mom dengan jujur Bas, apa semua yang di katakan Anton benar Bas!."


Glek..


Bastian dengan susah payah menelan ludahnya sendiri, tatapan tajam kini di berikan Mom Dena padanya membuat dia yakin seperti nya kali ini dia akan mendapatkan amarah yang lebih besar lagi.


"Tidak Mom, Fallen salah paham, aku memang tidur dengan Anggelina di kamar atas, tapi aku tidak melakukan apa-apa, aku dan Anggelina hanya tidur satu ranjang saja." jelas Bastian menolak tuduhan Mom nya.


Plakkkk !!


"Dasar bodoh, wanita mana yang sudi jika ada wanita lain yang masuk ke kamar nya, meskipun kau tidak melakukan apa tapi siapa yang percaya itu Bas? semuanya akan terasa lebih menyakitkan Bas, kau benar-benar membuat Mom naik darah Bas, kelakukan mu persis Daddy mu!."


Mom Dena kembali menangis setelah tadi menangis dengan air mata buaya nya, mungkin sekarang lebih terlihat real.

__ADS_1


Bastian mencoba mendekati Mom nya, tapi langsung di tatap tajam Mom Dena.


"Jauhkan wajah bodoh mu itu dari Mom Bas, Mom tidak sudi memiliki anak bodoh yang tidak ada gunanya seperti dirimu." teriak Mom Dena lalu berjalan pergi meninggalkan Bastian.


"Mom, aku akan memperbaiki nya, aku akan minta maaf dan pergi menemui Fallen." kata Bastian berteriak.


Tapi nihil Mom Dena yang marah tidak berbalik, Mom Dena malah pergi ke kamar di lantai atas dan menutup pintu dengan keras.


Bastian yakin kali ini Mom nya benar-benar marah besar pada nya.


Anton yang menyaksikan pertengkaran seorang ibu dan anak hanya bisa terdiam, dia sendiri juga sama kecewa nya seperti nyonya besar nya.


Selama 25 tahun Anton bekerja di keluarga Cashel Chris baru kali ini dia melihat Nyonya besar nya kembali marah besar lagi, mungkin setelah tragedi perselingkuhan tuan besar nya yang menikah lagi dengan putri rekan kerja nya dulu.


"Tuan." panggil Anton.


Bastian melirik Anton dengan tatapan tajam nya, membuat pria tua mendeuhem pelan.


"Saya akan pulang tuan." ucap Anton berbalik ingin meninggalkan majikan nya.


Namun langkah nya terhenti karena suara Bastian.


Membuat Anton menggelengkan kepalanya.


"Tidak mungkin tuan, saya bisa di penjara jika kembali menculik nona Fallen." ucap Anton berasalan.


"Ck..itu hanya alasan mu." ucap Bastian dingin.


"Mulai lah menjadi seorang pria sejati tuan, ini masih belum terlambat untuk anda memulai nya, yang nona Fallen harapkan saat ini bukan lah orang lain, tapi sosok pendamping yaitu ayah dari anak yang ada di dalam perutnya, hanya anda yang bisa membuat nya percaya akan cinta lagi tuan, percaya lah." kata Anton.


Sebelum benar-benar pergi Anton kembali bersuara lagi..


"Saya tau anda sedang bingung tuan, tapi apakah anda benar-benar tidak menyukai nona? bukan kah anda pernah hidup bersama nona beberapa hari?, saya yakin pasti anda memiliki rasa untuk nona Fallen."


Dan setelah mengatakan itu Anton pergi, meninggalkan Bastian yang sedang terduduk dengan wajah merah bekas tamparan nya.

__ADS_1


Ucapan Anton terus terngiang di telinga Bastian, membuat Bastian menggelengkan kepalanya.


"Aku tidak menyukai dia saat gadis itu mulai menjadi gadis pemarah, tapi aku menyukai saat sensasi bermain bersama nya." gumam Bastian.


"Apa itu bisa di sebut suka? atau mesum?." gumam nya lagi dengan helaan nafas kasar.


Untuk pertama kalinya seorang Bastian kembali di buat pusing dengan sesuatu yang di perbuat nya, Fallen bukan hanya gadis salah ranjang pertama yang di nikahi nya, tapi Fallen juga gadis pertama yang berani berdebat dengan nya.


Di tempat lain tepat nya di rumah Fallen dia baru saja menyelesaikan acara mandi nya, Fallen menatap pantulan wajahnya di cermin, pipi nya bertambah besar, dia menjadi lebih Chabby dari sebelumnya.


"Apa benar yang di katakan Hana jika aku benar-benar mengandung anak kembar?." gumam Fallen sambil mengusap perut nya.


Jika di hitung dari usia kandungan nya yang baru tiga bulan memang perut nya ini termasuk terlalu besar, bahkan untuk sekarang rok span nya susah di pakai lagi dan hanya sampai di bagian paha nya.


"Anak-anak kalian ngak boleh minta apa-apa di malam hari ya, Mimi ngak bisa memberikan permintaan kalian di malam hari karena Mimi ngak ada orang bantu." kata Fallen sambil mengusap perut nya.


Karena sudah selesai acara menyisir nya Fallen pun beranjak dari duduknya, berjalan ke arah ranjang nya dan merebahkan tubuhnya di tempat tidur.


Merasa bosan karena tidak ada kerjaan Fallen pun memilih memainkan ponselnya sebelum tidur, dia melihat beberapa Vidio viral di ponselnya.


Tawa kecil mulai dia keluarkan saat menonton film-flm lucu, sampai akhirnya Fallen membulat kan matanya saat melihat video yang berjudul Seorang ibu hamil yang menendang area X seorang pria.


"Ini kan kejadian kemarin." gumam Fallen sambil melihat Vidio berdurasi 1 menit itu.


Kesal? tentu saja, marah? siapa yang tidak marah jika ada yang berkomentar aneh di kolom komentar, bahkan sampai menyebut nya gadis yang gila karena hamil dan tinggal suaminya.


Mana ada seperti itu, yang ada Fallen sendiri yang mau berpisah, mereka sama-sama tidak bahagia kenapa juga harus di paksakan terlalu lama.


"Dasar netizen bisanya hanya berkomentar saja, kalau aja mereka ad di posisi aku pasti mereka bakalan diem tuh nangis dan merasa menjadi wanita lemah." sungut Fallen kesal.


Karena kesal Fallen memilih mematikan ponselnya, dia mengusap perut buncit nya, kenapa sekarang di malah takut jika Bastian mengetahui kehamilan nya dan mengambil anak-anak nya.


"Apapun yang terjadi Mimi ngak akan biarkan si kutu kupret ngambil kalian dari Mimi, kalian akan aman bersama Mimi, tentu nya tanpa ibu tiri." ucap Fallen sambil terus mengusap perut nya.


_________

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️


__ADS_2