Salah Ranjang (Hot Daddy)

Salah Ranjang (Hot Daddy)
Suami Perhatian.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Kebahagian keluarga kecil Bastian lengkap lah sudah, seorang istri yang cantik dan juga tiga bayi mungilnya.


membuat Bastian untuk sekarang menjadi pria yang sedang berbahagia.


"Hallo Kira." ucap Bastian sambil mengusap pipi Putri bungsu nya.


Bukkk!!


'Sayang.." Bastian mengerucutkan bibirnya tidak terima mendapatkan pukulan kecil di lengan nya.


"Jangan pegang Bas, kulit bayi sensitif nanti anak kita pipi nya merah-merah." kata Fallen memberikan peringatan untuk sang suami agar tidak sembarangan memegang bayi nya.


"Aku bukan ulat sayang, aku Pipi nya." kata Bastian.


Membuat Fallen balik menatap suaminya kesal.


"Aku tau, tapi tidak baik memegang bayi saat tangan kotor, sana pergi ke kamar mandi dulu cuci tangan." kata Fallen lagi.


Mana bisa dia membiarkan suaminya yang baru selesai menyuapi nya itu memegang anak-anak nya, terkecuali kalau tangan Bastian bersih tidak bau sup ayam.


"Baiklah, aku ke kamar mandi dulu." Bastian akhirnya mengalah dan memilih masuk ke kamar mandi.


Fallen menatap putri bungsu nya yang manja itu, box bayi nya memang sudah di pindahkan ke ruangan yang sama dengan nya, semua itu jelas atas permintaan Fallen yang tidak mau di jauhkan dari si kembar.


Babby Syakira Putri bungsu nya nampak kembali memejamkan matanya setelah mendapatkan asi nya.


Dan untungnya asi Fallen keluar banyak jadi Fallen tidak perlu khawatir tidak bisa meny*sui ketiga bayi nya.


"Uh cantik nya Mimi lagi minum susu ya." ucap Fallen dengan wajah sumringah nya.


Pengalaman pertama nya meny*sui bayi tentunya tidak lah mudah untuk Fallen, tapi untung nya Fallen tidak terlalu kesusahan dalam melakukan kewajiban nya itu, sebelumnya di les kehamilan Fallen sudah di ajarkan beberapa cara meny*sui yang enak untuk si bayi ataupun ibu yang meny*sui nya.


"Aku gendong boleh ya." ucap Bastian ingin menggendong Babby Syakira.


Fallen memberikan bayi nya pada sang suami, Bastian dengan wajah senang menimang putra bungsu nya, lalu memberikan kecupan kecil di pipi sang putri.


"Kak Syaka sama kak Kila bobo terus ya, ngak kaya adik Kira yang mau cucu terus." ucap Bastian berkata dengan nada so imut nya, membuat Fallen terkekeh pelan menonton nya.


Tiba-tiba..


Oekkk !!


Suara tangisan si sulung Syaka mulai terdengar, membuat Bastian langsung berjalan ke arah box bayi putra sulung nya.


dan saat itulah dia melihat Syaka yang seperti tidak nyaman dalam tangis nya.


"Sayang, Syaka ko aneh." ucap Bastian.


"Aneh apanya?." tanya Fallen ingin bangkit dari ranjang nya, tapi dengan cepat di tahan oleh Bastian.


"Jangan berdiri, dokter bilang jahitan di itu kamu masih basah, duduk saja aku akan menidurkan Babby Kira setelah itu baru membawa Babby Syaka." kata Bastian.


Fallen hanya mengangguk dan melihat apa yang di lakukan suaminya..

__ADS_1


dengan gerakan perlahan Bastian kembali menidurkan Babby Kira di box bayi nya.


Hal itu mengundang senyuman bahagia di wajah Fallen, yang tidak menyangka jika suaminya bisa di andalkan dalam waktu urgent seperti ini.


"Mama lihatlah menantu Mama, dia sedang sibuk mengurus cucu Mama, doakan aku sama Bastian ya Ma, semoga aku dan suamiku bisa menjadi orang tua hebat seperti Mama." batin Fallen dengan mata yang terus menatap ke arah suaminya.


Setelah berhasil menidurkan Babby Kira kini Bastian beralih menggendong Babby Syaka.


lalu berjalan mendekati sang istri tercinta dengan Babby Syaka yang ada di gendongan nya.


"Syaka pipis, ambilin popok nya tolong." ucap Fallen meminta tolong.


Bastian mengangguk lalu mengabulkan apa yang di minta istrinya.


Fallen mengganti popok sang putra yang ternyata pipis, lalu menganti popok nya dengan yang baru.


"Buang nih, tolong." kata Fallen lagi.


Bastian menghela nafasnya lalu mengambil pempers bekas itu, dan di masukkan ke dalam kresek kecil lalu di buang ke tong sampah yang ada di bagian samping.


"Uh cup..cup anak Mimi mau apa sih, mau susu ya sayang." ucap Fallen kembali membuka sedikit kancing baju nya.


Dan keluarlah gundukan favorit Bastian yang menggoda untuk di mainkan itu.


membuat Bastian yang melihatnya langsung menelan ludah nya kasar.


Bastian menggelengkan kepalanya saat merasa dirinya juga ingin melakukan hal yang sama dengan Babby Syaka.


"Stop berpikir mesum, aku tau apa yang kau pikirkan." celetuk Fallen yang sudah paham dengan tingkah suaminya.


Bastian menyengir kuda saat kemesuman nya sudah tercium sang istri.


Fallen menggelengkan kepalanya.


"Siapa yang bilang seminggu?." tanya Fallen.


"Memang nya berapa lama aku harus puasa?." tanya Bastian menatap istrinya dalam, berharap bisa di percepat menjadi tiga hari lagi.


"Satu bulan dua minggu, yang artinya lebih dari 40 hari, tapi karena aku baik jadi aku akan memberikan waktu 40 hari saja." kata Fallen santai tanpa beban.


Tapi tidak dengan wajah Bastian yang tidak ada santai nya dan malah melongo kaget.


bagaimana tidak mana bisa seorang Bastian menahan nya selama itu, bahkan satu minggu pun berasa satu tahun untuk Bastian.


Apalagi ini yang 40 hari, istrinya benar-benar ingin melihat nya menjadi suami kesepian.


"Itu terlalu lama sayang." rengek Bastian.


"Jangan banyak komplen, itu sudah termasuk kedalam ajaran Islam, kalau ngak percaya sana tanya aja sama Mom dan Ibu, mereka juga akan mengatakan hal yang sama ko." lanjut Fallen lagi yang membuat Bastian menghela nafasnya pasrah.


Malam hari nya Tara dan Darrel menjenguk Twins S bersama-sama, tentunya itu semua karena permintaan Mom Dena dan Ibu Rosalina yang menyuruh Darrel untuk datang bersama Tara.


Sedangkan kedua ibu peri itu sedang sibuk dengan urusan nya sendiri, entah apa yang di lakukan dua singa betina galak itu tapi Darrel yakin jika kedua ibu nya itu sedang membuat rencana aneh lagi.


"Selamat ya kak." ucap Tara ikut senang dengan lahirnya ketiga keponakan nya.


"Makasih Tar, oh iya kalian kesini berdua aja?." tanya Fallen pura-pura tidak tau dengan rencana mertuanya.

__ADS_1


Tara dan Darrel mengangguk bersamaan.


"Iya.." sahut keduanya bersamaan juga.


"Cie, yang apa-apa bareng." celetuk Bastian yang sedang menatap ketiga anak-anak nya yang sedang tertidur.


Fallen menggelengkan kepalanya, suaminya bisa saja membuat Tara takut sebelum mencoba.


Fallen pernah muda, dan saat remaja Fallen juga pernah ada situasi Tara dimana dia tidak suka di olok-olok atau di jodoh-jodohan oleh teman atau sekitarnya.


"Sayang beliin aku bubur kacang ijo dong." pinta Fallen.


"Heh, beliin kakak ipar bubur kacang ijo gih." Bastian malah balik menyuruh Darrel.


"Beli aja sendiri." sahut Darrel malas.


"Dua-duanya, sana keluar beliin kita makanan." titah Fallen dengan wajah so manis nya.


Membuat Bastian dan Darrel saling melirik lalu menghela nafasnya kasar.


"Iya kita pergi." akhirnya keduanya memilih menurut keinginan Fallen, dan keluar dari ruangan VIP yang di tempati Fallen.


Setelah kepergian Bastian dan Darrel kini tinggallah Fallen dan Tara juga si kembar.


"Gimana ujian nya?." tanya Fallen.


Tara menarik kursi nya lalu duduk di dekat ranjang Fallen.


"Susah kak, aku udah nyoba berusaha sebisa aku, tapi ya gitu tiap di sekolah rasanya blenk banget." jelas Tara dengan hembusan nafas kasar nya.


Fallen tersenyum, satu hal yang mungkin berbeda dari nya dan Tara.


Fallen sangat suka belajar dan juga selalu bisa mendapatkan nilai bagus di sekolah, tapi tidak untuk Tara sepertinya Tara lebih sulit dalam hal pelajaran.


"Besok masih ujian?." tanya Fallen.


Tara mengangguk cepat.


"Besok ujian terakhir, dan yang paling susah, huh..bahasa Inggris." jelas Tara lagi.


Fallen terdiam sebentar lalu sedetik kemudian dia tersenyum.


"Minta ajarin Darrel, dia pintar bahasa Inggris, coba baikin dulu emang kamu mau gagal dalam satu pelajaran?." ucap Fallen.


Membuat Tara menggelengkan kepalanya.


"Ngak mau, nanti di ciu___" ucap Tara terhenti dan langsung menutup bibirnya.


Yang membuat Fallen langsung melirik Tara dengan ekspresi wajah kepo nya.


"Kamu udah di apain aja sama si bule setengah?." tanya Fallen.


Dan__


__________


🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️


__ADS_2