Salah Ranjang (Hot Daddy)

Salah Ranjang (Hot Daddy)
Kedatangan wanita bule.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Tok.. tok..tok..


Suara ketukan pintu itu membuat Fallen langsung mengeretakan gigi nya, kesal.


Fallen baru selesai sholat magrib dan dengan mukena yang masih menempel di tubuh nya Fallen berjalan ke arah dapur.


Mengambil sapu lidi untuk memukul tamu tak di undang nya, Fallen yakin seyakin-yakinnya jika tamu tak di undang itu adalah Bastian si kutu kupret.


"Maaf twins, tapi Mimi harus galak biar ngak di tindas terus, kalian harus dukung Mimi." ucap Fallen yang mengusap perut buncit nya dulu sebelum berjalan ke arah pintu.


Ceklek..


"Hia !!"


Gerakan tangan Fallen terhenti karena melihat sosok ibu-ibu yang tidak di kenali nya.


Fallen menjatuhkan sapu lidi nya ke bawah, lalu menatap ibu-ibu di depan nya.


"Siapa ya?." tanya Fallen kebingungan.


Mom Dena menatap intens Fallen dari atas sampai bawah, dia tersenyum kecil karena Fallen benar-benar sama seperti yang ada di foto, bahkan lebih cantik asli nya.


Sebelum nya Mom Dena sudah menunggu waktu ini dari dua hari yang lalu, dia kesal karena Bastian tak kunjung membawa Fallen pulang maka dari itu Mom Dena meminta Anton untuk mengantarkan nya ke rumah Fallen.


"Pasti Bastian gagal naklukin bumil, dasar ya anak itu bisa nya cuman nanam bibit tapi ngak tau cara membuat pohon nya nyaman." batin Mom Dena.


"Bu!" Fallen menepuk pelan lengan Mom Dena.


Membuat Mom Dena sadar dari lamunan nya dan langsung tersenyum sumringah, dan tentu nya hal itu membuat Fallen ngeri dan takut.


"Apa ibu ini tetangga baru? dan mungkin dia ngak paham sama bahasa aku ya?." batin Fallen yang melihat wajah Mom Dena seperti bule.


"Sorry ma'am, who are you and what is your interest in my house?."


"Maaf Bu, anda siapa dan ada kepentingan apa ke rumah saya?." tanya Fallen akhirnya memilih menggunakan Bahasa Inggris.


"Panggil saja Mom jangan Ibu, Mom adalah mertua kamu cantik." kata Mom Dena santai, bahkan langsung memeluk Fallen dengan wajah senang nya.


"Kamu cantik, Bastian benar-benar pintar mencari istri." lanjut Mom Dena lagi masih memeluk Fallen.


Fallen membulatkan matanya mendengar nama Bastian Pipi anak-anak nya yang di sebut-sebut, apa benar wanita di depan nya itu adalah Mom nya Bastian?.

__ADS_1


Setelah pelukan itu terlepas Mom Dena melihat wajah Fallen yang seperti nya masih bingung.


Dan dengan santainya Mom Dena berkata..


"Mom punya cidera di kaki, ayo ajak Mom duduk."


Fallen mempersilahkan ibu-ibu yang mengaku sebagai Mom Bastian itu masuk ke rumah nya.


Mom Dena langsung mendaratkan bokong nya di sopa.


Matanya melihat ke sekeliling rumah minimalis menantunya, semua ini mengingatkan dirinya pada masa lalu nya setelah Mom Dena di campakkan suami nya dulu.


"Silahkan di minum, Bu." kata Fallen sambil menaruh segelas air putih di meja kecil nya.


"Terimakasih cantik, apa kehamilan mu merepotkan mu cantik?." tanya Mom Dena melirik Fallen.


Fallen terdiam, dari mana Mom Bastian tau? tapi saat mengingat Bastian dia jadi paham.


Fallen menggelengkan kepalanya pelan.


"Tidak Bu, mereka baik." sahut Fallen.


"Panggil Mom saja, biar sama seperti Bastian." kata Mom Dena.


"Maaf, saya ngak bisa Bu." sahut Fallen memilih menunduk.


"Sehat-sehat ya cucu Oma, jangan susahkan Mommy kamu ya." ucap Mom Dena sambil mengusap perut Fallen.


"Berapa bulan cantik?." tanya nya masih betah mengusap perut Fallen.


Fallen kegelian, tapi dia mencoba untuk biasa saja, anak-anak nya benar-benar nakal, giliran di pegang Bastian saja Fallen tidak merasakan geli, sedangkan saat bagian Mom Dena yang mengusap perut nya Fallen malah merasakan rasa geli.


"Emm..tiga bulan lebih Bu." sahut Fallen.


"Tiga bulan?." Ulang Mom Dena sambil menatap Fallen.


Fallen mengangguk kecil, Apa Bastian tidak mengatakan jika Fallen hamil sudah tiga bulan pada Mom nya?.


"Tiga bulan sebesar ini?." ulang Mom Dena kaget.


Dia berpikir sebesar apa cucu nya di dalam perut menantu nya, dia pikir Fallen sudah 6 bulan karena tubuh Fallen yang memang lebih berisi membuat buncitannya terlihat lebih besar.


"Saya hamil anak kembar tiga Bu, jadi buncitannya akan terlihat lebih besar dari pada kehamilan biasanya." jawab Fallen.


Kembar tiga?

__ADS_1


Cucu nya sekali keluar langsung tiga?.


Mom Dena menggelengkan kepalanya, dia tidak menyangka jika keturunan nya ternyata sangat ahli dalam bercocok tanam, apalagi Bastian anak tengil nya yang ternyata sangat lihai dalam masalah kamar itu berhasil memecahkan rekor.


"Awas kau Bas, Mom akan buat kau tidak bisa bertemu dengan Fallen!, berani nya menyembunyikan masalah sebesar ini pada Mom." batin Mom Dena kesal karena baru tau kabar baik nya.


Tiba-tiba terdengar suara adzan Fallen yang masih punya wudhu memilih wudhu lagi, dia berjalan ke arah kamar mandi dengan hati-hati, dan keluar dari kamar mandi setelah memiliki wudhu.


"Apa ibu mau sholat berjamaah bersama saya?." tanya Fallen yang ingin masuk kamar.


Mom Dena terdiam sebentar, lalu beberapa detik kemudian dia mengangguk.


"Tunggu sebentar ya, Mom belum punya wudhu." sahut nya berjalan ke arah kamar mandi.


"Gadis Sholehah di buang giliran ****** di angkut, dasar Bastian bodoh!" gumam Mom Dena kesal bukan main pada putra nya.


Fallen menunggu sambil menyiapkan sejarah dan mukena untuk Mom Dena.


Fallen memang kesal pada Bastian tapi tidak pada Mom Dena, dia tidak pernah mendedikasikan hidupnya untuk membenci satu orang bersama keluarga nya.


Disini letak kesalahan ada pada Bastian, jadi Fallen tidak akan bersikap galak seperti yang dia lakukan pada Bastian.


Keduanya sudah siap untuk sholat bersama, Fallen meminta Mom Dena yang menjadi imam sholat nya malam ini, dan tentu saja Mom Dena dengan senang melakukan nya.


Keduanya mulai sholat dengan khusyuk, dan setelah melakukan kewajiban yang empat rakaat itu Fallen langsung mencium punggung tangan Mom Dena, yang langsung di balas dengan pelukan Mom Dena.


"Maafkan Bastian ya Fallen, Mom tau apa yang di lakukan anak Mom benar-benar telah kelewatan dan juga pasti menyakiti hati mu, jika saja Mom tau Mom pasti tidak akan membiarkan semua itu terjadi pada mu, maafkan Mom yang tidak bisa membuat mu bahagia saat menikahi anak Mom." ucap Mom Dena saat memeluk Fallen.


Deg..


Apa ini?


Mom Bastian menangis menyesali semua kesalahan Bastian?.


"Bu, sudahlah itu semua sudah berlalu, jangan menangisi yang sudah terjadi." kata Fallen.


Membuat Mom Dena tersenyum saat memeluk Fallen.


"Dasar Bastian bodoh, katanya Fallen galak mana ada galak nya? yang ada Fallen itu manis Sholehah dan juga wanita baik, awas saja kalau ketemu kau Bas! " batin Mom Dena.


_________


🌹🌹🌹🌹🌹


Gimana ya kalau Bastian tau kalau Mom Dena udah star duluan 🤣

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️


__ADS_2