Salah Ranjang (Hot Daddy)

Salah Ranjang (Hot Daddy)
kembali puasa


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Apa kau menikmati nya Jenn?" tanya Juan.


Jenn tidak menjawab, dia sibuk memegang seprei nya, sedari tadi Juan terus saja bertanya di permainan nya, membuat Jenn sebal saja karena tingkah bawel suaminya.


"Coba gaya baru, aku ingin kamu yang ada di atas nya Jenn." kata Juan, malah menghentikan nya di tengah jalan.


Jenn kesal sekali, apa ini malam pertama yang di rasakan oleh pengantin baru? kenapa suaminya sangat bawel, bawel sekali.


Kesal? tentu saja dia kesal, tapi melihat cinta suaminya Jenn menjadi luluh dan memilih melakukan apa yang di minta Juan, toh dia juga merasakan hal yang sama seperti suaminya.


"Seperti ini?" Jenn tertawa, rasanya malu saat melihat dirinya yang tidak memakai apa-apa mengkungkung-kung tubuh suaminya.


Haha..


Jenn sekali lagi tertawa, tidak ada wajah seorang wanita yang kesakitan saat merasakan untuk yang pertama kalinya, Jenn bukan wanita cengeng, apalagi selama permainan nya suaminya yang bawel itu terus saja bersuara seperti radio rusak.


"Iya, say.. ang.. ha ha." Juan tertawa saat melihat Jenn yang terlihat seksi di atas tubuhnya.


Wle..


Kenapa semuanya harus di bawa serius, Juan ingin malam pertama yang berbeda, pernikahan memang hal yang sangat serius dan tidak bisa di anggap main-main, tapi tatap saja Juan ingin memiliki kehidupan pernikahan yang lebih berwarna.


Dan inilah caranya untuk mencairkan suasana nya yang tegang, Juan tau jika malam pertama nya aneh tapi pada akhirnya dia menang dan mendapatkan mahkota kehormatan sang istri tersayang nya.


Suara keduanya kembali terdengar saat Juan membalikan tubuhnya, di mana sekarang giliran dia yang memimpin permainan nya.


Jenn kembali menjerit tak kala Juan yang terlalu gagah itu, tapi meski begitu dia masih bisa menahan nya karena Jenn tidak suka kekalahan.


"Tahan.." kata Juan.


Jenn mengangguk, dia memasukan dua jari nya agar dia tidak menjerit lagi.


dan pada akhirnya Juan kembali merasakan nya setalah dua kali di mengeluarkan nya.


"Sudah dulu ya, besok lagi sekarang kita tidur." Juan tumbang di samping Jenn.


Deru nafas keduanya sama-sama cepat, Jenn dan Juan mencapai kepuasan nya setelah dua jam keduanya bergelut, dan anehnya Jenn malah masih ingin lagi.


Tapi melihat Juan yang memejamkan matanya membuat Jenn hanya bisa menghela nafasnya panjang.


"Dasar pria menyebalkan kau kalah! tapi ahk sangat menyukai mu." gumam Jenn sambil mencium pipi Juan.


Jenn menatap wajah pria yang kini tertidur di samping nya itu, setelah apa yang keduanya lakukan barusan kini keduanya sudah tidak menyandang status perawan dan perjaka lagi.

__ADS_1


"Aku mencintaimu.." ucap Juan dengan mata terpejam.


Astaga, bisa-bisa nya suaminya masih mengatakan itu di dalam tidurnya, membuat Jenn semakin terbuai saja.


Juan benar-benar membuat Jenn merasa di cintai begitu besar.


Mungkin ini lah yang di namakan kalau sudah cinta urat malu pun mendadak hilang, Jenn tidak tau kemana pergi nya Jenn si kaku yang tegas, yang jelas Jenn merasa jika dirinya yang sekarang adalah wanita yang penasaran akan segala hal.


"Kau membuat aku gila pria muda, dan aku tidak mau tau kau hanya akan menjadi milik ku, hanya milik Jenny." kata Jenn sambil menarik selimut untuk menutupi tubuh keduanya, setelah itu Jenn memeluk tubuh polos suaminya dan ikut terpejam.


Pagi hari nya Jenn bangun pagi-pagi sekali, karena tidak mau membangun suaminya Jenn memilih turun dari ranjang secara diam-diam, dan masuk ke kamar mandi tanpa meninggalkan suara sedikit pun.


Dan beberapa menit setelah kepergian Jenn Juan yang mendengar suara gemericik air mengerejapkan matanya, dan saat Juan membuka matanya lebar-lebar Juan tidak melihat istrinya.


Alih-alih mencari keberadaan istrinya Juan malah fokus melihat seprei yang kini telah kotor itu, darah yang ada di seprei itu berhasil membuat pria tampan itu tersenyum.


"Terimakasih Jenn, aku mencintaimu." gumam Juan masih menatap seprei kotor itu.


Ceklek..


Pintu terbuka!


"Astaga anak kurang ajar! pakai baju mu!" suara Mami Anita nampak sangat kaget.


Juan replek melirik ke arah pintu, dan dia kaget melihat Mami nya yang melotot ke arah nya, sadar akan sesuatu yang tidak di tutupi Juan langsung menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.


"Mami mesum ihk, ketok dulu kalau masuk." kata Juan malu.


Juan sangat malu, ini pertama kalinya dia ketahuan tidak memakai celana oleh Mami nya, biasnya Mami nya hanya melihat nya yang pakai CD saja, itupun saat dia masih SMA yang masih selalu di bantu berpakaian oleh Mami nya.


"Buruan mandi, kita harus sholat berjamaah." kata Mami Anita.


"Nggak libur Mi?" tanya Juan asal.


"Mau libur atau mau ini?" melayangkan sapu lidi ke atas dan siap di lemparkan ke arah putra nya.


Juan bergedik melihat itu, Mami nya memang seperti itu, selain bawel juga selalu memperlakukan Juan layak nya anak SD yang masih harus apa-apa di ingatkan.


"Mami duluan aja, aku nyusul bentar mandi dulu." kata Juan, akhir nya memilih mengalah dan tidak mau memperpanjang masalah.


Mami Anita menutup pintu, dia mengelus dada nya pelan, lalu menghembuskan nafas nya kasar.


"Bagaimana mungkin aku bisa meninggalkannya, Juan selalu membuat aku khawatir untuk tidak mengkhawatirkan nya." gumam Mami Anita sedih.


Penyakit nya sudah tidak bisa di tutupi lagi, lama kelamaan putra nya pasti akan mengetahui fakta kebenaran nya, jika Mami nya ini sedang sakit, bahkan mungkin tidak akan bertahan lama.


Dan itu makanya Mami Anita meminta Juan untuk cepat-cepat menikah, dia ingin ada seseorang yang memiliki sifat kedewasaan yang bisa membuat Juan menjadi pria dewasa, Mami Anita sadar jika dia terlalu memanjakan Juan dan terkesan mengekang putra nya untuk selalu berdekatan dengan nya.

__ADS_1


Beberapa jam berlalu..


Setelah selesai sarapan Jenn dan Juan langsung masuk kamar, itu karena Jenn yang tiba-tiba mengeluhkan sakit perut nya.


"Juan ini jahe hangat, coba kasih minum Jenn ini." kata Mami Anita di ambang pintu.


"Makasih Mami." kata Jenn dan Juan.


"Sama-sama, kamu sehat-sehat ya sayang." balas Mami Anita sambil memberikan minum nya pada Juan.


Juan membantu Jenn untuk minum, dan setelah Jenn minum wanita yang baru masih berstatus pengantin baru itu langsung mencoba menutup matanya berharap sakit di perutnya hilang.


Tapi baru beberapa detik Jenn menutup matanya tiba-tiba Jenn merasakan tidak nyaman di bagian bawah nya, yang membuat Jenn replek memegang bagian bawahnya.


Juan yang melihat itu tersenyum dan melirik Mami nya.


"Mami peka dong, Jenn itu lagi mau anu, Mami keluar gih aku dan Jenn mau ritual dulu." Juan berkata santai, membuat Mami Anita sebal dengan tingkah putranya, tapi dia tetap keluar.


Harapan Mami Anita Jenn dan Juan cepat memberikan nya cucu, karena sebelum dia pergi dia ingin sekali melihat cucu nya, meski dia tidak tau sampai kapan penyakit nya ini akan berhenti membuat nya sakit.


"Ayo sayang, aku juga lagi mau kok nggak apa masih siang juga, ada AC yang bikin dingin." lanjut Juan.


Tapi Jenn tidak menyahut, Jenn malah membuka celananya dan kaget saat melihat darah yang ada di CD nya.


Waww !!


Juan kaget, dia tidak tau jika dia se gagah itu sampai membuat istrinya berdarah bagian int*m nya.


"Aku terlalu kasar ya, maaf." Juan merasa bersalah.


Jenn kaget melihat Juan yang terisak-isak, dia langsung menggelengkan kepalanya, apa yang di pikirkan suaminya, jelas-jelas dia sedang menstruasi.


Tapi yang Jenn sesalkan kenapa harus sekarang, padahal jiwa pemasaran nya akan semua hal sedang dalam masa aktif-aktif nya, benar-benar menyebalkan.


"Sayang tolong minta pembalut ke Mami dong, aku menstruasi." kata Jenn.


"Kamu mentruasi, bukan pendarahan karena semalam?" tanya Juan polos.


Dan Jenn hanya mengangguk.


"Aku puasa lagi berarti?" tanya Juan lagi.


Jenn mengangguk lagi, membuat Juan yang melihat itu langsung melihat ke bawah sana, dimana adik kecilnya yang terlihat menyedihkan karena hanya merasakan sekali di saat menjadi pengantin baru.


"Sabar nanti aku kasih 20 ronde pas udah beres menstruasi nya." kata Jenn sambil mengusap pipi suaminya.


________

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹


jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗


__ADS_2