Salah Ranjang (Hot Daddy)

Salah Ranjang (Hot Daddy)
Perbedaan di setiap kamar.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Satu persatu acara nya pun selesai, Tara yang sudah kelelahan dengan acaranya itu nampak duduk di kursi pelaminan di temani sang kakak yaitu Hana.


"Gimana kak, tadi ibu bikin ulah nggak?." tanya Tara.


"Tenang aja, semuanya aman meski tadi ibu sempet caper sama beberapa istri-istri pengusaha dan bilang kalau dia itu ibu nya pengantin wanita." jelas Hana.


Tara menghembuskan nafas nya kasar, dia sudah menduga jika ibu nya akan rempong begitu.


"Makasih ya kak udah mau bantuin aku buat ngelancarin hari bersejarah aku." ucap Tara lagi.


Hana menggelengkan kepalanya.


"Sama-sama, kakak senang karena akhirnya adik kakak udah ada tanggung jawab nya, tapi yang pantas nerima ucapan terimakasih itu bukan kakak loh sayang, tapi keluarga Fallen dan Bastian, mereka yang berjasa di acara besar kamu ini." kata Hana sambil tersenyum.


Apa yang di ucapkan Kakak nya adalah benar, acara ini tidak akan berjalan dengan lancar tanpa bantuan keluarga Fallen dan Bastian yang sangat berperan penting di acara besar nya ini.


Tara memeluk sang kakak sebagai tanda jika rasa sayang nya tidak akan pernah berubah meski mereka sudah menikah sekalipun, begitupun dengan Hana yang memberikan pelukan pada adik tersayang nya yang sekarang sudah menjadi seorang istri dari Darrel.


"Jangan suka ngelawan sama suami, denger apa kata suami ya, dan satu hal lagi kamu nggak boleh jadi wanita lemah, jika ada yang menindas balas mereka dengan cara cantik, kamu paham kan maksud kakak." ucap Hana di sela pelukan nya.


"Aku paham, seperti kakak yang banyak melawan pelakor dan mertua jahat aku juga akan menjadi singa betina kaya kakak, tapi untungnya aku punya mertuanya baik dan smart kaya Mom dan Ibu." sahut Tara, lalu melepaskan pelukan nya.


"Maka dari itu jangan kecewakan mereka, belajar yang bener kejar nilai yang tertinggal jangan buat mereka kecewa, kamu beruntung punya keluarga baru yang sangat sayang sama kamu." lanjut Hana sambil tersenyum.


Sedangkan di kamar hotel yang di tempati Twins S, nampak Fallen dan Bastian yang sedang duduk di sopa, kedua nya malam ini akan tidur dengan anak-anak nya.


Meski memiliki tiga pengasuh tapi Bastian dan Fallen tidak mau lepas tanggung jawab begitu saja, apalagi tadi hampir sepanjang hari Twins S di pegang para pengasuh, Fallen dan Bastian membiarkan pengasuhnya untuk Istirahat karena mereka juga paham kalau mengasuh bayi yang sedang aktif-aktif nya itu sangatlah melelahkan.


"Sayang ayo tidur." ajak Bastian sambil berdiri.


"Ini asi terakhir." ucap Fallen sambil menguap.


Bastian mengambilnya lalu dia simpan di kulkas yang sengaja dia sewa di kamar hotel nya untuk menyimpan susu anak-anak nya.


"Sudah, ayo."


Fallen bangkit dari duduknya lalu berjalan ke arah ranjang king size nya, di tengah-tengah ada tiga anak-anak nya yang sudah tertidur,


karena sudah mengantuk berat Fallen langsung memejamkan matanya.


Bastian yang melihat istrinya sudah terlelap hanya tersenyum.


"Fallen pasti sangat kelelahan, kasihan." gumam Bastian pelan, ia bangkit dari tempat tidur lalu berjalan mendekati istrinya.


Cup..


"Good night honey." bisik Bastian di telinga sang istri.


Saat akan ikut merebahkan tubuhnya di dekat anak-anaknya tiba-tiba terdengar suara isakkan kecil, membuat Bastian langsung melirik ke tiga anak nya, mencari siapa pemilik suara itu.


Dan saat sudah ketahuan siapa pemilik suara isakkan kecil itu Bastian langsung memangku bayi montok nya, ternyata yang menangis itu adalah Syakira.


Tidak mau mengganggu istrinya yang baru terlelap Bastian memilih untuk menjadi suami serba bisa.

__ADS_1


"Oh, my God, this is the perfect time for us to date my little girl."


"Astaga, ini waktu yang tepat untuk kita berkencan gadis kecil ku." ucap Bastian sambil menggendong Syakira yang mulai mengeluarkan suara isak nya.


Bastian mengambil asi untuk Syakira, lalu melangkahkan kaki nya untuk berjalan ke arah ruangan yang ada di sudut kamar nya.


dia memang sengaja mengambil ruangan yang lebih besar untuk anak-anak nya.


Meninggalkan Bastian yang sedang menghabiskan malam nya dengan menidurkan anak-anak nya yang bangun kita beralih ke salah satu kamar yang cukup angker.


Yaitu kamar pengantin baru, di ranjang itu Tara yang ada di bawah selimut nampak tidak bisa diam terus menggerakkan kaki nya, layaknya gadis ABG yang penasaran akan semua hal Tara juga sedang menunggu saat-saat penyergapan nya.


"Di vidio kaya nya nggak se horor ini deh." batin


Tara aneh.


Sebelum nya Tara memang sudah menonton flm drakor pernikahan, dan di sana di perlihatkan jika setelah menikah suami di film-film pasti menggendong istrinya ke kamar lalu..


"Arghh kaya nya pikiran aku aja yang liar." batin Tara, tangan kaki bibir raut wajah tidak bisa di kendalikan.


Mendapatkan terus pergerakan membuat Darrel yang semula mengantuk kerena ingat janji nya itu langsung melirik sang istri yang nampak salah tingkah itu.


"Tar.."


"Apaan."


"Kamu___" ucap Darrel terhenti karena tiba-tiba Tara memeluk nya.


"Aku udah jadi istri ya?." tanya Tara konyol.


Dan Darrel hanya menganggukkan kepalanya.


Yang mana membuat Darrel langsung seketika menyibakkan selimutnya dan mengkungkung-kung Tara.


"Kamu yang minta kan?." tanya Darrel.


Melihat Darrel yang seperti itu Tara mengerutkan keningnya aneh, tapi dia tetap mengangguk kecil.


"Bukannya minta duluan itu pahala nya gede ya?." cicit Tara pelan.


Darrel tersenyum lalu mengecup beberapa titik di wajah istri kecilnya itu.


"Ih istriku makin pinter." puji Darrel dengan senyuman menyeringai nya.


Tara menatap Darrel yang kini telah menatap nya, dan saat akan mencium bibir Tara tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu kamar nya, membuat Tara langsung menyingkirkan tubuh Darrel dari atas tubuh nya.


"Siapa?." tanya Darrel.


Tara mengangkat bahunya ke atas, dia tidak tau.


"Aku cek dulu ya." kata Tara berjalan ke arah pintu.


Ceklek..


"Mom."


"Ibu Ros."

__ADS_1


"Ibu kenapa?."


"Dia encok, katanya mau di pijitin Darrel anaknya."


Tara mengangguk, dia kembali ke ranjang setelah menutup pintu lalu menepuk pelan lengan Darrrel yang pura-pura tertidur itu.


"Bangun, Ibu encok nya kumat, katanya mau di pijat sama kakak." ucap Tara.


Tapi Darrel yang sudah tau akal-akalan ibu dan Mom nya tidak mau bangun, dia tetap pura-pura tertidur karena Darrel sudah antisipasi jika malam pertama nya pasti akan di gagalkan dua ibunya itu.


Huh..


Melihat Darrel yang tak kunjung bangun membuat Tara mendengkus sebal.


sampai akhirnya..


Dutttttttttttt..


Tara kentut.


"Duh sakit perut, Pop dulu ahk." ucap Tara, lalu berjalan masuk ke kamar mandi.


Meninggalkan Darrel yang langsung mengibas-ngibaskan tangan nya kebauan.


"Untung cinta, kalau nggak dah mati keracunan kentut bau aku." gumam Darrel sambil menutup hidung nya.


Lain hal nya dengan malam pengantin Tara dan Darrel yang aneh, di kamar ke empat teman Tara terlihat ke empat pemuda yang sudah memiliki posisi tidur masing-masing.


"Lex gue nggak bisa tidur dengan lampu menyala." Hadian yang matre bin hemat mulai resah karena matanya terus melihat ke atap.


"Nah gue malah nggak bisa lampunya mati." Alex menjawab dengan posisi yang sama yaitu rebahan dan mata menatap ke atap, enyahlah mungkin menunggu cicak bertelor.


"Kalian berdua berisik banget sih, tidur aja nanti juga mimpi indah." Kata Dani si cool mulai terusik dengan perdebatan kecil Alex dan Hadian.


Hadian kembali mencoba memejamkan matanya, tapi tetap saja dia masih tidak bisa tidur, di liriknya Toni yang tidur terlelap membuat Hadian mengusap pipi Toni pelan.


"Nikah yuk, tenang saja kalau nikah sama aku kamu akan hidup terjamin." Toni berbicara dengan mata terpejam nya.


Membuat ketiga pemuda yang masih terjaga itu langsung kaget berjamaah.


"Lagi mimpi nembak cewe tuh." ucap Dani.


"Bisa jadi juga lagi ngelamar cewe." Alex ikut menimpali.


Sampai akhirnya..


"Jangan-jangan si Toni lagi enak-enak di mimpinya." celetuk Hadian sambil menutup bibirnya.


"Mesum Lo, haha ketahuan." ucap Alex dan Dani bersamaan membuat Hadian cengengesan malu.


_______


🌹🌹🌹🌹🌹


Setelah baca ini bagusnya baca


Salah Ranjang (Pria Buta), biar nyambung halu nya😅🤗

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️


__ADS_2