
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
"Eughh.." Fallen membuka matanya saat merasakan sinar mentari yang menembus kaca dan menyorot ke wajah nya.
"Selamat pagi sayang." ucap Bastian dengan senyuman manis nya.
Membuat Fallen mengulum senyum nya,
"Pagi." balas nya singkat masih dengan senyuman nya.
Bastian berjalan mendekati tempat tidur, lalu mendudukkan bokong nya di tempat tidur sambil memegang tangan istrinya.
"Bagaimana?." tanya Bastian.
Fallen mengerutkan keningnya bingung.
"Bagaimana apa nya?." tanya balik Fallen.
"Bagiamana apa aku masih hebat dalam urusan ranjang." tanya Bastian lagi.
Yang seketika membuat pipi Fallen menjadi memerah bak kepiting rebus, mendengar ucapan suaminya membuat dia kembali mengingat malam panas nya tadi.
Suaminya kembali berhasil membuat nya kehilangan kendali dengan permainan nya, dan membuat Fallen bisa tidur hanya empat jam.
"Kenapa diam? apa permainan ku kurang panas?." lanjut Bastian.
"Kamu selalu menang." sahut Fallen cepat.
"Dan dimana anak-anak?." lanjut Fallen bertanya.
"Anak-anak sedang jalan-jalan pagi bersama pengasuh nya, mereka mengerti kalau Mimi Pipi nya butuh waktu untuk membuat adik baru." jawab Bastian santai membuat Fallen terkejut.
Bahkan anak-anak nya masih enam bulan dan suami mesum nya bahkan sudah berniat membuat anak lagi, memang Bastian yang mesum.
"Kita akan nambah anak nanti, kalau twins berusia empat atau lima tahun. Aku tidak mau bersikap tidak adil, biarkan mereka mendapatkan kasih sayang dari kita tanpa harus ada kata iri." kata Fallen bijak.
Fallen pernah menonton flm yang memiliki banyak anak, bagaimana cara kita membagi waktu untuk anak-anak, dan itupun tidak semudah yang di bayangkan.
"Banyak anak itu rejeki loh sayang." ucap Bastian lagi.
"Iya tau rejeki, tapi semuanya juga ada batasnya anak kita masih bayi kamu udah mikirin buat anak lagi, dasar suami mesum." kata Fallen beranjak berdiri.
"Tapi sayang ___" ucap Bastian terhenti.
"Kalau mau kamu aja yang hamil nya, aku bantu gerak nya, gimana." kata Fallen jengah, lalu masuk ke dalam kamar mandi.
Membuat Bastian terdiam lalu melihat ke bawah nya, seketika dia ngeri sendiri.
__ADS_1
"Keluar nya lewat mana? depan belakang?." Bastian merinding.
Tok..tok..
"Sayang.. aku juga mau masuk." teriak Bastian sambil mengetuk pintu.
Membuat Fallen yang sedang menyiapkan air di bathub kesal lalu berjalan mendekati closet, Fallen duduk di closet lalu..
"Masuk saja.." teriak Fallen.
Dan saat itulah Bastian tersenyum karena di dalam pikiran nya akan ada siang panas dadakan di kamar mandi.
tapi saat dia melihat istrinya yang sedang berjuang di atas closet seketika membuat Bastian melotot.
"Kenapa tidak bilang kalau lagi pop." kata Bastian mengembungkan pipi nya.
Fallen terkekeh dengan ekspresi wajah yang seperti menahan.
"Suruh siapa mau masuk ngak pake nanya lagi ngapain lagi, ya cium aja bau kan cinta." sahut Fallen santai.
Membuat Bastian membalikan tubuhnya, dia memang cinta tapi cinta tentunya tidak mencium bau menyengat bukan.
"Aku keluar.." ucap Bastian sambil menutup hidung nya.
Membuat Fallen tertawa cekikikan karena berhasil membuat suaminya menyudahi drama ranjang nya.
"Aku juga, tapi kau bau.." teriak Bastian di balik pintu.
"Mana ada bau, orang aku ngak Pop, emang Bastian aja yang lebay." gumam Fallen sambil menggelengkan kepala.
Fallen berdiri lalu berjalan mendekati bathub, dia memberikan beberapa tetes sabun aroma terapi ke air nya, lalu masuk ke dalam bathtub yang sudah penuh dengan air hangat, rasanya sangat nyaman apalagi tidak ada gangguan seperti rengek kan suaminya yang meminta mandi bersama.
Untuk dua bulan ini Fallen memang sangat merasa santai dengan hidup nya, apalagi setelah memiliki tiga pengasuh twins yang membuat tugas nya menjadi seorang ibu menjadi lebih ringan dan tidak kewalahan lagi.
Seperti nya Fallen akan meralat ucapan nya saat masih remaja, dimana dia membenci pria kaya. Nyatanya tidak semua pria kaya tidak setia seperti Papa nya, contohnya Bastian yang takluk padanya, dan hanya mencintai nya seorang.
"I love you gudang uang ku." gumam Fallen sambil memejamkan matanya karena merasakan ketenangan saat hidung minimalis nya mencium sabun aroma terapi.
Akhir pekan yang indah ini tentunya tidak di lewatkan begitu saja oleh pasangan yang sudah memiliki tiga malaikat kecilnya itu.
terlihat Bastian yang sedang duduk di karpet bulu-bulunya dengan si kembar yang sengaja di baringkan di karpet.
Melihat kembar yang semakin gendut membuat Bastian semakin gemas, semua itu membuat nya ingin bekerja keras lebih baik lagi agar bisa memberikan kehidupan yang luar biasa untuk anak-anak nya.
"Sayang, si Endut gigit kaki nya ngak papa?." tanya Bastian.
Fallen yang datang dengan beberapa mainan Twins langsung mendekat dan ikut duduk di karpet bulu.
"Ngak apa, mereka emang suka gigit-gigit maka nya aku beli mainan gigitan untuk kembar." kata Fallen sambil memberikan mainan gigitan pada masing-masing tangan twins.
__ADS_1
Bastian mangut-mangut sambil melihat ketiga anaknya yang semakin aktif itu.
untuk pengasuh memang sengaja di liburkan setengah hari, setiap akhir pekan nya.
sedangkan Mom Dena dan yang lain nya seperti biasanya mereka selalu melakukan joging di taman kota yang katanya tempat nya sedan viral karena banyak berondong nya.
"Nanti kita beliin mainan lagi ya sayang, kasian twins mainan nya itu-itu aja." kata Bastian sambil melirik bebarapa mainan Twins yang sudah bisa dia hapal dalam kepalanya.
Fallen yang sedang melihat ketiga anaknya itu langsung melirik Bastian lalu menggelengkan kepalanya.
"Ngak ada, di kamar twins kamu ngak liat apa udah banyak banget mainan nya, sampai dua box belum lagi masih ada beberapa yang belum di buka." sahut Fallen menolak.
Bagaimana tidak hampir setiap saat suami dan mertuanya selalu memberikan mainan untuk twins, alasan nya pasti sama yaitu tidak tahan melihat mainan-mainan yang lucu dan teringat pada twins.
"Tapi Twins nya mau." kata Bastian lagi.
"Mana ada, twins bilang dia lagi mau berduaan sama Mimi nya ko, iya kan Twins." kata Fallen sambil menatap twins.
Yang mana membuat twins ketawa, dan itu membuat Fallen bahagia.
"Lihat sayang, mereka mengerti yang aku katakan, memang anak Mimi yang ganteng (Mengusap pipi Syaka) cantik nya Mimi (Mengusap pipi Syakila) dan untuk si bungsu kenapa sih Endut banget kan bikin Mimi gemes banget sayang, (mencubit gemas pipi Syakira)." Fallen benar-benar gemas.
memang di antara Twins Syakira adalah yang paling gendut, dan yang paling menggemaskan karena minum asi nya yang paling banyak.
"Anak Pipi gituloh, iyakan sayang." Bastian tak mau kalah, dia langsung menggendong Syakila.
Tapi tiba-tiba..
Dutttttttttttt..
Fallen melirik suaminya, sedangkan yang di lirik nampak terlihat mengembung kan pipi nya.
"Alhamdulillah, kata Sus Syakila hari ini belum Pop loh sayang." kata Fallen sambil tersenyum.
Bastian melihat bayi gendut nya yang ada di gendongan nya, wajah Syakila yang seperti menahan sesuatu itu membuat Bastian menghela nafasnya.
"Sayang cebok nya sama kamu ya." kata Bastian.
"Mana ada, kamu aja aku kan lagi sama Syakira dan Syaka, jadi kamu aja." kata Fallen fokus pada dua bayi gendut nya.
"Huh, ya udah Kila sama Papi aja." Bastian beranjak berdiri.
"Semangat sayang.." teriak Fallen.
"Simingit siying.." balas Bastian malas.
________
🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1