Salah Ranjang (Hot Daddy)

Salah Ranjang (Hot Daddy)
Mak comblang.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Fallen yang sedang duduk menikmati sore hari nya itu melihat ke sekeliling taman di halaman rumah nya.


bunga-bunga warna warni itu membuat nya tersenyum merasakan suasana kebun bunga yang sangat segar.


Fallen mendudukkan bokong nya di bangku dekat taman, lalu tersenyum saat melihat kupu-kupu yang melewatinya seolah melambaikan tangan nya untuk mengajaknya ikut terbang ke angkasa itu.


"Seperti nya aku harus meminta suamiku untuk membeli bibit bunga lagi." gumam Fallen yang merasa senang saat melihat kupu-kupu itu hinggap di salah satu bunga kesukaan nya.


Mata Fallen melihat ke sekitar taman sampai akhirnya ekor matanya melihat Jenn yang nampak melamun di dekat mobil suaminya.


"Aku lupa, Mami Anita kak mau cari calon untuk Juanda." gumam Fallen ingat pertemuan nya dengan Mami Anita, ibu teman baik nya.


Terbesit ide gila di pikiran nya, setelah melihat Darrel dan Tara yang sebentar lagi akan melangsungkan pernikahan, Fallen tiba-tiba merasakan akan ada bau-bau pernikahan susulan lagi.


Dan Fallen tertarik untuk menjodohkan Juanda dengan Jenn, menurut Fallen keduanya akan menjadi couple keren karena memiliki nama awal yang sama-sama inisial J.


"Menantang." gumam Fallen sambil tersenyum.


"Jenn kemarilah." panggil Fallen sedikit berteriak.


Jenn mendekat dengan wajah bingung nya, Fallen memberikan isyarat untuk Jenn duduk di samping nya.


Tapi Jenn menolak karena itu tidak sopan dan terlalu berani, maka dari itu Jenn memilih duduk di teras.


"Tidak usah seperti itu, duduk lah di dekat ku." kata Fallen.


"Maaf nyonya, saya di bawah saja." balas Jenn lagi.


Fallen menghela nafasnya panjang lalu ikut duduk di teras, membuat Jenn melotot melihat itu.


"Nona baju anda akan kotor." kata Jenn merasa bingung sendiri.


"Tidak apa, aku tidak nyaman mengobrol duduk sendiri, begini lebih nyaman." sahut Fallen lagi membuat Jenn semakin bingung apa yang akan di bicarakan Fallen pada nya.


"Berapa usia mu?." tanya Fallen.


Sebenarnya Fallen sudah tau, hanya saja dia ingin lebih akrab dengan Asisten suaminya itu, dan mungkin basa-basi sedikit akan membuat Jenn lebih santai berbicara dengan nya.


Tentu sebelum menjodohkan seseorang Fallen harus tau sifat kedua calon nya, dan untuk teman baik nya tentu Fallen sudah paham jelas sifat Juanda nya itu.


Tapi untuk Jenn? dia agak tertutup dan susah di baca.


"28 tahun nyonya." sahut Jenn sambil menundukkan kepalanya.


"Sudah punya pacar?." tanya Fallen lagi.

__ADS_1


Hah?.


Jenn gelagapan, dia bingung harus menjawab apa, tapi kalau tidak menjawab dia juga mungkin akan canggung.


Masa iya dia harus bilang dia jomblo, dan pria pertama yang di sukai nya adalah adik ipar Bos nya, yaitu Darrel.


"Wajahnya terlihat dingin, tapi itu tidak membuat aku percaya jika dia memiliki sikap yang keras, aku yakin dia pasti wanita sejati." batin Fallen.


"Jenn." panggil Fallen lagi. "Apa pertanyaan ku tadi cukup sulit di jawab?." lanjut Fallen bertanya.


Jenn menarik nafasnya panjang lalu menggelengkan kepalanya.


"Tidak berat nyonya, hanya saja saya malu mengatakannya." jelas Jenn masih menunduk.


"Kenapa harus malu, santai saja anggap lah aku seperti teman mu, atau saudara mu mungkin? usia mu lebih tua dari aku jadi mungkin aku bisa memanggil mu kakak." lanjut Fallen yang membuat Jenn melotot.


Baru pertama kali dia mendapatkan Bos sebaik Fallen, bahkan dia juga memiliki hari libur untuk bersantai, tidak seperti Bos nya yang dulu yang selalu memberikan setumpukkan pekerjaan untuk nya.


"Anda terlalu baik nyonya." balas Jenn.


Fallen tersenyum.


"Tentu saja, kita harus bersikap baik agar orang juga bersikap sama pada kita, bukan kah hidup timbal balik dari diri sendiri?." kata Fallen lagi.


Dan Jenn kembali menganggukkan kepalanya.


"Anda benar nyonya, tapi ini pertama kalinya saya mendapatkan Bos sebaik anda Nyonya." ucap Jenn.


"Akhirnya pertanyaan itu bisa terlewati." Batin Jenn senang karena bisa menghindari pertanyaan horor itu.


Dan ini kali pertama Fallen melihat Jenn yang tersenyum.


"Bersyukur itu memang harus, maka dari itu bekerja lah dengan baik karena kesempatan tidak datang dua kali." kata Fallen lagi.


"Oh iya, dua hari lagi akan ada teman Bastian dan teman ku ke sini, berdandan lah yang Cantik." lanjut Fallen.


"Haha, dia pikir bisa menghindari pertanyaan ku? oh tidak bisa ya.." batin Fallen ingin tertawa.


Jenn mengerutkan keningnya tidak mengerti.


"Maksud nya Nyonya?." tanya Jenn masih bingung.


Fallen tersenyum lalu memegang tangan Jenn.


"Aku dan Bastian memiliki teman yang masih sendiri, dan aku rasa di antara mereka mungkin akan menjadi jodohmu Jenn." jelas Fallen yang seketika mengundang tawa Jenn.


"Anda terlalu berlebihan Nyonya, itu tidak mungkin nyonya saya hanya wanita dewasa yang kaku dan tidak memiliki daya tarik nyonya." ucap Jenn merendah.


"Siapa bilang? justru aku melihat daya tarik mu Jenn, jadi aku harap kamu bisa membuat salah satu teman ku atau teman Bastian terpesona dengan mu." kata Fallen lagi.

__ADS_1


Tiba-tiba suara Twins terdengar, membuat Fallen langsung beranjak berdiri.


"Anak-anak menangis, aku akan masuk ke dalam Jenn." ucap Fallen hendak berjalan pergi, tapi baru beberapa langkah Fallen kembali melirik ke belakang.


"Pikirkan ucapan ku Jenn, semangat hidup sendiri itu tidak enak." lanjut Fallen lalu menghilang di balik pintu.


Jenn terdiam setelah mendengar kan ucapan Fallen barusan pada nya itu.


dia mengusap pipi nya, lalu bibirnya.


"Apa benar aku memiliki daya tarik di usia ku yang ke 28 tahun ini?." gumam Jenn.


Jenn melihat tangan nya yang masih mulus, lalu melihat jas yang di pakai nya sampai matanya turun ke bawah dan melihat sepatu pentopel nya itu.


"Apa aku Benar-benar wanita?." Jenn tiba-tiba ragu.


Beberapa karyawan selalu mencemoohnya dengan kata-kata si tomboy, meski kenyataan nya Jenn tidak lah seperti yang di bayangkan orang lain.


Dia masih suka memakai rok, atau pun lipstik dan jepitan rambut.


tapi semua itu dia pakai di rumah nya saja, dan hanya di lihat oleh kakak nya seorang.


"Jenn!" panggil Bastian.


Membuat Jenn langsung berjalan mendekati Bos nya.


"Ada yang bisa saya bantu tuan?." tanya Jenn.


"Berikan file ini ke rumah di jalan X no Xxxx, ini file penting." kata Bastian sambil memberikan map yang ada di tangan nya.


Jenn melihat map berisi File di tangan nya lalu melirik Bastian.


"Sekarang tuan?." tanya Jenn.


"Taun depan." balas Bastian asal.


"Baik tuan." Jenn melihat raut wajah kesal, jadi dia langsung bergegas pergi menggunakan motor pribadi milik nya.


Bastian melihat kepergian Jenn dengan senyuman licik nya.


"Dari pada Lian di dekati nenek tua lebih baik dia menikahi Jenn, kasian anak nya pasti butuh seorang ibu, dan Lian pun mungkin juga sudah membutuhkan kehangatan ranjang, aku tidak bisa membayangkan bagaimana aku tanpa Fallen, mungkin aku tidak akan sekuat Lian yang masih bisa bersolo ria di kamar mandi." gumam Bastian menggelengkan kepalanya lalu kembali masuk ke rumah nya.


__________


🌹🌹🌹🌹🌹


Kira-kira Mak comblang yang mana nih yang akan menang?.


Fallen atau Bastian?

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️


__ADS_2