
“Lah ini kalian disini…“ ujar si Antony. Mereka menemukan rekan-rekan mereka yang tengah santai dalam duduknya. Tanpa perlu berpikir, tanpa melakukan alibi, ternyata ada disitu. Disitu ada tiga orang.
“Mana si Kleo? “ tanya nya lagi.
“Kami juga sedang menunggu. Dia pergi bareng si Pedro.“ Mereka menjelaskan se jelas – jelas nya. Sampai bibir berbuih. Jika bukan mereka yang semenjak pertama bareng, namun orang lain yang kini sama-sama mereka tunggu. Dan kini ada rekan lain yang membantu kebingungan itu. Dan dengan demikian tak hanya mereka yang ada disini yang pusing, tapi banyak orang rumah yang tengah memikirkan mereka. Terkadang yang dicari pengalaman, namun yang diperoleh suatu kemalangan. Itu tak jarang terjadi. Serta membuat segala nya jadi pemikiran lagi.
__ADS_1
“Lo gimana sih?“ Ya bingung lah. Pergi bersama tapi tak bareng-bareng lagi. Memang tak harus bersama. Tapi bagi yang mencari akan menjadi sesuatu yang artinya lain. Semestinya yang sedari awal bareng, tentunya bakalan mengerti pada apa yang dilakukan teman nya. Jadi kalau sama-sama tak tahu, apa arti kebersamaan nya tadi. Dan itu yang ditanyakan oleh semua orang untuk pertama kalinya. Serta jadi satu ucapan aneh kalau semenjak awal yang bareng namun berpisah. Seakan layaknya orang lama tak bersama.
“Tak tahu. Kita pergi dia nunggu sini. Giliran kami sampai sini mereka sudah tak ada.“ Mereka menjelaskan panjang lebar. Agar si dating itu tahu, kalau mereka benar-benar tidak tahu dan seakan tak menutupi pada yang mencari. Sebab jauh-jauh mencari pasti ada sesuatu. Mungkin itu Cuma kekhawatiran, atau lebih jauh nya lagi, pada tidak percayanya mereka pada mereka yang semenjak awal pergi bersama. Dan disini karena tak tahu itulah maka mereka berpisah.
“Wah kemana kita mencari ini?“
__ADS_1
“Huh kemana yah? Apa mereka mencari barang berharga? Seperti cincin emas, kelat bahu, kalung, gelang, cincin, bahkan mungkin semacam penutup kepala kuno yang sengaja dibuat dari bahan bermakna.“
Orang-orang itu hanya menggeleng.
“Atau di suatu tempat yang misterius mereka saling bunuh dengan senjata tumpul yang mematikan. Hingga terlepas kepala dari kaki.”
__ADS_1
“Itu kan kalau usianya 43. Ini enggak.”
Dan mereka tetap tak tahu.