Senja Muram

Senja Muram
Simpangan


__ADS_3

Dalam bus senja itu, semuanya udah menunggu dan siap berangkat. Apalagi suasananya nyaman dengan pendingin udara yang pas, tidak terlampau menggigil.


Dengan di pandu Kenet yang kumisnya tebal. Dia yang memberi pengarahan tata cara dan bagaimana seharusnya dengan tertib mengikuti perjalanan mengasikkan itu.


Berangkat setelah yakin semua sudah ada di bus tersebut. Dengan urutan bus 1, bus 2, dan sisanya yang ketiga.


Ada yang menyanyi melagukan apa yang menjadi kesukaan dengan karaoke, meskipun sesekali main gitar. Karena anak muda ada yang membawa alat itu. Biasa, ada yang suka main band, ada yang suka organ tunggal. Mereka disini akan menyanyikan sebagai upaya menyenangkan diri. Sekaligus menunjukkan kebolehannya. Dan mana tahu ada konser, mereka tak canggung lagi. Juga bila ada lomba, akan bisa mengikutinya hingga menjangkau kata juara.

__ADS_1


Sisanya menyanyi karaoke dari tape bus yang menggunakan flashdisk, atau kalau tak ada lagu yang menjadi kesenangannya, bisa langsung download dari HP paling keren dengan memori 126 giga.


Membagi makanan Dari saku Di rumah tadi


Biar semua Ikut merasakan Nikmatnya makanan Bikinan sendiri Atau membeli Dari toko makanan kering


“Asem nih sudah basi!“ ujar salah seorang pengunjung atau peserta tur yang merasakan makanan pemberian itu rasanya demikian. Bisa jadi demikian. Atau mulutnya saja yang kebanyakan at tersebut. Mungkin juga dia baru memakan makanan asam, sehingga rasa makanan pemberian tadi demikian saja mengikuti makanan sebelumnya. Dan bisa jadi juga memang rasa makanan tersebut yang asam, sebagai suatu kesengajaan dari sang pembuat, agar ada rasa lain, selain yang umum terjadi.

__ADS_1


Kendaraan dari arah berlawanan melintas. Sangat besar, sangat kencang, sekaligus sangat nekad. Sehingga semuanya terkejut. Padahal semua sudah mengantuk, bahkan ada yang sudah tertidur dengan lelap, akibat nyamannya perjalanan itu. Maklum mereka tergolong pellor, nempel langsung molor. Maka pada kendaraan dan tempat yang nyaman tersebut, seakan menjadi suatu ayunan yang me-nina bobok kan diri. Dan akan terbangun setelah kendaraan sampai pada tujuan. Kalau sudah biasa, maka hal tersebut akan membuat istirahatnya nyaman. Tapi kalau tak terbiasa, dia akan pusing,, mata berkunang-kunang, berputar-putar, dan perut mual.


Jendela pecah berantakan saat ada batu yang menghantam seiring dengan berpapasannya kendaraan dari arah berlawanan tadi dengan kecepatan yang tinggi.


“Wah ada yang terluka,“ ujar beberapa penumpang yang sekaligus peserta tour melihat keanehan yang mengerikan itu.


“Kenapa?“

__ADS_1


“Tidak tahu. Kejadiannya saat bus lewat tadi.“


“Kecelakaan dong,“ ujar mereka panik melihat salah satu peserta bersimbah darah dan disitu ada batu sekepalan tangan yang cukup membuat luka pada penumpang.


__ADS_2