Senja Muram

Senja Muram
HP


__ADS_3

“Wih Mau berangkat.“


“Iya dong.“


“Masih lama Juga.“


“Persiapan Kan.“


“Wah bagus sepedanya.“


Diperhatikan sepeda itu. Di hias. Namun hanya dengan cat saja. Baru. Dan beberapa bagian masih yang asli. Seperti setang, rangka, masih menggunakan yang lama. Serta pelek. Itu dianggap masih bagus. Jadi Cuma di kasih pewarna baru saja. Murah meriah. Yang diganti paling hanya dudukan sama ban saja. Dengan kondisi sekarang yang serba dibongkar lalu dijadikan rangkaian anyar lagi itu menjadikan sepedanya mudah dalam memakai terus mengayuh juga nyaman, dan dipandang juga sedap. Lain kala belum di apa-apa kan. Semua serba sulit. Dikayuh seret. Rangkaian roda juga payah. Yang pasti gotri nya pada dempet. Jadi saling gesek dengan kacau tanpa pelumas yang berarti. Dan saat mencoba menjalankannya, dengan mengayuh yang kuat, langsung ambrol itu pengayuh. Dan setang akan selalu membelok ke kanan terus. Dan itu membuat kacau, seakan main serong terus.


“Lalu?“


“Kita mesti persiapan HP.“

__ADS_1


Sebab bisa untuk mengabadikan momen penting. Misalkan saat bicara penting, bisa direkam, lalu dijadikan makalah untuk menjadi kenangan, serta bisa dibaca lain waktu kemudian menjadi pembelajaran saat melakukan usaha, atau Cuma untuk kenangan para anak cucu nantinya. Bahwa pernah pada suatu ketika orang penting yang bersedia datang ke daerah untuk mau di ajak bergambar bersama.


Bisa dipakai buat macam-macam. Misal main game saat menjemput. Jadi kala meleng bisa diseruduk kerbau. Atau diserempet truk muat pasir. Gawat kan. Ya kalau disenggol cewek asik. Ini bus, gawat. Bisa robek-robek pakaiannya. Juga bisa jadi belel celananya.


“Kan nggak boleh.“


“Kenapa?“


“Disita lah.“


“Lo.“


Jelas mengganggu. Saat tamu hendak melintas, main HP. Saat mau olah raga pakai kaos lengkap, selfie dulu. Lalu kala mereka melintas malahan main HP sendiri. Kan bisa terlewat nantinya. Sehingga momen itu gagal. Yang membuat dirinya akan kebingungan kalau orang itu sudah lewat atau masih di hutan. Serta yang lebih parah lagi, jika tahu-tahu ada di depannya mau mengajak salaman tetapi dirinya malah meleng terlampau asik main HP. Sehingga bisa marah, lalu berdiam diri dan enggan diajak ke sana lagi.


“Takutnya nanti pada minta selfie."

__ADS_1


“Sedang tidur di poto. “


“Itu sih main-main saja.“


“Ya kan ngeri. Walau hanya bercandaan. “


“Hehe..“


Biasa, kalau kawan saling bertemu. Jadi di gambar terlihat lucu. Lalu di up load ke sosmed, maka akan mendapat viewer yang sangat banyak. Banyak like, juga banyak yang memberi komentar tentang satu hal yang demikian menarik. Selain itu momen yang tak terduga tersebut jelas terlihat hanya lucu-lucuan saja. Marah yang di main-main, tapi tertawa-tawa saat mem bully. Mereka menganggap hal demikian wajar saja. Tanpa ada yang marah. Sebab lain kali bergantian. Jadi dunia mereka menjadi kacau dengan hasil-hasil yang aneh itu.


“Pas jalan minta.“


“Yang ngeri kalau pas Sang Idol itu tengah memberi amanat Pembina, nanti dimintai


selfie kan gawat. Tidak selesai-selesai nanti bicaranya. Yang ujung-ujungnya para peserta pada kecapekan sampai jatuh.”

__ADS_1


“Ya enggak.“


“Lagipula kan punya dua. Yang satu yang mahal, satu lagi Cuma second saja. Tapi lumayan untuk jaga-jaga jika as eror maka akan menggunakan yang lain itu. Jadi misalkan satu kena sita, masih ada yang disembunyikan di tempat khusus, jadi tetap bisa mengabadikan momen istimewa itu nantinya.”


__ADS_2