Senja Muram

Senja Muram
Pusing


__ADS_3

“Wah ada yang menembak. Bahaya ini.“ Untung tak mengenai salah seorang pun diantara mereka. Namun tetap saja bisa membahayakan dan sangat menakutkan. Bagaimana kalau mengenai betulan, kan bisa membuat luka. Mengeluarkan darah. Dan bisa berakhir dengan kematian yang sangat mengerikan.


“Si De La Cruz pergi. Gawat. Bisa dituduh dia.“ Biasanya begitu. Kalau yang tak ada disitu, akan dituduh yang berbuat kejahatan. Apalagi alibinya tak kuat, bisa bahaya. Sebab orang-orang yang ada disitu jelas tak melakukan apa-apa. Terutama yang hubungannya sama hal penembakan itu. Dan orang yang bukan disitulah yang jelas melakukannya. Hanya siapa dan bagaimana belum jelas. Dan kali ini De La Cruz yang tak ada. Dia entah kemana tadi. Setelah mengantar mereka langsung pergi entah kemana. Hingga kini belum kelihatan lagi batang hidung nya.


“Dia kan tak disini dulu,“ ujar kakak nya yang memastikan kalau pas meninggalnya si orang itu dia tak ada di dusun itu. “Di sana, sedang sekolah.“

__ADS_1


Sebab untuk jarak demikian akan sulit kalau dia mesti pulang pergi jauh hanya untuk melakukan hal mengerikan itu. Jarak yang lumayan jauh. Walaupun sekali dua kali mungkin bisa. Apalagi di musim seperti ini. Dimana penyakit meraja lela. Maka sering berada di rumah. Pembelajarannya ada di rumah. Pada jarak jauh. Maka dalam satu minggu sekali, akan sangat mungkin. Tapi kalau satu minggu mesti bolak-balik sebanyak lima hingga enam kali, akan kesulitan. Bisa kecapekan. Belum lagi selama satu bulan. Dan dalam satu semester yang lumayan panjang. Akan semakin lelah dirasakan. Dia akan lebih baik mencari rumah kontrakan atau indekost untuk beberapa waktu. Toh sekolah juga tak terlampau lama. Lagipula si De La Cruz kan aslinya memang dalam kota itu. Hanya karena orang tuanya sudah tak ada. Makanya dia lebih sering ke tempat kakaknya itu. Disinilah dia menjadi pengganti kedua orang tuanya.


Atau memang hantu. Itu yang akhirnya terpikirkan oleh para orang di daerah itu yang menuduh sesuatu yang jelas sangat mungkin. Meskipun kemungkinannya tak mungkin. Kejahatan demikian biasanya bukan oleh sesuatu yang irasional. Hanya karena belum ketahuan oleh dan dari siapa pelakunya yang membuat tuduhan itu diarahkan bagi mahluk astral yang dirasa sangat menakutkan bagi orang-orang di wilayah itu. Sehingga sesuatu yang tak berbentuk itu, akan lebih mudah diungkapkan bagi orang-orang yang ketakutan itu. Dan lebih mudah mengena. Sehingga menjadi suatu teror tersendiri bagi pemikiran sang pendengar yang merupakan warga desa tersebut. Dengan kondisi dan lingkungan, serta suasana yang mendukung maka akan semakin mudah legenda tersebut muncul untuk mempengaruhi para penghuninya dalam kurun waktu panjang yang bahkan terjadi secara turun temurun.


Algojo itu kisah itu tentu saja sudah sangat lama sebab pada masa kerajaan kuno.

__ADS_1


“Yang hubungannya dengan hal demikian dia bisa memenggal kepala nanti,“ ujar orang-orang itu yang merasa ngeri kalau tokoh itu akan membuat korban lagi .


“Wah gawat ini, Desa kubikasi.“


“Desa dengan legenda yang sangat mengerikan yang bisa membuat orang-orang akan tercekam ketakutan pemenggal kepala itu,“ ujar mereka yang semakin ngeri mendengar akan hal mengerikan di desa tersebut yang terlampau mengerikan bagi yang mendengar.

__ADS_1


__ADS_2