Senja Muram

Senja Muram
Potong


__ADS_3

“Yuk jalan,“ ujar Antony sembari mematikan mesin nya. Baru setelah si Claudia ada di boncengan mereka jalan lagi. Menuju ke arah matahari terbenam. Disana semburat apik sebuah pemandangan alami yang sering terjadi bila senja dating. Namun sejauh ini tak membuat mereka jenuh, malah ingin melihat ulang dan ulang. Satu gambaran alam yang begitu mempesona.


“Nah sini saja,“ Antony kembali mematikan mesin motornya. Dia membawa kendaraan itu pada sebuah tanah lumayan lapang. Dimana ada satu mobil disana.


“Asik nih,“ kata Antony sembari menuju pada sebuah gelondongan kayu yang atasnya bisa dipakai buat duduk.


“Cuma lihat mesin potong?“ ujar Claudia keheranan. Dia ikut saja apa yang dikerjakan Antony. Mesin-mesin demikian sangat banyak dipakai pada suatu perkebunan dimana demikian membutuhkan kayu-kayu yang besar, untuk kemudian di buat sesuai dengan kegunaan dan keperluannya.

__ADS_1


“Namanya sengso sama somel,“ ujar Antony.


“Apa itu chainsaw dan sawmill?“ tanya Claudia.


“Itu potong kayu.“ Memang jenisnya banyak dan sesuai kegunaannya. Kalau gergaji tangan ada yang namanya gergaji sedet dan potong. Biasanya membedakannya hanya dengan melihat alat itu untuk memotong kayu atau membelahnya. Jika untuk memotong menggunakan gergaji potong yang sudutnya lurus membentuk 45 derajat. Sedangkan untuk membelah secara memanjang, misalkan untuk sepanjang satu pohon, maka akan dipakai gergaji sedet yang ujung mata tajam gergajinya sedikit bengkok.


Demikian juga dengan mesin besar ini. Kalau untuk merobohkan maka akan dipakai mesin potong. Mesin potong yang langsung dengan tangan saja. Meskipun ada juga yang menggunakan mesin robotik buat segala kegunaan, terutama buat yang kayunya memang sudah lurus. Kalau bengkok sedikit kesulitan juga, baik untuk memegang, menggeret, juga saat mencari bentukan yang bagus bagi kayu tak lurus tersebut. Dan jika untuk membuat balok dari gelondongan atau belabak yang tipis, akan dipakai gergaji belah. Yang bentukannya selendang atau bundaran. Itu fungsinya sama. Sebagai pembelahan kayu agar bentukannya lurus dan bagus dilihat, serta mudah untuk proses pengerjaan lanjutan. Semisal membuat lemari atau perabot rumah tangga lain, juga bagi suatu bentuk pengerjaan bangunan yang nantinya belabak yang sudah jadi akan dipakai buat sarana pengecoran suatu bangunan agar mudah membentuk semen dan campurannya menjadi kuat serta terbentuk dengan pendinginan udara saja. Selain itu kayu-kayu tersebut akan jadi bahan bakar yang bagus demi masakan yang juga nikmat untuk disantap dibandingkan dengan pemanasan kompor yang bagi penggemarnya ada sedikit perbedaan rasa. Dan itu salah satu kegunaan yang asik dari potongan kayu tak berguna atau setelah dipakai serta bentuknya tak bagus lagi, maka terakhir adalah menjadi bahan bakar arang.

__ADS_1


“Iya. Dua orang kerja . satu mendorong kayu pada selendang potong dan satu lagi menarik biar ringan.“ Kayu itu didorong dengan kuat menuju pemotongannya secara memanjang mengikuti panjang kayu. Dan berikutnya menjadi suatu balok kayu yang lurus dan membentuk sesuai keinginan si pemilik.


“kalau kayunya berat baru dibantu orang-orang itu beramai-ramai.“ ini terjadi pada suatu gelondongan kayu besar yang usianya sudah sangat tua. Tapi kalau yang muda dan mudah keropos, maka akan ringan saja.


“Takut kepotong tapi,“ kata Claudia.


“Makanya hati-hati biar jarinya tak teriris,“ jelas Antony.

__ADS_1


“Namanya mesin, gimana lagi?“


Mereka terus memandangi mesin itu sampai kayu habis baru berhenti terkadang ada yang dikasih roda supaya bisa membawa mesin mendekati lokasi potong pohonnya.


__ADS_2