Senja Muram

Senja Muram
Mau kuliah


__ADS_3

“Jalan-jalan lagi enggak?“ Biasa kalau jam-jam segini paling enak untuk melepas penat dengan keluar rumah mencari waktu sejenak sebelum kembali ke aktifitas dimana dunia berpikir akan mereka hadapI kembali.

__ADS_1


“Enggak ah mau ujian, entar nggak lulus.“ Biasa masa-masa begini kalau di pakai buat jalan-jalan. Kemana ke hutan ke luar daerah apalagi hanya untuk coretan-coretan maka ada kemungkinan waktu bakalan terbagi. Sehingga nanti tak akan bisa menyelesaikan soal-soal yang sangat sulit dan bikin pusing. Makanya mending sementara waktu karantina diri. Lalu mempelajari apa-apa yang sudah di ajarkan. Bahkan kalau perlu membuka-buka internet. Siapa tahu bakalan keluar nantinya jika itu mesti di kerjakan secara langsung, maupun daring. Karena jika masih daring ada sedikit waktu untuk bisa mencari data lain. Kalau langsung mana bisa. Nanti akan langsung ketahuan oleh pengawas. Dan hanya akan mengulang dan terus mengulang. Padahal kalau mengulang nanti akan jeblok nilainya. Hanya sebatas pada batas minimum saja entar. Makanya sebisa mungkin harus mengerjakan sekali saja.

__ADS_1


“Lagi kita kan mau kuliah.“ Lanjutnya berencana. Mereka berencana namun hasil akhir nasib mereka yang menentukan.

__ADS_1


“Ya lah, kalau lulus.“ Kata mereka lagi sembari berharap. Sebab sudah belajar selama itu untuk apa mesti mengulang lagi. Waktu yang dilewati dalam batas normal tersebut sudah cukup.

__ADS_1


“Yuk.“ Bergegas mereka meninggalkan tempat tersebut. Berpisah untuk sementara waktu. Hendak mengurung diri sejenak. Walau ada kalanya semua itu dilakukan secara masing-masing. Tapi seperti kebanyakan orang. Jika akan ujian maka mereka belajar. Beda dengan sebagian orang khusus yang justru tak ingin belajar pada masa-masa tersebut. Mereka hanya akan relaks saja. Sebab materi itu telah mereka kuasai sebelumnya, pada saat menerima pelajaran. Sehingga untuk waktu dekat ini, hanya di pakai untuk istirahat tak perlu berpikir panjang. Itu dilakukan oleh sedikit orang yang ingin hasil maksimal dengan mengandalkan kemampuan otaknya. Dan ternyata banyak yang berhasil. Meskipun untuk sebagian besar orang belum tentu bisa. Karena mereka akan mengingat untuk jangka pendek. Jadi materi yang sudah sangat lama akan hilang dengan sendirinya. Makanya untuk mengatasi itu perlu membaca ulang, terutama di saat –saat dekat menjelang diujikan. Hal demikian juga belum tentu keliru. Karena banyak yang melakukan saja sehingga kalau tak berhasil akan dikatakan bila sering gagal. Namun di balik itu yang berhasil dengan cara ini juga tak sedikit. Makanya semua dilakukan sesuai dengan keinginan dan kemampuan sendiri-sendiri dalam mengatasi ujian akhir itu.

__ADS_1


__ADS_2