
Terus jalan menyusuri jalanan setapak tengah hutan yang penuh tanaman hutan. Dan agak sulit di lewati.
Lalu sampai pada sebuah tempat yang terjaga. Disitu banyak gundukan-gundukan dengan kain yang menyelubunginya. Pertanda kalau tempat ini sangat di jaga.
Dari salah satu gundukan tersebut muncul batu berbentuk kepala yang seperti ular atau salamander. Jika dilihat dari satu sisi. Pada sekitarnya di beri payung.
Padanya ada bangunan lain. Dua buah. Yang lumayan besar. Bisa untuk meletakkan berbagai alat hiburan. Atau bunyian tradisional yang jumlahnya sangat banyak untuk tradisi demikian. Dan selebihnya bisa untuk meletakkan berbagai bawaan, atau untuk istirahat biasa saja, sembari menunggu acara-acara berlanjut hingga purna. Juga bisa sembari makan dan minum serta bersantai sekejap.
__ADS_1
Lalu melanjutkan perjalanan dengan menyusuri hutan di arah sebaliknya. Ada hutan dan ladang yang ditanami banyak pohon ubi kayu. Setelahnya ada jalanan menurun dengan kelok-kelok yang mengerikan. Kalau tak waspada bisa tergelincir.
Di ujung perjalanan itu pada bagian bawahnya ada gua yang lumayan dalam. Namun buntu. Kanan kirinya tebing. Kayaknya semacam sungi purba yang suatu saat pernah mengalirkan air yang berlimpah ruah sehingga membentuk sungai tersebut. Namun kali ini dengan curah air yang luruh dari gunung tak seberapa besar. Sehingga bangunan yang ada di situ tetap lestari. Dengan dijaga oleh dua harimau. Gua itu sendiri bisa untuk bersembunyi harimau atau ular jika sebuah waktu mereka dating. Tapi kali ini tak ada. Dan biasa untuk tinggal.
Di sampingnya ada batu yang terjepit di sela-sela sungai purba tersebut. Batu yang aneh. Sehingga mungkin pada waktu dulu banyak orang yang sudah merawatnya. Mengingat temat itu juga dekat dengan pemukiman kuno yang barangkali saja secara bertahun-tahun, pergantian generasi pemerintahan antar kerajaan, hingga pengelola yang berlainan, akan terus melestarikan keberadaannya hingga pada waktu berikutya turut menghilang seiring tak banyak dilakukan kebutuhannya itu.
Disitu ada bagunan lagi. Ada empat bentuk bangunannya. Serta bentukan manusia aneh yang dihormati.
__ADS_1
Dibelakangnya ada sebentuk kolam. Yang airnya tertutup. Namun bila hujan dan mungkin air memenuhi kolam ini, maka akan dialirkan lewat saluran kecil. Yang sampai sekrang tak banyak air meluap menyusuri sungai kuno tersebut. Sehingga apa yang di bangun di tengah itu tetap aman.
Dan terbangun.
Huh mengerikan sekali rasanya.
Antony sampai berkeringat dingin.
__ADS_1
Mimpi ini terkadang berbeda.