Senja Muram

Senja Muram
Hobi


__ADS_3

“Kalau kamu?“ tanya Claudia pada temannya punya teman yang jelas tengah mengoleksi sesuatu.


“Aku cuma koleksi teleskop buat motret bulan bintang.“ Ujarnya bercerita.


“Wah asik dong.“ Jangankan buat mengamati bulan bintang betulan, bintang pelem atau sinetron saja sudah mengasikkan.


“Iya.“ Dengan alat canggih demikian, maka yang jauh akan kelihatan dekat. Dan yang dekat semakin besar. Namun itulah tujuannya memandang sesuatu yang jauh agar lebih jelas. Sebagai gambaran saat Jupiter di awal abad lalu tampak hanya sebagai bintang saja. Ketahuan kalau dia itu planet. Setelah ada teleskop, Nampak gambar kemerahan serta garis menghitam dan lalu tampak sebuah bintik merah. Selanjutnya kelihatan jika bintik merah itu badai raksasa yang sanggup menelan bumi. Itulah asiknya punya teleskop yang bisa dipakai buat mendekatkan jarak diantara kita.


“Apa itu?“

__ADS_1


“Teleskop James webb.“


“Lo.“


“Tapi cuma replikanya saja. Yang asli kan sangat mahal.“ bisa dibayangkan jika keker saja harganya bisa jutaan. Ini lebih-lebih. Sebab selain besar juga bisa terbang mengelilingi bumi.


“Huble juga.“


“Kan tiruannya.“

__ADS_1


“Iyalah. Orang kita pakainya betulan. Kita akan mengamati bintang-bintang yang jauh di mato, agar bisa mempelajarinya. Sebab bintang itu berbagai bentuk. Ada bintang katai, bintang raksasa, bahkan bintang film.“


Sebut saja bintang Antares, si raksasa merah yang mungkin sebentar lagi akan meledak. Menjadikan Supernova yang besar. Serta sanggup mempengaruhi posisi bintang-bintang di sekitarnya andai terjadi. Karena periodenya yang menandakan itu. Seperti balon, dia tengah mengembang untuk tak terbendung lagi permukaan yang menahannya. Dan warna merah itu menandakan banyak energi yang sudah terkuras dari padanya. Ukurannya sangat besar. Bisa menjangkau orbit Jupiter besarnya dari pusat tata surya. Hal ini bisa teramati dengan adanya teropong yang sangat canggih.


Juga galaksi Andromeda yang bakalan menumbuk Milkyways. Dan berikutnya akan menjadi suatu kesatuan sangat besar sebuah galaksi yang berikutnya mungkin besarnya akan menyamai galaksi raksasa lainnya.


Selain itu bisa mengamati lubang hitam yang kelihatan dan tak kelihatan. Tentu bukan karena teleskop berhasil memandangnya. Namun cahaya aneh di sekitar benda itu yang dikeluarkan bintang-bintang akan mampu mendeteksi keberadaannya. Dan jika melihat galaksi yang jauh, maka kumpulan bintang itu Nampak nyata mengitari suatu lubang hitam di pusatnya sebagai pengikat mereka agar selalu mengelompok.dengan demikian Nampak bahwa lubang hita yang besar akan mampu mengikat banyak bintang sehingga membentuk suatu galaksi yang besar pula. Dan lubang hitam kecil akan membentuk galaksi katai. Meskipun ada beberapa pengecualian dimana galaksi kecil ternyata mempunyai lubang hitam raksasa, karena darinya belum mampu menyeret bintang-bintang untung menggabung dalam lingkaran kuat yang dia ciptakan itu. Sehingga dia, si lubang hitam ini, butuh banyak bintang-bintang untuk menggabungkan padanya.


“Lah kamu punya instrumen pengamatan apa untuk mengumpulkan radiasi elektromagnetik sekaligus membentuk citra benda yang jauh bahkan di luar angkasa.”

__ADS_1


“Ya banyak lah. Ada transit, monocular, binocular, lensa kamera dan lain nya. Juga ada x ray dan astronomi sinar gama.”


Selain yang jauh-jauh menembus langit, juga teleskop bisa mengamati kaki langit, suatu kota. Sehingga pemandangannya sangat menakjubkan. Atau menuju ke lereng gunung buat melihat alam dengan lipatannya yang memanjakan mata. Dan hamparan persawahan hijau yang luas membentang menandakan betapa suburnya tanah air kita.


__ADS_2