Senja Muram

Senja Muram
Melayang 2


__ADS_3

“Mayat itu?“ ujar Si Claudia mengingatkan pada mayat lain yang juga terjadi setelah mereka semua nya berada di situ.


“Dia sih kecelakaan,“ terang Si Antony yang meyakini kalau hal tersebut bukan suatu kesengajaan akan apa yang dulu menjadi suatu misteri, juga karena ada tambang layangan yang melintang di jalan, terjadilah peristiwa itu maklum musimnya memang lagi demikian, jadi tua muda anak-anak pada ikut main.

__ADS_1


Dengan kecepatan yang tinggi dalam mengendarai kendaraan bermotor yang bisa melaju cepat itu maka tambang menjadi setajam pedang katana. Bukan benang itu yang melukai, tapi justru kecepatan kendaraan tersebut yang membuatnya demikian. Tambang layang-layang itu menjadi kuat, karena pada ujungnya seakan terikat. Mungkin layang-layang tersebut bukan putus akibat bertarung antar layangan atau karena putus kena angin, tapi layang-layang itu turun kala kekuatan angin sudah tak ada. Jadi dia melayang pelan ke bawah. Kemudian tersangkut di pohon atau pada suatu tempat tinggi lain. Biasanya layang-layang itu dibiarkan hingga sampai pagi hari. Membuatnya kekuatan tenaga untuk tetap stabil. Dan turun pelan-pelan. Yang menjangkau tanah, atau pada pohon. Dan pemiliknya akan kesulitan, sampai harus manjat-manjat di pohon yang tinggi. Itu untung jika hanya pada tanah atau pohon, yang membahayakan bila tersangkut di kabel listrik atau alat penting lainnya. Yang akan membuat konsleting, atau putus kabel di sambungannya pada tiang, sehingga mesti berdandan, yang bisa menjangkau ratusan ribu. Terlebih lagi akan bisa memutuskan jaringan, sehingga bahaya untuk komunikasi juga tak nyalanya lampu. Itu semua bila terjadi kecelakaan tadi. Yang terang permainan itu suatu kesenangan sederhana yang bisa dimainkan dengan tak berbiaya mahal, serta orang-orang umum bisa memainkannya.


“Nah karena dalam kondisi rawan yang sudah terlanjur menyebar di desa ini maka kejadian yang sepele tersebut langsung dikaitkan dengan peristiwa yang tengah bergulir. Membuat dia seakan menjadi bagian dari teror sang mahluk pemenggal kepala yang sudah mengakar di ingatan semua orang juga seakan dia tengah dimakan mahluk mengerikan tersebut. Kenyataannya, kepala itu juga masih ada di situ dan tak ada sesuatupun yang hilang. Ini menjadi bukti bahwa semua itu bukan dilakukan oleh suatu mahluk pemburu kepala.“

__ADS_1


“Iyalah, putus begitu, bagaimana tak mengerikan,“ kata Antony turut mengiyakan apa yang dikatakan pacarnya karena memang tak sanggup melihatnya.


Mungkin kalau dia memakai pelindung kepala dan juga ada jaket kuat yang biasa dipakai para pembalap kejadian demikian sedikit terhindari. Kabel itu kalaupun mengikat pada anggota tubuh sedikit banyaknya masih mengenai pelindung. Dan jika sampai menjangkau kulit, akan sudah banyak berkurang kekuatannya. Dan juga bagi yang suka akan permainan itu, jika dianggap membahayakan, mungkin bisa dikurangi. Meskipun bermain layang-layang juga hanya pada suatu musim khusus. Dan akan hilang dengan sendirinya, kala ada cuaca yang mengubahnya. Semisal hujan atau petir, maka bermain demikian sudah tak bisa lagi.

__ADS_1


__ADS_2