Senja Muram

Senja Muram
Ogah pergi


__ADS_3

“Ada misteri lagi nih,“ ujar Antony dating mendekati si Claudia yang tentu saja tengah asik dengan kegiatannya sebagai pelajar yang gemar belajar dan supaya pelajarannya tak terlampau tertinggal jauh.


“Apa tuh?“ tanyanya.


“Tentang satu misteri,“ ujar Antony.

__ADS_1


“Apa tuh?“ tanya Claudia lagi.


“Kehilangan nyawa,“ jawab Antony. Dia baru saja mendapat satu berita yang demikian aneh yang mesti ditangani langsung dengan pemikiran yang tidak main-main serta butuh kejelian dari satu pemikiran yang berbeda dari mereka-mereka sebelumnya yang gagal mengurai kasus dalam kabut misteri tersebut. Segalanya mesti dia yang tangani. Sebab hal demikian tak enak kalau mesti melibatkan orang-orang penting yang tengah sibuk dengan pekerjaannya sendiri.


“Wih nggak mau ikut gue entar kayak dulu ada pemenggalan-pemenggalan,“ ujar Claudia ketakutan. Dahulu saja sampai sedemikian nya. Tak langsung hilang dalam seketika. Kali ini mesti diulang agi, tentu saja tak mau. Andai ada pilihan lain, sudah pasti memilih yang enak-enak saja. Dan tak ad pengalaman yang demikian memberatkan. Sehingga membuat pemikiran jadi demikian membebani. Ya kalau Cuma sekejap. Kalau sampai berlarut-larut, bahkan jika mesti sampai menjangkau titik jenuhnya. Akan menjadi sebuah penyakit yang berasal dari trauma demikian itu. Bahkan tak jarang sampai ada yang mengalami hal tersebut demikian parah. Baik mengejar fisik atau sampai psikisnya. Tak jarang jika psikologinya yang kena bakalan sangat lama sembuhnya. Itu bisa terus mengusik ingatannya sampai jauh ke waktu berikutnya. Hingga lanjut usia atau bahkan lang lahat. Ingatan akan satu peristiwa yang mengena tersebut terus dirasakannya. Satu penguatan dari ahlinya terkadang sangat dibutuhkan. Apalagi dalam mengurai gumpalan trauma yang bersarang di pikirannya itu. Namun tak mudah untuk mendapatkan yang sesuai. Ada kalanya yang justru diharap bisa membantu, malah jadi menambah satu beban tambahan yang tentunya akan semakin memberatkan. Walau sangat kecil kemungkinannya, sebab yang dimintai bantuan tentu dirasa mampu mengatasi hal itu. Tapi tak jarang ada saja yang tak cocok dan tak disukai oleh orang yang mengalami hal buruk itu.

__ADS_1


“Mm….“


Sejenak berpikir. Iya kalau berhasil dan tak terlampau butuh waktu lama. Kalau gagal, maka akan berlarut-larut. Tapi jika taka da yang membantu juga kesulitan. Akan lebih bisa diselesaikan jika lebih dari seorang. Baik mengenai waktu maupun kemungkinan membawa barang yang banyak. Juga bisa menjadi teman bicara kala tengah kesepian atau tengah menghadapi jalan buntu tentang rumitnya kasus yang tengah ditangani itu. yang kesemuanya tentunya masih membutuhkan banyak hal adanya dua atau ebih tenaga yang menghadapi persoalan pelik tersebut.


“Makanya, ayo berangkat, mumpung masih jam segini. Nanti sampai sana tak kemalaman,“ ujarnya.

__ADS_1


“Orang tak terlampau jauh kok, dekat-dekat saja,“ jelas Antony. Kalau jauh juga enggan. Selain makan biaya, perjalanan panjang juga penuh resiko. Hanya saja biasanya apa yang menarik di hatinya tak serta merta selalu dekat dengan daerah itu. Dan masih butuh waktu guna menjangkaunya.


“O“


__ADS_2