Senja Muram

Senja Muram
Segitiga


__ADS_3

“Akhirnya ketahuan!“


“Kau tahu kah?“


“Yah...“ Antony sangat paham akan perkara yang sangat rumit itu dan saat ini tengah dipikirkan oleh orang-orang pandai. Dia tahu. Misteri yang sedikit unik ini. Bagaimana kaca bisa pecah pada sisi yang berseberangan dengan lewatnya kendaraan. Logikanya kalau kendaraan melintas dan ada kerikil lepas, maka bagian sisi yang berhadapan langsung dengan kendaraan melintas tadi, yang akan kena batu. Kecuali jika batu itu melenting kuat, lalu membentur pada suatu benda keras, maka batu akan memantul, meskipun kekuatannya menurun. Tapi jika hentakan awalnya kuat, juga akan menimbulkan kekuatan juga. Dan luka parah terjadi di kedua bagian tubuh itu. Bisa saja terjadi jika pecahan kaca mengenai sisi kiri tubuh, maka kekuatannya juga akan mencapai sisi lainnya. Namun tentu kekuatannya akan merobek sangat lebar pada tubuh tersebut, bahkan bisa mengakibatkan putus. Tapi ini tidak demikian. Luka terjadi pada sisi kanan dan kiri.


“Yang membunuh suaminya!“ ujarnya sembari menunjuk dengan telunjuk mengarah ke pelaku dan ujung jempol mengarah ke bawah.


“Hah....“


Semua terkejut mendengar hal itu. Tak menyangka. Tak menduga. Tak mengira. Ternyata pelakunya tak jauh-jauh amat. Dan kali itu ada didekatnya. Memang sang pelaku biasanya orang yang dekat dengannya. Bagaimana mau jauh, kalau benda yang mesti dihantamkan juga akan mengena pada bagian vital tersebut. Jika jauh, maka tak akan mengenai.

__ADS_1


“Bukannya dia duduk berdua dan lukanya terkena hantaman batu keras akibat ada kendaraan lain yang tengah melintas? Kenapa itu terjadi? Dan karena apa?“


“Cinta segitiga lah penyebabnya!“ ujar Antony.


Semua hanya terdiam. Mendengarkan apa yang anak muda itu katakan. Dan disitu juga akan terkuak kenyataannya.


“Si suami alias Bruto Ronggo Tejo, lebih dulu pacaran dengan Ibunya Si Jupiter De La Cruz. Tapi tak jadi menikah. Dan kini cinta segitiga terulang kembali terjadi CLBK.“


“Si Cornely memakai pistol mainan Si De la cruz untuk menembakkan melalui jendela bagian atas yang bisa dibuka secara sorong itu. Seiring dengan melajunya bus, maka suara tak akan kentara, saat peluru yang ada bandul batu dengan tambang yang ukurannya sudah diprediksi oleh Cornely. Peluru menerobos keluar jendela dan tali yang diikatkannya secara memutar melewati sisi belakang bus dan batu menghantam jendela istri mantannya itu.


Si Suami menembak si istri kala batu mengenai sisi kepala yang lain sehingga lukanya terlihat ada pada sisi itu padahal dari sebaliknya dan peluru menghantam sisi lain.

__ADS_1


Dari luka itu itu jelas terlihat kalau diteliti secara sungguh-sungguh maka lubang sisi kanan akan lebih lebar dari kirinya dimana peluru keluar.


Bus putar balik tak jadi wisata rohani atau Tour De pram akibat peristiwa menyeramkan itu. Semua sudah tak enak makanya di pom bensin itu semuanya kembali arah.


“Menyedihkan yah? membuat muram saja suasananya."


“Iya....“


Dia bunuh diri dengan korban keduanya, saat hampir menjangkau rumah maka disitu Cornely menembakkan diri pada sisi kepalanya dimana bekas pacarnya yang rencananya akan menikahinya tengah memeluk, hingga peluru yang hanya satu itu menerobos keduanya hingga binasa.


Mereka berharap barangkali saja pada dunia yang sedikit berbeda itu mereka akan bisa bersama selamanya. Dan kisah lama yang pupus dan tak bisa bersatu di dunia maka pada kehidupan lain akan kejadian. Dan mereka bisa bersama pada kehidupan berikutnya.

__ADS_1


__ADS_2