Senja Muram

Senja Muram
Kedung


__ADS_3

“Ya sudah kita tinggal saja yuk,“ kata Claudia yang sudah sangat menginginkan pergi dari tempat mengerikan itu untuk segera tiba di rumah. Akhirnya itu yang diinginkan nya. Supaya lebih baik pergi. Meninggalkannya dan tak usah hirau pada hal-hal yang berbau menyeramkan begitu. Sebab tak ada gunanya. Dibayar juga tidak. Dapat pujian belum tentu. Malahan hanya dekat dengan bayang-bayang kelam dan teror para misterius. Andai bukan hantu, maka sang pembunuh itu juga menjadi sosok menyeramkan. Bahkan bisa saja justru menumpahkan kengeriannya pada mereka agar rahasia tertutupnya juga tak terkuak untuk menjadi dasar dari terseretnya kasus tersebut pada hukum yang menanti berikutnya. Maka tidak mungkin, jika kemudian akan memaksa para ingin tahu itu untuk tak melangkah lebih jauh. Hingga teror dan berbagai cara dilakukan oleh sosok misterius tersebut.

__ADS_1


“Ya nggak enak sama De La Cruz,“ kata Antony yang merasa sudah dipercaya tapi kali ini kesulitan sendiri yang membuatnya puyeng. Sebenarnya kalau dulu menolak juga tak jadi soal. Tapi rengekan kawannya itu juga membuat pikirannya kacau. Ingin membantu tapi sulit. Kalau tak membantu apa artinya kawan. Dan kawan apa yang tak bisa membantu. Maka semua berputar pada suatu rasa. Rasa tak nyaman ini. Yang membawanya pada sesuatu yang semakin membuat tak nyaman. Mungkin segalanya akan hilang jika berhasil menemukan satu akhir yang menyejukkan akan terpecahnya kasus demikian. Yang jelas itu bukan sekarang. Mungkin satu jam ke depan. Satu hari, seminggu atau mungkin tak pernah terpecahkan kasus yang sudah menyerempet pada hal – hal misterius tersebut.

__ADS_1


Masa sudah dipercaya tapi tak berhasil, itu juga yang terus terpikirkan oleh si Antony, yang juga pusing, ternyata persoalan ini sulit ditemukan penyelesaiannya. Serta apa kata dunia, kalau sang Antony tak bisa menyelesaikan kasus semacam itu. Tentunya sebagai seorang pelajar yang sangat pandai. Akan malu. Sebagai seorang yang dianggap tampan juga akan memudar. Seiring dengan berhembusnya kabar menyeramkan itu. Tentang kegagalan. Makanya sebisa mungkin mesti berhasil. Walau sulit. Sebab apa arti sulit jika tanpa usaha. Dan segala usaha akan ada kemungkinan berhasilnya. Lain jika terus pergi, tanpa usaha lagi. Itu yang menghentikan arti kata berhasil. Dan itu juga yang membuat kata usai semakin nyata. Usai sudah perjuangan.

__ADS_1


“Ya sebentar lah kita tinggal disini kalau perlu nginep,“ ujar Antony terus berusaha membuat si Claudia agar betah beberapa lama siapa tahu misterinya ada di malam hari dan pada waktu itu kita akan bisa menyingkap sebenarnya yang terjadi disini jadi kita berhasil mengetahui kala malam apa itu cuma perselingkuhan biasa cinta segitiga atau memang ada hantu sebab hantu kan seringnya muncul kala gelap itu sebab terjadinya juga malam pada suatu kamar yang sunyi dan pada waktu yang tak kalah sunyi nya dengan suasana saat itu.

__ADS_1


“Ya sudah kalau demikian, kita tak bisa melakukan apa-apa lagi, juga kalau kita pulang tak ada hasil, juga sayang. Kita hanya sampai tuntaskan peristiwa ini dan Si Jupiter De La Cruz bisa tenang, kala kita tinggal pulang nanti.“

__ADS_1


__ADS_2