
"sayang denger... mas sumpah gak ada apa2 sama anggi. anggi dah punya suami dan sedang mengandung mana mungkin mas selingkuh. dan yang terpenting. mas cuma cinta nya sama kamu titik. percaya sama mas ya sayang"
"beneran mas gak ada apa2 sama anggi?" tanya widya tak yakin
ku dekati widya dan ku genggam tangan nya
"saat kita mengucapkan ikrar pernikahan. mas janji hanya akan ada kamu dan cuma kamu yang mas cinta. mas mohon kamu percaya ya" satria menatap wajah widya dan lalu mengecup bibir widya
widya membalas ciuman satria
lidah satria menjelajah mulut widya yang di balas widya
tak berhenti di situ. tangan satria sudah menjelajah membelai2 tengkuk widya lalu merambat turun menuju ke dua gunung kembar widya
dengan sekali hentakan satria membuka penutup nya dan keluar bebaslah kedua bukit kembar milik widya yang ukuranya lumayan besar
satria meremas dan memainkan ujungnya
sekali2 widya mendesah ketiak satria menarik dan memain2 kan nya
tangan satria turun hingga kebawah menuju milik widya lalu menurunkan penutup nya
satria membelai nya
lembab
widya tak hentinya mendesah
__ADS_1
hingga satria turun dan menikmati kedua bukit kembar milik widya layaknya bayi yang haus asi
widya menegang dan mencapai klimax nya yang pertama
satria membiarkan widya menikmati nya lalu satria melancarkan aksinya lagi hingga widya kembali mendesah . lalu merka menyalurkan hasrat nya hingga beberapa kali hingga widya tak mempunyai tenaga. satria ambruk bermandikan peluh di samping widya yang tergeletak lemah
"terima kasih sayang. i love u" satria memeluk dan mencium kening widya
lalu mereka tertidur pulas karena kelelahan
tak terasa hari merangkak malam
widya menggeliat
badan nya terasa sakit namun dia tersenyum melihat satria yang tertidur pulas sambil memeluk nya
lalu mengangkat tangan satria pelan2 agar tak membangun kan nya
widya turun dari kasur lalu melangkah ke kamar mandi. membersuhkan diri
setelah mandi dan berpakaian. widya memunguti satu persatu bantal guling yang di lempar nya...
lalu meletakan nya di kasur
melihat satria yang tertidur pulas. widya mendekati nya lalu mengecup kening satria sekilas
setelab puas memandang wajah lugu satria yang tertidur pulas widya menuju ruang tamu dan mendapati beberapa bungkusan di meja tamu
__ADS_1
"apa mas satria tadi membawa ini ya" tanya widya lalu membuka satu persatu
"hah sepatu yang aku mau, ternyata mas satria memberikan ku kejutan ini saat dia pulang" senyum widya mengembang lalu meraih sepatu nya dan memakai nya
ada kartu ucapan di dalam nya
"hai cintaku
ini kejutan yang mas bilang tempo hari buat istriku tercinta. maaf ya mas agak lama mewujudkan nya
pakai lah jika akan keluar rumah
agar kan selalu ingat suami mu ini dimanapun kakimu melangkah
LOVE U SO MUCH
satria
"ya tuham mas satria
xixixi so sweet banget. beruntung nya aku punya suami kamu mas" dengan senyum mengembang widya memakai sepatu dan berkeliling ruang tamu layaknya anak kecil yang baru mendapatkan hadiah
lalu widya menghampiri bungkusan kedua
isinya makanan kesukaan widya
"mas satria is the best xixixi selalu tau kesukaan aku" gumam widya menuju ke dapur lalu menghangatkan masakan nya
__ADS_1