
bobby terbahak2 selesai menelpon widya
senyum licik nya terlihat
"hmmm sepertinya gw harus membuat widya stay sama gw. hingga tiba saat nya nanti gw bosan tinggal gw campakin dia. " ucap bobby sambil menghembus asap rokok nya memikirkan sesuatu
tiba2 mulut nya menyeringai....
"gw punya cara nya. dan gw bisa peralat dia buat meres laki nya ahahhaa"
terdengar gelam tawa jahat dari mulut bobby
lalu dia mulai melancarkan aksinya
dia menuangkan obat perangsang pada minuman soda yang di buat nya
lalu dia pura2 tergeletak di lantai setelah mendengar kendaraan berenti tepat di depan kost2 an nya
tok tok tok.....
"bob... bob... bobby.... " widdya mengetok kamar kost an bobby beberapa kali namun tidak terdengar jawaban
lalu ia membuka handle pintu
widya terkejut mendapati bobby yang tergeletak di lantai
__ADS_1
"ya tuhan bobby... " teriak widha histeris menghampiri bobby lalu menepuk2 wajah bobby beberapa x
ia lalu memcari minyak angin di tas nya dan mengoleskan nya di hidung bobby
tak lama bobby bergerak. matanya beberapa kali mengerjap
"loh kenapa bob... kok bisa di lantai "tanya widya panik
"kan gw bilang ga enak badan.. pusing tiba2 gelap" jawab bobby
"loh udab makan and minum obat belom. ayo bangun gw bawa makan buat loh" ucap widya membantu bobby bangun
setelah bobby duduk di sofa widya melangkah ke dapur dan kembali dengan membawa bubur di tangan nya
"nih loh makan dulu gih. gw tadi beli dalam perjalanan ke sini" ucap widha sambil menyodorkan mangkuk berisi bubur yang masih hangat
"makan ndiri ih... kaya anak kecil aj. yang sakit tuh kepala kamu bukan tangan kan? "ucap widha sinis
"ya udab gak usah makan" ucap bobby menyenderkan punggung nya dan memejam kan mata
"hufh ya dah sini dasar manja" ucap widha sengit yang di jawab senyuma. kemenangan bobby
dalam sekejap bubur yang widya bawa habis. lalu widya menyodorkan obat yang dibeli nya di apotik
"loh kelaperan apa sakit beneean sih bob?.. nih minum obat loh" ucap widya
__ADS_1
"gw sakit karena kangen kamu sayang" ucap bobbh sambil memeluk pinggang ramping widya
"bob lepasin gak atau gw balik., pulang" ancam widya
ternyata ancaman widya ampuh. bobby langsunh melepas tangan nya dengan wajah di tekuk
"sial emang harus ambil tindakan kaya nya nih. widya sepertinya mulai suka ma satria
bahaya "gumam bobbh dalam hati sambil memperhatikan widya yang acuh tak acuh padanya
bobby berjalan menuju lemari pendingin dan membawa soft drink ditangan nya dan beberapa cemilan
"bob loh habis minum obat. mau lewat loh minum soda? tanya widya sambil mengeryitkan alisnya
"ini buat kamu sayang. minum gih kamu pasti haus. ucap bobby sambil tersenyum
"gw bisa ambil sendiri. lagi loh lagi sakit ngapain repot2" ucap widya meraih gelas yang di sodorkan bobby
"minum dong sayang. aku sakitw masih perhatian kan" ucap bobby meminum air putih sambil memperhatikan widya yang meneguh habis air yang di berikan bobby
bobby tersenyum smirk
"tinggal menghitung menit. bentar lagi loh bakal memohon dan bersimpuh di kaki gw"
gumam bobby dalam hati
__ADS_1
matanya tal lepas memandangi gerak gerik widya
widya mulai melasa gerah. dia membuka cardigan yang di pakai nya