Suami Sewaan

Suami Sewaan
Menyembunyikan Jati Diri (END)


__ADS_3

Kinar memberhentikan angkotnya di tepi jalan, ia tak langsung pulang kerumah.


Kinar berada di sebuah pemakaman umur dimana papa dan mama kandungnya di kebumikan.


Hari pernikahan semakin dekat, Kinar tak mau menjadi anak durhaka tidak memberitahukan mereka,walaupun kini mereka sudah berada di alam lain.


Kinar membeli dua buket bunga lalu berjalan masuk kedalam pemakaman yang berjajar rapih, hingga ia sampai di blok dimana mama dan papanya istirahat untuk selamanya


”Assalamu'alaikum, ma, pa Kinar datang.


Maaf Kinar jarang berziarah ke makam kalian karena mama Anggi sedang sakit.


Ma, pa, Kinar harap kalian tidak menyalakan kinar atas keputusan yang Kinar ambil, Kinar juga berharap kalian mengerti bagaimana perasaan Kinar.


Mama Anggi yang selama ini merawat dan menyayangi Kinar sejak kecil. Mama Anggi yang mendidik Kinar tanpa membeda-bedakan kasih sayangnya walau Kinar bukan anak Kandungnya, mama Anggi begitu tulus menyayangi Kinar, kini giliran Kinar yang membalas kebaikan beliau.


Dua Minggu lagi Kinar akan menikah, mama , papa doakan Kinar bahagia ya???


Kinar memang tidak mencintai pria itu, tapi dengan jalan menikahinya lah Kinar bisa mendapat uang untuk biaya operasi mama Anggi.


Doakan Kinar kuat menjalani semua ya ma, pa”ucap Kinar membelai batu nisan kedua orangtua nya itu.


"Insha Allah, kamu bahagia sayang, nenek dan kakek ikut mendoakan kamu"ucap seseorang yang berada di belakang Kinar


"Kakek, nenek? sejak kapan kalian disini?"tanya Kinar lalu mencium punggung tangan kakek dan neneknya.


”Kami tahu semua sayang, kami mendengar semua ucapan mu, nenek tak tahu harus senang atau sedih , namun nenek bahagia kamu tumbuh menjadi gadis yang baik semua karena nak Anggi dan suaminya.


Nenek mendukung keputusanmu” ucap nenek Asih membelai rambut cucu semata wayangnya itu


”Terima kasih nek, dukungan nenek berarti sekali buat Kinar, tapi Kinar mohon jangan beritahu hal ini pada papaa ataupun mama, Kinar tidak mau rencana Kinar untuk mengoperasi mama gagal.


Kinar yakin papa dan mama tak kan setuju dengan hal ini, jika mereka tahu Kinar menikah hanya demi mendapatkan uang untuk biaya operasi mama” ucap Kinar menangkupkan kedua tangannya


”Kami tidak akan memberitahukan mereka, kakek dan nenekku akan merahasiakan ini bahkan dari om mu sekalipun"ucap Kakek


Kinar langsung memeluk kakek dan neneknya itu.


”Apakah kamu sehabis ini mau mampir makan malam kerumah sayang? nenek sangat merindukanmu” ucap Nenek Asi sedih


"Baik nek, Kinar izin dulu sama mama papa dulu ya” ucap Kinar yang di balas anggukan keduanya


Setelah mengirim doa, mereka pulang kerumah


Nenek Asih sangat bahagia dengan kedatangan cuci semata wayangnya itu, ia sampai meminta Benny untuk pulang kantor lebih awal.


Asih turun tangan sendiri memasak di dapur dibantu oleh Kinar, di kejauhan kakeknya menatap cucu dan istrinya yang terlihat kompak , ada rasa bahagia dan sedih di sana. Bahagia karena Kinar bisa tumbuh jadi gadis yang cantik dan Sholeha, sedih karena anaknya tidak dapat menyaksikan putrinya tumbuh besar.


Tak terasa air mata menetes di sudut matanya yang menua, Kinar yang melihat kakeknya menangis mengerutkan alisnya bingung


"Loh kakek kenapa nangis? ada apa kek?” tanya Kinar khawatir


"Kakek kelilipan cu”


"Kakek pikir Kinar akan percaya? Kinar sudah besar kek, sebentar lagi Kinar mau menikah, kakek gak bisa bohongin Kinar" protes Kinar

__ADS_1


"Kakek cuma bahagia melihat kamu dan nenekmu masak, andai saja..."


"Kek, mereka sudah tenang di alam sana.


Kinar tidak pernah menyesal terlahir dari mama Widya dan papa Bobby karena Kinar punya nenek dan kakek yang sangat baik, terima kasih kek, nek. Kinar sayang kalian"ucap Kinar memeluk kakek dan neneknya.


mereka menangis bersama


"Aduh, kenapa jadi acara menangis berjamaah ini???"tanya Benny begitu masuk ke dalam rumah melihat kedua orangtuanya dan Kinar menangis sambil berpelukan


"Kami bahagia, keponakanmu sebentar lagi akan menikah, namun juga sedih karena kamu belum juga menikah” cibir nenek Asih yang di balas anggukan suaminya


"Astaga kena batunya aku, kabur ahhh" ucap Benny yang lagi-lagi selalu menghindar jika membahas pernikahan


"Om Benny kabur nih ye"goda Kinar


"Ampun om di bully” ucap Benny langsung menuju kamarnya


Satu jam kemudian Benny sudah berpakaian rapih menghampiri keponakan satu-satunya itu


"Jadi, ponakan kesayangan om mau kado apa dari om?”


"Kadonya berita bahagia pernikahan om dong” goda Kinar


"Nah kan mulai lagi?, om kelitikin baru rasa kamu" ancam Benny


”Hehe canda om gitu aja sensi ah” ucap Kinar yang di balas senyum senyum masam Benny.


”Om kenapa belum juga nikah? kasian nenek sama kakek pengen banget liat om menikah”


"Belum ada yang cocok atau alasan lain???


Kinar sangat tahu alasan Om nya belum juga menikah, nenek dan kakeknya sudah menceritakan semua padanya'


”Hidup itu kita yang buat bahagia om, jika apa yang kamu genggam menyakitkan maka lepaskan.


jangan berjalan di kepingan masa lalu , karena masa depan terlalu indah untuk di jalani.


ikhlaskan, dengan ikhlas segalanya akan lebih indah"ucap Kinar dewasa


Benny terkejut mendengar perkataan Kinar, ia tak menyangka ponakan kecilnya bisa bijaksana Kinar sudah besar.


Benny mengacak-acak rambut Kinar gemas


”Terus apa keputusanmu menikah sudah tepat?" tanya Benny balas bertanya


"Insha Allah om, Kinar sudah menetapkan hati. menikah itu ibadah juga om"


"iya, iya Bu ustazah” ucap Benny terkekeh


"Ayo kita ke meja makan, om mau merasakan bagaimana, harus om tes dulu biar suamimu nanti gak kecewa”


"Okey siapa takut" ucap Kinar menggandeng manja tangan om nya itu.


Om Benny persis sekali wajahnya dengan almarhum papa nya membuat Kinar merasa ia dekat dengan papanya, walau sifat keduanya sangatlah jauh berbeda

__ADS_1


Tiba di ruang makan, kakek neneknya sudah menunggu, mereka langsung makan, berkali-kali Benny memuji masakan Kinar membuat Kinar sangat bahagia.


"Sayang kakek dan nenek mau menyampaikan sesuatu.


Kami sepakat untuk tidak menjadi wali dalam pernikahanmu nanti” ucap Asih pada cucunya


"terus siapa yang akan menikahkan aku? kalian adalah keluargaku satu-satunya" ucap Kinar sedih


”Nak, papa mu Satria tidak bisa menikahkan mu karena beliau bukan papa kandungmu.


Jadi sebagai rasa hormat kami, kami juga tak akan menjadi wali nikah mu, biar semua orang hanya tahu papa dan mamamu adalah Satria dan Anggi, sebagai rasa terima kasih kami karena mereka sudah membesarkan kamu.


Kami sepakat menyerahkan hak wali mu pada penghulu.


Kami juga tak akan membuka jati dirimu pada calon mertuamu.


Biarkan mereka hanya tahu orangtuamu yang sekarang, Satria dan Anggi.


"Nenek, kakek, om Benny, Kinar gak tahu harus bagaimana menanggapi keputusan kalian, tapi terima kasih, terima kasih" ucap Kinar menghapus air matanya


Hari pernikahan Kinar pun tiba, sesuai kesepakatan keluarga kandung Kinar maka wali nikah diserahkan pada penghulu, walau sebenarnya Satria menentang, namun pada akhirnya ia berterima kasih pada keluarga Kinar.


Acara akan nikah dan resepsi Kinar di langsungkan di sebuah hotel ternama di Jakarta, seluruh keluarga sudah berkumpul menyaksikan moments paling bahagia dalam hidup mereka, pernikahan Kinar.


Ditambah berita bahagia dari rumah sakit bahwa ada donor ginjal yang bersedia memberikan ginjalnya pada Kinar membuat kebahagiaan mereka lengkap. Anggi meminta operasi di jalankan setelah Kinar menikah, agar ia bisa menyaksikan putri tersayangnya menikah.


”Saudara Dimas Erlangga bin Ahmad Erlangga saya nikahkan , saya kawinkan engkau dengan Kinar Adiputra binti Satria Adiputro yang walinya di wakilkan kepada saya dengan mas kawin uang tunai sepuluh juta dan seperangkat perhiasan di bayar tunai!!!!!” penghulu


"Saya terima nikah dan kawinnya Kinar Adiputra binti Satria adiputro dengan mas kawin tersebut diatas Tunai!!!!!!" ucap Dimas lantang


”Bagaimana saksi?????” tanya penghulu


”Sah, sah” jawab para saksi serentak.


Assalamu'alaikum


Apa kabar semuanya, semoga sehat selalu ya...


novel "Suami sewaan" sudah memasuki ending cerita.


Ikuti novel kelanjutannya ya,


bagaimana kehidupan Kinar selanjutnya setelah menikah???


penasaran kan? jangan lupa mampir ya, dan klik tombol favorit untuk mendapat notifikasinya.


Author tunggu loh dan jangan lupa tinggalkan like and coment nya ya agar author tahu kalian mengikuti karya author dan mendukung author. like dari kalian sangat berarti untuk author.


Terima kasih untuk semua yang membaca dan mendukung novel "Suami Sewaan" hingga selesai, sampai bertemu di karya author selanjutnya


Wasalam


Pooh


__ADS_1


__ADS_2