
anggi kini sudah mulai tenang. ia sudah tidak terisak lagi
"aku ga tau apa masalah mu. tapi kamu harus percaya. Allah memberimu cobaan karena kamu kuat. Allah tidak akan memberikan ujian diluar kemampuan umat nya. pasti ada hikmah di balik semua cobaan ini. kamu harus sabar dan ikhlas menjalani nya.
aku juga gak akan memaksa kamu untuk cerita sama aku. jika suatu saat kamu butuh aku, kamu bisa menghubungi ku" ucap satria menepuk2 punggung tangan anggi
"makasih ya sat... dan maafin perbuatan ku dulu. kamu masih saja baik, walau aku pernah nyakitin kamu" ucap anggi makin menundukan kepala nya
"sudah lah nggi...
aku sudah mengikhlaskan yang terjadi
aku juga sudah tau kebenaran nya semua
saat itu kamu tidak punya pilihan ,.
selain menurut kemauan papamu
dan aku anggap kita tak berjodoh" ucap satria ingatanya melayang 10tahun lalu
#flash back..
"om izin kan saya bertemu anggi. " ucap satria
"kamu tidak akan bertemu dengan anak saya. dia sudah saya kirim ke luar negeri " ucap pak handoko papa anggi
"om pasti becanda kan. tolong lah om saya ingin bertemu anggi. saya serius dengan anggi. saya benar2 cinta anggi om" ucap satria putus asa
"cinta.... hahahhaa" handoko tertawa mengejek
__ADS_1
"tau apa kau soal cinta. apa cinta bisa buat kamu kenyang. apa cinta bisa penuhin semua yang anak saya butuh kan? tanya handoko sengan senyum merendahkan
"yang jelas saya tidak akan pernah mau anam saya berhubungan dengan kamu. pemuda yatim piatu yang miskin tanpa harapan" ucap handoko sinis memandang satria tajam
"tapi om... "
"tidak ada tapi2 an silahkan kamu tinggalkan rumah ini. dan jangan pernah kembali. lupakan anak saya. karena kamu tidak pantas dengan anak saya" ucap handoko tajam
"om tolong... "
"silahkan kamu pergi, saat saya meminta mu. baik2 sebelum saya bisa bertindak nekad...
kamu bisa kehilangan bea siswa mu dan putus kuliah" ancam pa handoko sambil berlalu
satria muda hanya bisa terduduk lesu di lantai
dan lebih menyedihkan lagi dia tak bisa bertemu anggi selama nya
jelas pak handoko memiliki kekuasaan untuk mencabut bea siswa yang membuat nya kuliah di fakultas A, karena pa handoko salah satu pemegang saham terbesar
satria tidak mau gegabah dengan masa depan nya. hanya kuliah yang dia andalkan bisa merubah masa depan nya kelak
selepas kepergian pak handoko
bi sumi pembantu keluarga anggi menghampiri satria
"den satria. ini ada surat dari nyonya.
Semoga ini bisa memberi penjelasan alasan non anggi tiba2 keluar negeri" ucap bi sumi menyerahkan selembar kertas
__ADS_1
"sekarang sebaik nya den satria pulang. sebelum tuan besar murka. "ucap bi sumi dengan suara berbisik
"makasih bi. salam buat bu handoko. saya permisi" ucap satria bangkit dengan langkah gontai
sesampai nya satria di kost2 an nya
dia merebahkan tubuh nya
rasanya dunia nya kini terbalik
dunia yang penuh warna berubah dalam hitungan hari
satria terpuruk dengan keadaan nya.
dia marah pada keadaan
satria melempar semua buku2 kuliah nya dan berteriak keras melepas emosi nya
"astaghfirullah" ucap satria menenangkan hati nya
adzan maghrib berkumandang
satria buru2 mengambil wudhu dan melangkah menuju masjid. satria berdzikir hingha isya dan baru pulang kekostan jam 9 malam
kini dia mulai merasa tenang
tiba2 ingatan nya kembali pada secarik kertas yang di berikan bi sumi sebelum dia pulang
satria tertegun membaca isi dalam kertas itu...
__ADS_1