Suami Sewaan

Suami Sewaan
PASRAH. II


__ADS_3

"Sial apa yang telah aku lakukan? Sepertinya ada yang tidak beres dengan makannnya" gumam Satria mengepalkan tangannya.


"Sebenarnya apa yang terjadi dengan rumah tanggaku? Aku tak akan memaafkan siapapun itu yanv mengusik kehidupanku" geram Satria.


Satria berdiri di depan pintu kamarnya, Dilihatnya Widya masih tertidur pulas.


Ia lalu melangkah menuju teras rumahnya lalu mengeluarkan ponselnya dan melakukan panggilan telepon


"Aku harus menelpon Anggi untuk meminta penjelasannya, aku juga tak percaya jika memang ia adalah dalang di balik peristiwa ini"


Setelah berdering beberapa kali, akhirnya Anggi mengangkat telepon. Terdengar suaranya tang parau tanda ia habis menangis


"*Hallo Assalamu alaikum mas"


"Wa alikum salam, maaf aku mengganggu mu, namun aku perlu mengetahui detail semuanya. Bagaimana kita berakhir seperti itu" Terdengar desahan berat Satria


"Jadi mas, apakah kamu menuduhku yang memasukan obat perangsang itu kedalam makanan yang widya masak? aku berani bersumpah bukan aku pelakunya" ucap Anggi terisak


"Aku tak bermaksud.. "


"sudah lah mas, dari perkataanmu aku tau kemana arah pembicaraanmu "


"maafkan aku, aku sungguh merasa bersalah pada Widya"


"Aku juga merasa bersalah pada Widya, tapi disini aku juga korban mas, apa kamu pikir aku sanggup melakukan hal keji seperti ini??? Walaupun aku masih mencintaimu, namun aku masih punya harga diri dan iman" teriak Anggi yang marah , melempar ponselnya hingga hancur*


"Kenapa mas....

__ADS_1


kenapa kamu memcurigaiku?? huhuhu


Apakah kecintaanmu pada istrimu membuatmu memiliki hak menuduhku seperti itu? huhuhu" Anggi nangis tersedu-sedu


Hatinya hancur, Satria yang selama ini dia puja dan cintai telah menolehkan luka yang teramat dalam di hatinya


Anggi juga tak mengerti, sama halnya seperti Satria yang bingung, siapa dan mengapa hanya mereka berdua yang terkena obat tersebut.


Anggi hanya berfikir satu orang yang bisa melakukan nya, Widya, namun melihat reaksi Widya yang histeris melihat keadaan Satria dan dirinya yang polos tanpa busana, kecurigaan Anggi menjadi terpiaskan.


"Sepertinya ada orang lain yang merencanakan hal ini, tapi siapa dan untuk apa?? " tanya Anggi dalam hati.


Sementara di kediaman Satria


Satria mengacak-acak rambutnya beberapa kali karena frustasi, entah sudah berapa banyak rokok yang ia hisap.


Satria masih terus merenungi apa yang baru saja terjadi, sesekali ia memeriksa keadaan istrinya yang masih tertidur di kasur.


"Aku tak mau menyakiti hati Istriku lagi, Sepertinya aku harus menjauhi Anggi, demi masa depan rumah tanggaku" tekad Satria dalam hati, walau jujur ia berat melihat kondisi Anggi saat ini, namun ia harus tegas.


"masss... mas Satria" rintih Widya dari dalam kamar


"iya sayang, mas disini? apa kamu sudah lebih baik? mau mas masakan apa? tanya Satria lembut mengecup kening istrinya


"Aku mau makan Shabu-shabu mas, tapi gak mau take way" pinta Widya manja


"baiklah, kamu ganti pakaian, kita ke restoran jepang ditempat biasa"

__ADS_1


"Makasih mas,... " "Cupp" sebuah kecupan mesra mendarat di pipi Satria, lalu dengan riang Widya segera mengganti pakaian nya


Satria tersenyum bahagia melihat Istrinya sudah bisa tersenyum, pasalnya ia sangat takut Widya akan membencinya dan meninggalkannya.


"mass.. ayooo, cepetan aku dan anakmu sudah kelaperan nih" rengek Widya manja


"iya.. iya sayang ayo" ajak Satria menggandeng mesra istrinya, lalu mereka menuju sebuah restoran jepang terkenal di kota J


Sepanjang perjalanan, Satria melirik ke arah Widya yang terlihat bahagia, sebenarnya Satria sedikit bingung, mengapa Widya cepat berubah suasana hatinya, namun melihat Widya tak larut dalam marahnya, Satria mengabaikan kebingungannya.


Hi readerku yang baik hati


Terima kasih sudah singgah dan mengikuti novel karyaku.


Pasti banyak yang bertanya-tanya atau malah sebal sama Satria yang bucin alias buta cinta terhadap Widya, namun begitulah Cinta, terkadang membuat kita menjadi bodoh.


Namun percayalah, tak akan ada yang bisa menutupi kebenaran selamanya. So simak terus yang kelanjutannya.


maafkan Author jika update agak lama di karenakan Author sedikit kesulitan membagi waktu antara menulis dan bekerja terlebih di Ramadhan Author akan sedikit agak sibuk karena Author berkencan dengan oven dan mixer hehehe, terlebih mendekati hari raya, orderan sedikit menumpuk


( aih curcol😂😂😂)


pokoknya terima kasih untuk semuanya.


jangan lupa like, coment dan tekan favorit agar kalian mendapatkan notice update terbaru Author.


stay at home and sehat selalu ya untuk semuanya

__ADS_1


pooh


__ADS_2