Suami Sewaan

Suami Sewaan
perangkap bobby #3


__ADS_3

"tinggal menghitung menit. bentar lagi loh bakal memohon dan bersimpuh di kaki gw"


gumam bobby dalam hati


matanya tak lepas memandangi gerak gerik widya


widya mulai merasa panas.


membuka cardigan yang di pakai nya gelisah...


berulang kali dia menelan saliva nya


"mengapa udara di sini panas ya.. ahhh" gumam widya


bobby sengaja membuka baju nya


nampak otot2 perutnya yang seperti roti sobek


widya memandangi bobby tak berkedip


lalu mendekati bobby yang pura2 sedang meminum mineral water di tangan nya


tangan widya mulai membelai dada bidang bobby


menciumi setiap jengkal tubuh bobby dan meninggalkan bekas gigitan2 kecil di leher dan dada bobby


lalu widya merangkul bobby dan melumat kasar bibir bobby.,


bobby tak mau kalah dengan permainan widya


lalu lidah mereka saling membelai dan membelit


widya mulai melepaskan pakaian nya


hasrat nya sudah menggebu2


lalu berinisiatif membuka pakaian dalam bobby dan melemparkan nya kesembarang tempat


merekapun menyatukan tubuh

__ADS_1


berpacu mencapai kepuasan hingga berkali2 dan akhirnya mereka terlelap tidur hingga menjelang malam


matahari sudah tenggelam sejak 1jam lalu. tetapi widya dan bobby masih tidur tanpa sehelai kain pun


tiba2 ponsel widya berdering. setelah beberapa kali widya akhirnya meraih ponsel nya dan langsung terperanjat


menganalisa sekeliling nya


dan lebih terkejut lagi mendapati dirinya dan bobby tanpa pakaian


"owh shitt bobby sialan, apa yang dia perbuat sama gw. seinget gw tadi main sama mas satria kenapa... ???


ah pasti ulah bobby ini. kampret emang nih laki2" gerutu widya dan terkejut kembali karena ponselnya untuk kesekian kalinya satria menghubungi nya


"mati gw dah malam belom pulang. satria pasti marah" ucap widya kwatir dan mengangkat ponsel nya


"hallo sayang kamu dimana. kok belum pulang sudah malam ini...." cerocos satria di ujung telepon


"ah sayang maaf tadi aku habis jalan sama erna trus ketiduran dirumah nya. nih aku mau balik" ucap widya buru2 dan menutup ponselnya sebelum satria bertanya lebih jauh


"aww sampe sakit perih gini. sialan loh bob" gerutu widya sambil berjalan tertatih2 ke kamar mandi


"babe, darling kamu mau kemana? tanya bobby melihat widya bangkit dari kasur


apalagi dadar guling loh


sialan loh bob.. bikin gw gak bisa jalan" saut widya ketus


terdengar bobby tertawa terbahak2


dan widya menatap bobby dengan sengit


membanting pintu kamar mandi keras


"loh bisa marah kucing manisku. tapi sebentat lagi loh bakal bertekuk lutut di kaki gw" gumam bobby pelan memandang ke arah kamar mandi


setelan selesai membersihkan diri dan berpakaian widya langsung pergi dari rumah bobby tanpa menoleh ke arah bobby


dan langsung memacu kendaraan nya menuju rumah

__ADS_1


sepanjang jalan widya mengutuki kebodohan nya yang selalu masuk ke dalam perangkap bobby


"bagaiman ini jika mas satria curiga. duh bisa bahaya. padahal gw dah berusaha jauhin bobby dan memulai hidup baru sama satria.


widya2 loh goblok banget dah" maki widya pada dirinya


widya beberapa kali membuang nafas kasar meredam emosi nya


sementara di rumah satria sudah rapih dan menantikan kedatangan istrinya


dia beberapa kali mengintip di jendela ruang tamu tapi widya belum juga menampak kan batang hidung nya


sementara makanan di meja yang sudah dia siapkan mulai dingin


tak lama terdengar suara kendaraan memasuki halaman rumah nya


dan widya masuk dengan wajah pucat


"sayang maafkan aku" ucap widya mulai memangis


"sayang kenapa kamu menangis. " tanya satria memeluk istrinya


"tuhan maafkan aku. suami ku terlalu baik. maafkan aku mas" ucap widya dalam hati dan mengeratkan pelukan nya pada satria


a



widya


cantik, glamor, materialistis



satria


jujur, penyayang, baik hati, setia


__ADS_1


bobby


playboy,


__ADS_2