Suami Sewaan

Suami Sewaan
Bulan madu III


__ADS_3

"Mba Widya sudah aku anggap kakak ku sendiri, jadi jangan pandang nilai nya, tapi niat nya.


Mobil itu dari beli gak aku pakai, sayang kan.


lebih baik buat mba aja, bisa buat mondar mandir mba kalau mau pergi ke luar, please mba mau ya? "


Widya nampak bingung, ia merasa tak enak hati. Anggi terlalu baik padanya


Widya memandangi kunci mobil ditangannya, ia enggan menerima kunci tersebut, toh sebentar lagi ia akan pergi.


Jadi ia tidak akan membawa mobil ini yang nantinya malah akan membuat Widya makin berat meninggalkan Satria.


selain itu Widya takut jika ia membawa mobil tersebut, keberadaannya jadi mudah di lacak


"Eh Anggi, beneran aku gak enak menerima ini. Sebaiknya kamilu simpan saja.


dengan perut ku yang membuncit seperti ini akan sulit bagiku membawa mobil"


"Ada bang Jack, dia yang akan antar kamu kemana saja"


"Justru itu aku enggan, aku takut jika Jack melihat ku dengan Bobby" gumam Widya dalam hati


"Terima aja ya, aku ikhlas kok" ucap Anggi bersungguh-sungguh.


"Makasih ya. Kamu terlalu baik padaku,.

__ADS_1


Aku takut jadi besar kepala karena nya"


"Mba Widya, kamu sudab seperti saudara ku sendiri. Kamu menolongku saat aku kesusahan, dan kini kita memiliki mas Satria.


kita harus hidup rukun dan menjadi istri yang baik buat suami kita.


Kedepannya kita harus sama-sama membentuk keluarga sakina mawadah warohmah dan punya anak yang banyak buat mas Satria" ucap Anggi menggebu-gebu.


Sementara Widya hanya tersenyum kecut.


Jangankan memberi Satria anak, anak dalam kandungannya saja bukan anak Satria.


"Mba Wid, kok malah bengong, Anggi salah mgomong ya? "


ingat kunci semua pintu karena tinggal kamu dan Prapti serta si mbok yang dirumah" ucap Widya mengingatkan.


Andy memang sedang mendekam dipenjara, namun Widya tetal was-was jika ada orang yang akan berbuat jahat pada Anggi.


Anggi mengangguk dan mengantar Widya sampai depan pintu rumah, lalu segera mengunci nya setelah mobil Widya keluar dari pintu gerbang


"Mba Widya ekspresi nya aneh gitu ya?


apa karena ia cemburu aku bilang punya anak banyak.


Uh bodohnya aku sampai berkata demikian.

__ADS_1


Sebagai istri sah, ia pasti kesal., aku malah menggurui nya.


Anggi bodohnya kamu" ucap Anggi menggetok kepala nya sendiri


"Tapi beneran deh, mba Widya memang aneh banget beberapa hari ini. apa cuma perasaan ku saja ya?


Ah bodo ah, lama-lama aku jadi kaya orang sinting ngomong sendiri.


Untung ga ada orang, kalau orang liat disangka nya aku benar-benar gila lagi xixixi" Anggi terkekeh sendirj berjalan menuju taman belakang


"Dug"


"Aduh" teriak mereka berbarengan


"Mba Anggiiiii, jalan ketawa-tawa sendirj sampai nabrak Prapti, mba sehat? " tanya Prapti cemas akan kelakuan majikannya tanpa niat bantu Anggi yang jatuh terduduk di lantai


"Kamu pikir saya udah gila apa? cepet bantu saya bangun, kamu udah gendut malah menghalangi jalan" gerutu Anggi lalu berjalan, wajahnya malu karena kedapatan bertingkah aneh di depan Prapti


"Loh Mba Anggi malah marah, padahal dia yang nabrak Prapti" ucap Prapti menggaruk kepala nya yang tidak gatal


"Gara-gara mba Anggi, Prapti jadi lupa kan mau apa? pikun-pikun" gerutu Prapti menuju kamar nya lalu berbalik arah lagi


"Astaga Prapti kan mau buat juice wortel sama tomat. Ampun jadi error gini" gumam Prapti menepuk-nepuk jidat nya


Anggi yang melihat dari kejauhan tertawa melihat ulah asisten nya yang pikun

__ADS_1


__ADS_2