
”Papa dan mama akan selalu ada buat Kinar dan dedek Aisya.
Sekarang Kinar bobo ya istirahat, setelah Kinar sehat, kita akan berlibur ke pantai”
Kinar berteriak kegirangan, namun Satria menahannya, ia takut infusan di tangan Kinar terlepas, sementara Anggi hanya menatap Satria bertanya.
Permasalahan antara mereka memang sudah selesai, namun ia tak mau berharap terlalu tinggi tentang hubungannya dengan Satria
Setelah beberapa saat akhirnya Kinar tertidur.
Satria menggenggam tangan Anggi, ia mengambil dompetnya dan mengeluarkan sebuah benda yang tak asing bagi Anggi, benda yang dulu amat di cintai nya dan merupakan separuh jiwanya
”Mas, ini...???” Anggi menatap Satria meminta penjelasan Satria, sementara Satria tersenyum lebar
”Anggi.......
Aku memang bukan pria yang sempurna,
aku juga bukan pria yang bisa membahagiakanmu
tapi aku akan berusaha menjadi pria yang kamu butuhkan
bisakah kamu menerimaku yang penuh kekurangan ini?
maukah kamu memulai lembaran baru denganku
menua bersama denganku???”Tanya Satria tiba-iba berlutut di depan Anggi sambil menyodorkan cincin pernikahan nya dulu dengan Anggi
”Mas ini.....” Anggi tak bisa berkata apa-apa, ia meneteskan air mata bahagia, memandang Satria tak percaya
”Aku mohon, berikan aku kesempatan memperbaiki diri”ucap Satria menatap penuh cinta pada Anggi
Anggi menangis sambil menangis, lalu mendekati Satria dan memeluknya erat
”Sayang , apa kamu mau menerimaku, tolong jawab jangan hanya menangis ucap Satria bingung
”Aku mau mas, aku mau menua bersamamu, membesarkan anak-anak kita”ucap Anggi lirih
Senyum Satria merekah sempurna, ia membalas pelukan Anggi, membelai rambut wanita yang ia cintai ini.
”Satria menempelkan keningnya di kening Anggi, senyum mereka berdua terus merekah tanpa berkata-kata, mata mereka saling bertemu
__ADS_1
Satria lalu menyematkan cincin nya di jari manis Anggi, mengecupnya lembut
”Mas, aku bukan wanita yang baik, namun aku akan belajar menjadi yang terbaik untukmu dan maafkan semua kesalahanku”
”Setiap orang pernah melakukan kesalahan, aku juga pernah melakukan kesalahan bersikap tak adil padamu, lebih baik kita letakkan masa lalu di belakang, kini kita songsong masa depan, melangkah menulis kisah kita yang baru”ucap Satria lembut
”Tapi mas,....
Kinar?????, aku mohon biarkan ia tetap bersama kita” ucap Anggi lirih
”Tentu saja, aku sudah menganggap anak itu anakku sendiri, biarkan Kinar menjadi kakaknya Aisya selamanya”ucap Satria kembali mengecup puncak kepala Anggi
”Terima kasih mas, terima kasih”ucap Anggi sesegukan menangis.
Anggi merasa beban berat di pindahnya kini yg hiang begitu saja setelah mendengar ucapan Satria, ia sangat bahagia sekaligus bangga dengan Satria yang berjiwa besar
"Tapi...”ucap Satria menghentikan kegembiraan Anggi, Anggi menunggu dengan cemas apa yang akan Satria sampaikan selanjutnya, ia menggigit bibirnya menahan gelisah di hatinya
”Ta.. tapi apa mas???”tanya Anggi bergetar
”Tapi kamu harus mau meluluskan permintaanku”ucap Satria tersenyum licik
”Aaaapaa???”
”Maaaa, nyebelin”ucap Anggi menahan malu, wajahnya merah merona karena malu.
Sementara Satria tertawa terkekeh melihat Anggi yang malu, wajah Anggi makin cantik saat tersipu malu seperti itu.
Satria menarik Anggi dalam pelukannya, ia lalu ******* bibir mungil Anggi.
Anggi yang terkejut hanya bisa diam namun sesaat kemudian, ia membalas ******* Satria, kerinduannya, kebahagiaan menyatu di hatinya
Anggi berjanji pada dirinya sendiri, ia kan memulai semuanya dari awal lagi, tanpa kebohongan, tanpa kemunafikan, semuanya dari awal, membuang jauh-jauh masa lalunya dan melangkah menapaki masa depan dengan pria yang amat dia cintai Satria
Dua hari kemudian Kinar sudah di perbolehkan pulang karena kondisinya pulih dengan cepat sejak kedatangan Satria yang bagai obat baginya
Siang itu seluruh keluarga sedang berbincang-uncang di ruang kelurga selepas makan siang
Acara pernikahan Ridwan sudah tinggal menghitung hari dan mereka akhirnya sepakat acara pernikahan kembali Anggi akan di laksanakan juga di Bali, berbarengan dengan acara pernikahan Ridwan.
Awalnya Anggi menolak karena malu ini pernikahan keduanya dengan Satria, namun setelah fakta bahwa Anggi maupun Satria tidak pernah bercerai, maka untuk mengukuhkan kembali mereka harus nikah kembali secara Agama dan hukum karena status Satria yang duda, Satria ingin menunjukkan pada dunia jika Anggi lah istrinya kini.
__ADS_1
Saat mereka sedang asik bercengkrama dengan si kecil Aisya dan Kinar, Security mengabarkan jika ada orang yang ingin bertemu dengan Anggi serta Satria, mereka mengaku sebagai orangtua Bobby
”Gimana mba? apa kita harus menerima mereka?”tanya Prapti yang menerima interkom dari security
”Mas, aku gak mau mereka ambil Kinar dariku” ucap Anggi pucat pasi langsung memeluk Kinar dalam dekapannya
Kinar yang tak mengerti memandang Anggi dan menghapus air mata Anggi dengan tangannya
”Mama jangan nangis, mama sakit ya??”tanya nya lugu
”Mama gak kenapa-napa sayang"ucap Anggi berusaha tersenyum.
Satria tahu kekhawatiran Anggi, ia menggenggam tangan Anggi, tersenyum sambil menepuk punggung tangan Anggi, berusaha menenangkan Anggi dan menyakinkannya bahwa semua akan baik-baik saja
”Mass.. ”ucap Anggi lirih
”Mas tahu, kamu gak perlu takut, ada mas juga kakek dan kak Ridwan serta kak Bagus.
Kami akan melindungi mu, tak ada ada yang bisa mengambil Kinar dari kita”ucap Satria mengusap kepala Anggi lembut
"Ayo kita kedalam, biarkan kakek dan suamimu yang bertemu dengan mereka”ucao Ayu membawa Anggi menuju ruang bermain anak-anak
Setelah beberapa saat masuklah kedua orangtua Bobby, mereka berkenalan singkat dan langsung menyampaikan maksud dan tujuan mereka datang menemui Anggi dan Satria
”Maksud kedatangan kami ingin membawa cucu kami, Kinar untuk tinggal bersama kami.
Maaf kami telat mengetahui jika Bobby sudah memiliki anak”ucap Wawan, papanya Bobby
”Begini pak Wawan, kami merasa harus meluruskan sesuatu yang mungkin bapak atau ibu tak ketahui.
Kinar benar memang anak Bobby dan kekasihnya Widya yang tak lain adalah istri saya sendiri” ucap Satria tenang.
Wawan dan istrinya terkejut tak percaya dengan perkataan Satria, mereka tidak tahu jika anak mereka menjadi perebut istri orang, malu dan marah mereka rasakan
”Maksud nak Satria???” tanya Bu Wawan penasaran
”Benar Widya memang istri saya dan dia berselingkuh dengan Bobby, setelah itu Bobby membawa kabur istri saya.
Setelah Widya melahirkan, Bobby membuat Widya menjadi penjajah s*x, sedang ia tidak bekerja dan berpacaran lagi dengan wanita lain.
Kinar dalam penjagaan Bobby dan pacarnya, namun...” Satria menghela nafas panjang
__ADS_1
Ia akan selalu emosi setelah mendengar cerita tentang Kinar dari Anggi beberapa waktu lalu.
Darahnya mendidih, jika saja Bobby masih hidup, ia pasti akan menghajar Bobby hingga hidup segan mati tak bisa, kematian terlalu mudah bagi Bobby.