
Ilham melempar bukti bukti itu ke atas meja dan bangkit dari sofa dengan wajah yang terlihat sangat emosi. Dia akan menemui Randy dan memberikan pelajaran kepada putera nya itu.
Vita tau jika papi nya sudah tidak bisa lagi menahan emosi nya dan ingin menemui Randy. Vita bangkit dan menghampiri Ilham lalu memegang lengan papi nya.
" pi, Vita mohon jangan sakiti mas Randy. Biar Vita yang menyelesaikan semua ini dengan cara Vita. Vita minta izin kepada mami dan papi untuk pergi dari rumah ini, " ucap Vita.
" Apa maksud kamu nak mau pergi dari rumah ini? Papi tidak akan mengizinkan kamu pergi, kamu puteri papi dan ini adalah rumah kamu, " balas Ilham emosi.
" Pi, ini demi kebaikan hubungan Vita dan mas Randy. Papi tolong dengarkan dulu semua yang akan Vita katakan, Vita mohon papi mengerti maksud keinginan Vita ini, " ucap Vita menenangkan mertua nya.
Vita mengajak Ilham untuk duduk kembali dan terpaksa Ilham menuruti keinginan menantu nya dan memilih mendengarkan apa yang akan di sampaikan menantu nya itu.
Vita menjelaskan semua nya kepada Ilham dan Rita kenapa diri nya harus pergi. Awal nya, Ilham masih tidak setuju, namun karena Rita ikut mendukung keputusan Vita, terpaksa Ilham merelakan Vita untuk pergi dari rumah ini.
Setelah menjelaskan semua nya, Vita pamit untuk pergi ke kamar dan membereskan semua barang barang nya.
Ilham menyandar kan tubuh nya di punggung sofa sambil memijat pelipis nya. Ia benar benar pusing dengan semua yang terjadi.
Ilham tidak menyangka kalau putera kebanggaan nya tega melakukan hal memalukan seperti ini. Hanya demi seorang wanita berhati iblis dan gila harta, putera nya tega mengorbankan hidup anak gadis orang lain.
" Pi, keputusan Vita sudah benar. Kita harus mendukung Vita dan membantu nya. Mami tidak ingin kehilangan Vita, " ucap Rita.
Ilham menghela nafas nya dengan berat.
" Papi juga tidak ingin kehilangan Vita mi. Dia adalah menantu yang baik dan papi sudah menganggap Vita sebagai puteri papi sendiri. Apapun akan papi lakukan untuk menyelamatkan pernikahan Vita dan Randy, " balas Ilham.
" Untuk saat ini, keputusan Vita adalah yang terbaik. Kita akan tetap pantau Vita dari jarak jauh, " ucap Ilham dan Rita hanya membalas dengan anggukan.
Ilham menelpon orang suruhan nya untuk memantau menantu nya saat nanti Vita tidak berada di kediaman Djaya.
****
Di dalam kamar, Setelah menelpon Ayu, menjelaskan semua permasalahan nya dan meminta untuk di jemput di kediaman Djaya, Vita membereskan pakaian nya dan memasukkan ke dalam koper. Vita juga membereskan buku buku pelajaran nya dan memasukkan ke dalam tas.
Selesai membereskan semua barang barang nya, Vita duduk di tepi tempat tidur. Ia melihat ke sekeliling kamar, air mata nya menetes mengingat semua kenangan indah bersama Randy di kamar itu.
Hati nya merasa sedih harus meninggalkan kamar ini, terutama meninggalkan Randy sendirian.
Vita tau, setelah ini Randy akan merasa sedih karena kepergian nya. Tapi, Ia juga tidak ingin di dalam pernikahan nya masih ada bayang bayang masa lalu.
Vita menghela nafas nya dan beranjak dari tempat tidur menuju meja belajar nya. Vita tarik kursi belajar nya dan duduk di sana.
Ia mengambil buku tulis kosong dan mengoyak selembar kertas dari dalam nya. Vita tulis surat terakhir untuk Randy sebagai kata perpisahan nya.
Selesai menulis surat, Vita bangkit dan berjalan keluar kamar membawa koper dan juga tas nya.
__ADS_1
Vita terus berjalan turun ke lantai bawah. Di ruang keluarga, terlihat Ayu sudah berada di sana menunggu diri nya.
Ayu langsung memeluk Vita saat Vita sampai di ruang keluarga untuk berpamitan kepada mertua nya.
" Lo harus kuat Vit, kami semua ada bersama lo. Keputusan lo sudah benar, dan gue yakin kalau lo memang di takdirkan bersama mas Randy, " ucap Ayu menguatkan sahabat nya itu.
Vita tidak sanggup lagi menahan air mata nya. Pipi nya telah basah dengan air mata nya yang terus mengalir.
Ayu melepas pelukan mereka dan membiarkan Vita berpamitan kepada kedua mertua nya.
Rita tak kuasa menahan air mata nya. Ia menangis memeluk menantu nya. Ia bahagia memiliki menantu yang hebat seperti Vita.
Setelah pelukan nya bersama Rita terlepas, Vita memeluk Ilham dan menangis di dalam pelukan papi nya. Ia tidak menyangka bisa merasakan kembali kasih sayang seorang ayah.
Vita juga berpamitan kepada bi Ana dan juga mang Ujang. Mereka sudah seperti keluarga nya sendiri dan berat rasa nya meninggalkan mereka semua. Vita meminta kepada bi Ana dan mang Ujang untuk menjaga papi dan mami selama diri nya pergi.
Vita menitipkan surat yang di tulis nya untuk Randy kepada Rita. Vita meminta untuk di berikan kepada Randy saat nanti Randy pulang dari kantor.
Tidak ingin membuang waktu lebih lama lagi, Vita pamit dan pergi meninggalkan kediaman Djaya.
Vita merapalkan di dalam hati nya kalau keputusan nya sudah benar dan ini adalah yang terbaik.
Ia menarik nafas nya dalam dalam dan membuang nya perlahan. Ia sandarkan kepala nya pada jok mobil dan memejamkan mata nya.
Ayu melihat keadaan sahabat nya itu, hati nya terasa sakit. Ia tidak menyangka alasan sahabat nya itu mau menikah dengan Randy karena ingin menyelamatkan kedua orang tua Randy dari rencana jahat Clara dan juga keselamatan anak anak kelas XIIipa1 dari ancaman Ziya.
****
Sore hari, Randy pulang lebih awal dari kantor. Ia ingin cepat cepat menemui istri nya dan mengajak nya makan malam di luar untuk perayaan istri nya yang telah menyelesaikan ujian UASBN.
Randy masuk ke dalam rumah dan berjalan dengan cepat menuju kamar nya. Ia juga tidak menyapa Ilham dan Rita yang sedang duduk di ruang keluarga.
Saat Randy ingin menaiki tangga, Ilham mengucapkan kata kata yang membuat dunia Randy hancur seketika.
" Vita pergi dari rumah ini dan membawa semua barang barang nya, " ucap Ilham menahan emosi nya terhadap Randy.
Randy diam mematung mendengar ucapan papi nya. Antara percaya dan tidak, Randy membalikkan badan nya dan jalan perlahan menghampiri papi dan mami nya.
" Maksud papi apa Vita pergi?, " tanya Randy bingung.
Ilham sudah tidak tahan lagi menahan emosi nya. Ia berdiri menghadap Randy dan melempar semua bukti bukti kejahatan dan perselingkuhan Clara serta surat perjanjian pernikahan Vita dan Randy ke depan wajah Randy.
Randy syok melihat surat perjanjian nya dengan Vita tercecer di lantai. Terlebih, dia syok melihat foto mesra Clara dengan pria lain selama di Paris.
Randy mengambil foto foto itu untuk melihat nya lebih jelas. Dan benar, semua foto itu adalah foto Clara dengan seorang pria, mereka terlihat sangat mesra.
__ADS_1
Ilham yang sudah tidak tahan lagi menahan emosi nya, menampar pipi Randy berulang kali. Rita membiarkan suami nya menampar Randy, meskipun tidak tega tapi kali ini Randy pantas untuk mendapatkan hukuman nya.
" Dasar anak tidak tau diri, memalukan, bodoh. Di mana otak kamu sampai bisa memaksa Vita untuk menikah dengan mu hanya untuk kamu bisa menikah lagi dengan wanita berhati iblis itu. Ini lihat semua nya, biar kamu tau wanita seperti apa yang kamu bela mati matian dan yang kamu cintai itu, " ucap Ilham emosi sambil menyerahkan rekaman Clara.
Randy diam dan membiarkan papi nya menampar pipi nya. Ia sadar, diri nya memang salah dan tak berniat membela diri. Dengan tangan bergetar, Randy memutar video rekaman Clara.
Di dalam rekaman video itu, Clara sedang berbicara dengan dua teman nya. Ia mengatakan kepada teman nya kalau diri nya mau berhubungan dengan Randy hanya karena harta dan popularitas. Clara juga mengatakan kalau dia kesal orang tua Randy masih tidak menyetujui hubungan mereka. Clara sudah menyusun rencana untuk membuat Randy tergila gila pada nya. Setelah itu, dia akan melenyapkan kedua orang tua Randy serta adik dan keponakan Randy agar tidak ada lagi yang menghalangi hubungan mereka dan tidak ada lagi ahli waris kekayaan Djaya kecuali Randy.
Tubuh Randy merosot ke lantai, Ia tidak memiliki tenaga lagi untuk menopang tubuh nya. Ia benar benar syok setelah melihat rekaman video itu. Ternyata, wanita yang selama ini sangat di cintai nya tega ingin membunuh orang tua dan keluarga nya dan menjalin hubungan dengan nya hanya karena harta dan popularitas.
Belum lagi rasa syok nya hilang, Ilham memutar kan video Clara dengan Alex yang sedang berhubungan intim dan melemparkan nya ke Randy.
Randy benar benar hancur melihat video wanita yang sangat di cintai nya itu sedang melakukan hubungan intim dengan pria yang ada di foto yang Ia lihat tadi. Terlihat, Clara benar benar menikmati permainan nya dengan Alex.
Randy tidak sanggup mendengar suara desahan desahan kenikmatan yang keluar dari mulut Clara. Ia melempar rekaman itu jauh jauh dan menutup telinga nya rapat rapat.
Tangisan Randy pecah, Ia merutuki diri nya sendiri yang begitu bodoh selama tiga tahun mencintai seorang wanita berhati iblis, dan juga seorang wanita murahan yang tidur dengan pria mana saja.
Ilham dan Rita membiarkan Randy menangisi kebodohan nya. Mereka meninggalkan Randy sendiri di ruang keluarga dan pergi ke kamar mereka.
Bi Ana melihat majikan nya menangis begitu sedih merasa tidak tega, tapi Ia tidak punya hak untuk ikut campur. Diri nya hanya bisa mendoakan semoga semua nya berakhir dengan baik baik dan pernikahan Randy dan Vita bisa terselamat kan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.
***Episode kali ini benar benar menguras perasaan saya. Saya juga ikut merasakan apa yang mereka semua rasakan. Benar benar membatin banget untuk saya saat menulis episode kali ini. Ngena banget lah rasa nya.
__ADS_1
Jangan lupa like and vote yang banyak ya akak***.