
Vita keluar dari mobil terlebih dahulu meninggal kan Randy yang terus saja merayu nya agar tidak merajuk lagi. Vita masuk ke dalam rumah dengan wajah yang di tekuk dan perasaan yang teramat kesal.
Randy bergegas keluar dari dalam mobil dan menyusul Vita ke dalam rumah. Ia menahan lengan Vita saat sampai di ruang keluarga.
" Sayang, please jangan merajuk lagi ya, " bujuk Randy tetapi Vita tetap diam dan memalingkan wajah nya dari Randy.
" Ada apa Rand, kenapa menantu mami merajuk seperti ini?, " tanya Rita menghampiri mereka di susul oleh Ilham dan Alfian.
" Apa yang kamu lakuin sampai menantu papi merajuk seperti ini?, " timpal Ilham.
" Gak ada pi, Randy gak ngelakuin apa apa. Tadi itu kita lagi makan siang terus belanja baju untuk Vita. Saat Vita lagi pilih baju dan menemukan satu yang dia suka, ada satu wanita yang ikut memegang baju itu juga. Mereka akhir nya adu mulut dan bersikeras menginginkan baju itu. Tapi tiba tiba salah satu teman wanita itu bilang kalau Vita gak cocok pakai baju itu karena badan nya gendut. Itu yang membuat Vita kesal dan sedih, " jawab Randy.
" Kurang ajar sekali mereka, apa mereka tidak tau siapa yang mereka hina. Sudah bosan hidup tenang rupa nya mereka. Hubungi Rei, suruh cari tau siapa mereka, " perintah Rita.
" Mi, sudah lah tidak perlu di perpanjang lagi. Vita gak apa apa kok, lagi pula memang benar yang di bilang mereka kalau Vita gendut, gak cocok pakai baju itu, " seru Vita lirih.
" Sabar ya sayang, kamu gak usah dengarin ucapan mereka. Kamu itu begini kan karena lagi hamil, nanti kalau sudah melahirkan bisa kembali seperti dulu kok, " bujuk Rita sambil mengelus lembut punggung Vita.
" Iya mi, Vita ngerti kok. Cuma kesal saja dengar hal seperti itu dari sesama wanita. Seperti mereka tidak akan hamil saja nanti nya, " balas Vita.
" Ya sudah, sebaik nya kamu istirahat ya sekarang. Mami gak mau kamu kelelahan dan terjadi apa apa dengan kandungan kamu. Rand, ajak istri kamu ke kamar, " ucap Rita.
" Iya mi, " balas Vita dan Randy berbarengan.
Randy mengajak Vita untuk pergi ke kamar mereka. Setelah sampai di kamar dan berganti baju, Randy menuntun Vita ke ranjang dan menemani nya berbaring di ranjang.
" Sayang, kamu gak usah dengarin omongan orang orang. Mau gimana pun kamu, di mata ku kamu adalah wanita tercantik buat aku, " ucap Randy sambil mengelus lembut puncak kepala Vita.
" Gombal kamu, " balas Vita terkekeh.
" Kok gombal sih, aku serius sayang. Dan kamu jangan pernah berfikir kalau aku akan tergoda oleh wanita lain karena di hati aku hanya ada kamu. Nama kamu sudah terlukis besar besar di hati aku dan tidak ada tempat di hati aku untuk nama yang lain, " ucap Randy.
" Beneran? Kamu gak hanya gombal kan?, " tanya Vita sambil menatap kedua mata Randy.
" Iya sayang, beneran. Ya sudah, kamu istirahat ya sekarang. Kasian baby pasti kelelahan tadi habis jalan jalan ke mall, " jawab Randy.
Vita mengangguk kan kepala nya lalu memeluk Randy dan mulai memejamkan mata nya. Tak butuh waktu lama, Vita sudah terlelap karena memang Ia merasa sangat lelah setelah tadi menghabiskan waktu nya ngedate dengan Randy.
Melihat Vita yang sudah terlelap, perlahan Randy melepas pelukan Vita dan menyelimuti Vita. Lalu dengan hati hati turun dari ranjang dan berjalan keluar dari kamar.
Randy turun ke lantai bawah menghampiri semua orang yang ada di ruang keluarga. Ia duduk di samping Alfian yang sedang mempelajari berkas berkas perusahaan papa nya.
" Fian, " panggil Randy.
Alfian menghentikan aktivitas nya saat Randy memanggil nya lalu menoleh ke arah Randy dan menaik kan sebelah alis nya seraya bertanya ada apa.
Lah gak sopan banget memang ini jadi adik, dasar si Alfian, hehehe.
" Kamu hubungin semua anak anak terus suruh ke sini. Bilang juga sama mereka, sebelum ke sini mampir dulu ke supermarket beli bahan bahan untuk barbeque. Aku ingin Vita kembali ceria, dan aku yakin dengan bertemu mereka pasti Vita bisa ceria lagi, " perintah Randy.
" Hmmm, " jawab Alfian dengan deheman lalu mengambil ponsel nya dan menghubungi Aldo untuk menyuruh memberi tahukan semua anak anak agar mereka malam ini datang ke rumah untuk party barbeque. Tak lupa, Alfian menyuruh Aldo untuk belanja bahan bahan terlebih dahulu.
" Ok, sudah, " ucap Alfian lalu meletakkan kembali ponsel nya ke atas meja.
****
Vita merasa tidur nya terusik, perlahan Ia membuka mata dan terkejut melihat para sahabat nya ada di dalam kamar nya.
" Bangun sleeping beauty, " pekik Ririn.
__ADS_1
" Ugghhh, kalian ini ganggu tidur nyenyak gue saja nih, " protes Vita sambil berusaha duduk dan bersandar di punggung ranjang.
" Yaelah, mau sampai jam berapa lagi lo tidur? Lebih baik sekarang lo bersih bersih terus turun ke bawah. Malam ini kita party barbeque, " ajak Ayu.
" Party? Kok gue gak tau ada party, " ucap Vita bingung.
" Suami lo tuh yang ngajakin kita. Yang beli bahan juga kita tadi di suruh sama suami lo. Sudah cepetan siap siap, kita semua tunggu di bawah. Jangan lupa, pakai baju hangat ya, kasihan baby, " balas Ayu.
" Ok bos, " ucap Vita lalu turun dari ranjang dan menyambar handuk di gantungan lalu masuk ke dalam kamar mandi.
Setelah Vita masuk ke dalam kamar mandi, Ayu, Ririn dan Vira bergegas keluar dari kamar menuju ke halaman samping di mana acara di adakan.
Mereka mulai membantu menyiapkan keperluan untuk barbeque. Malam ini, tidak hanya warga rempong saja yang meramaikan, ada juga Anita kekasih nya Aldo, Siska dan tunangan nya, Rei dan juga Peter.
" Malam semua, " sapa Vita kepada semua orang.
" Malam, " balas semua orang.
" Hai sayang, malam ini kamu kelihatan cantik banget, " puji Randy yang sudah berada di samping Vita dan merangkul pinggang Vita lalu mendaratkan sebuah ciuman di puncak kepala Vita.
" Malam ini saja nih aku kelihatan cantik? Yang kemarin kemarin, jelek lah ya?, " rajuk Vita.
" Yang kemarin kemarin cantik juga tapi malam ini kelihatan lebih cantik. Kamu itu selalu bisa membuat aku selalu kembali merasakan jatuh cinta kepada mu, " ucap Randy.
" Uhhhh so sweet banget sih kalian ini. Buat gue iri saja, " seru Vira sambil gigitin tangan nya Reno.
" Aauuww, sakit Vir. Lo gila ya gigitin tangan gue, " omel Reno sambil menarik tangan nya yang di pegang Vira.
" Iya, gue sudah gila karena terus di PHP in sama seseorang, " ketus Vira lalu pergi meninggalkan Reno yang menggaruk garuk kepala nya yang tidak gatal.
" Syukurin lo Ren. Maka nya jangan suka PHP in anak gadis orang, " ledek Fabian.
" Aku mau fokus dulu sama kuliah terus fokus untuk jadi dokter. Setelah sukses, baru deh aku mau langsung lamar. Aku gak mau pacar pacaran, tapi aku mau langsung jadiin dia sebagai istri, " jawab Reno mantap.
" Itu prinsip yang bagus, papi setuju, " dukung Ilham.
" Itu dengar Vir, si Reno lagi fokus kuliah dan mengejar cita cita. Kalau lo sabar, ya sudah tunggu sampai tiba saat nya dia datang melamar. Kalau gak sabar, ya sudah cari yang lain, " ledek Ririn.
" Iya iya, gue dengar, " ketus Vira.
Setelah pembahasan hubungan Rono dan Vira yang masih mengambang, mereka mulai memanggang daging, sosis dan bahan bahan yang lain nya.
Malam ini, Randy benar benar membuat party kecil kecilan untuk istri nya agar suasana hati istri nya kembali membaik.
Bukan kah kata pepatah, jika ingin rumah mu layak nya di surga, maka buat lah hati istri mu senang dan bahagia.
Tidak hanya menikmati hasil panggangan, mereka juga menikmati party itu dengan bernyanyi di iringi gitar yang di mainkan secara bergantian oleh Aldo, Alfian dan Fabian.
" Bian, sini gitar nya. Aku mau nyanyi satu lagu khusus untuk Vita, " pinta Randy.
" Ohh ok mas, ini, " ucap Fabian yang langsung menyodorkan gitar nya ke arah Randy.
Randy menerima gitar yang di sodorkan oleh Fabian lalu mulai memetik senar gitar.
*Kucinta kamu adanya.
Biar gendut tidak masalah.
Jangan dengarkan mereka yang tidak suka.
__ADS_1
Anggap biasa saja.
Ku cinta kamu slamanya.
Sampai nanti tutup usia.
Kan kusayangi dirimu.
Kan kucintai dengan sepenuh hati.
Biar kau gendut.
Pipimu tembem ku tetap suka.
Body mu bulat perutmu buncit.
Ku tetap cinta padamu.
(Biat gendut tetap ku cinta, cipt:Cunduk Hura, By:Sony Egy Cover*).
Vita yang mendengar suami nya menyanyi lagu yang sedang Viral itu hanya bisa tertawa lucu. Bisa bisa nya, suami nya itu menyanyi lagu itu hanya untuk diri nya kembali ceria.
Di tambah, para warga rempong yang memperagakan sesuai dengan lagu yang di nyanyikan Randy membuat Vita tidak bisa berhenti tertawa.
" Terima kasih ya sayang sudah berusaha membuat aku selalu bahagia, " ucap Vita sambil memeluk Randy yang sudah selesai bernyanyi.
" Tentu sayang, apa pun akan aku lakukan untuk mu. Senyum mu adalah senyum ku, bahagia mu adalah bahagia ku. You are my everything, " balas Randy lalu membalas pelukan Vita dan mengecup puncak kepala Vita.
" Uhhh kalian itu benar benar so sweet, " pekik Vira.
" Yaelah anak satu ini, perusak moment bahagia aja sih. Dasar jomblo, " ledek Ririn yang sudah menggandeng lengan Fabian.
" Tega banget sih, " gerutu Vira dengan bibir yang sudah maju lima senti membuat semua orang tertawa.
Memang gak sulit membuat istri nya kembali ceria, dengan mengundang para warga rempong ke rumah sudah bisa membuat senyum istri nya kembali mengembang. Good job, Rand.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.
Jangan lupa like, comment and vote yang banyak ya akak.
__ADS_1