Suamiku Milik Wanita Lain

Suamiku Milik Wanita Lain
EPISODE 96


__ADS_3

" Rahayu Anastasya Mahendra, Maukah kamu menjadi bagian hidup ku, separuh jiwa ku, menjadi tulang rusuk ku dan bersama dengan ku sampai akhir hidup mu?, " ucap Rei gugup.


Deg.


Ayu terkesiap dengan ucapan Rei yang mengutarakan isi hati nya. Diri nya sama sekali tidak memiliki rasa apa pun terhadap Rei. Ia hanya menganggap Rei sebagai seseorang yang di kenal nya saja. Jangan kan memikirkan untuk menjadi kekasih nya, menjadi teman nya saja tidak terfikir kan.


" Ahh anu itu ehh, " ucap Ayu gelagapan.


Randy mengelus pipi Ayu dengan lembut dan membawa tangan Ayu ke atas dada nya. Pipi Ayu memerah malu karena perlakuan Rei terhadap nya


" Aku tau ini terlalu cepat dan aku juga tau saat ini kamu tidak memiliki rasa apapun terhadap ku. Tapi, bolehkah kamu memberi aku satu kesempatan untuk bisa membuat mu jatuh cinta kepada ku?, " pinta Rei setulus hati.


Ayu bingung gak tau harus menjawab apa. Satu sisi, dia sama sekali tidak memiliki rasa apapun terhadap Rei dan tidak ingin memberi harapan palsu. Di sisi lain jika diri nya menolak Rei, pasti akan berdampak buruk dengan hubugan Vita dan Rei dan pasti akan baerdampak buruk dengan persahabatan mereka.


" Apa aku beri dia satu kesempatan saja kali ya, kelihatan nya dia benar benar tulus. Tapi, jika papa tau tentang hubungan ku dan dia, aku yakin papa tidak akan tinggal diam. Aku gak ingin dia terluka nanti nya, " gumam Ayu dalam hati.


Rei masih terus memperhatikan Ayu yang sedang berfikir keras memberi nya jawaban. Ada rasa takut jika diri nya di tolak, tapi Ia juga tidak ingin wanita yang di cintai nya terbebani karena perasaan nya.


" Tidak perlu di jawab sekarang, kamu bisa menjawab nya di lain waktu. Dan aku mohon, jangan menjadi beban untuk mu. Apapun keputusan mu, tidak akan merubah segala nya, " ucap Rei lembut lalu mengelus lembut puncak kepala Ayu.


Rei membetulkan duduk nya dan kembali menghadap ke depan. Ia memakai seatbelt nya dan mulai melajukan kembali mobil nya menuju mall.


Selama perjalanan kembali menuju mall, Ayu terus diam sambil terus memikirkan perkataan Rei.


Rei sesekali melirik ke arah Ayu. Ada rasa sedih melihat Ayu yang terus diam dan tidak ingin berbicara apapun lagi setelah ungkapan perasaan nya tadi. Sebegitu membebankan nya kah ungkapan perasaan nya tadi.


****


Mobil yang di kendarai Rei sudah terparkir rapi di pelataran parkir mall. Sebelum sempat turun dari mobil, Ponsel Rei berdering dan tertera nama Randy di layar.


Rei mengangkat panggilan Randy terlebih dahulu. Setelah beberapa saat, mereka mengakhiri panggilan nya.


" Ayo kita turun. Mereka sudah menunggu di area timez*ne, "ajak Rei dan Ayu hanya mengangguk pelan.


Mereka turun dari mobil dan berjalan beriringan masuk ke dalam mall. Hampir semua mata tertuju kepada mereka. Lelaki tampan dan gadis kecil yang cantik, benar benar pasangan yang serasi.


" Ahh jika hal ini di ketahui papa, aku akan langsung di kirim pulang ke rumah utama, " gumam Ayu dalam hati.


Setelah beberapa saat, mereka tiba di depan pintu masuk timez*ne. Semua orang sudah menunggu mereka di depan pintu. Begitu melihat Rei dan Ayu datang, Vita langsung menarik tangan Ayu untuk cepat masuk ke dalam, dan di susul semua orang.


Semua orang sangat bersemangat bermain, kecuali Ayu. Diri nya masih sibuk memikirkan semua kata kata Rei.


Berulang kali Ayu menghela nafas nya dengan berat dan itu tidak luput dari penglihatan Rei.


Rei menjadi merasa sangat bersalah dengan perubahan sikap Ayu. Ia menghampiri Ayu dan menarik lengan Ayu agar menjauh dari semua orang.

__ADS_1


Rei terus membawa Ayu keluar dari area timez*ne dan membawa nya ke salah satu cafe dekat timez*ne. Ayu tidak berontak dan tetap diam saat Rei menarik nya dan membawa nya ke cafe.


Rei mendudukkan Ayu di kursi setelah itu Ia duduk di kursi depan Ayu. Rei menggenggam tangan Ayu dan melihat ke arah Ayu yang terus menunduk.


Rei meletakkan jari telunjuk nya di dagu Ayu dan mengangkat wajah Ayu. Terlihat raut kebingungan di wajah cantik Ayu.


" Aku minta maaf jika ungkapan perasaan ku membuat mu menjadi seperti ini. Aku hanya ingin kamu tau tentang perasaan ku dan aku ingin membuat kamu bahagia akan hal ini. Jika semua ini menjadi beban untuk mu, maka lupakan lah. Aku juga akan berusaha melupakan rasa ini dan tidak akan berhubungan lagi dengan mu. Jika kita bertemu lagi, anggap saja kita tidak pernah saling mengenal, " ucap Rei.


Ayu kembali menghela nafas nya dengan berat. Ia tau laki laki di hadapan nya ini memiliki hati yang tulus untuk nya, tapi Ia tidak ingin jika suatu saat laki laki yang begitu sangat mencintai nya harus terluka karena nya.


" Aku tau perasaan mu tulus terhadap ku dan aku berfikir untuk memberi mu satu kesempatan. Tapi, aku takut jika keputusan ku ini akan berakibat buruk terhadap mu. Aku tidak ingin kamu terluka karena aku, " balas Ayu dengan mata yang sudah berkaca kaca dan jika berkedip sekali saja, maka air mata itu akan menetes.


" Aku tau apa yang membuat kamu khawatir. Aku sudah memikirkan hal ini matang matang sebelum mengambil keputusan dan aku sudah memutuskan akan menanggung resiko nya. Jadi, jika kamu berfikir aku akan menyerah hanya karena kamu anak dari seorang Zafran Mahendra, kamu salah besar. Aku akan terus berjuang untuk mendapatkan mu, meskipun aku harus melawan papa mu, " ucap Rei dengan sangat tegas.


Deg.


Jantung Ayu berdetak dengan sangat cepat. Telinga nya tidak salah mendengar kan kalau Rei tadi menyebut nama papa nya. Apa Rei sudah mengetahui siapa diri nya yang sebenar nya. Tapi, kenapa bisa? Yang tau siapa diri nya hanya Vita, dan Vita juga tidak akan memberitahukan identitas nya kepada siapa pun. Semua pertanyaan itu terus berputar di otak nya, membuat kepala Ayu menjadi pusing.


Rei melihat Raut terkejut di wajah Ayu. Ternyata dugaan nya benar, Ayu memikirkan tentang keselamatan nya jika mereka menjalin hubungan.


" Ternyata dugaan ku benar, ini karena papa mu, " ucap Rei lalu menghela nafas nya dengan berat.


" Ka..kamu tau siapa papa ku?, " tanya Ayu terbata bata dan Rei mengangguk.


" Kenapa kamu bisa mengetahui nya?, " tanya Ayu yang kini penasaran.


Ayu kembali berfikir, apa diri nya memang harus memberi Rei kesempatan. Lalu bagaimana jika papa mengetahui hubungan mereka. Ia juga penasaran bagaimana Rei bisa tau siapa dia sebenar nya. Mungkin jika mereka semakin dekat, Rei akan memberi tau dari mana dia tau siapa Zafran Mahendra yang sesungguh nya.


Sebelum memberi tau kan keputusan nya, Ayu menarik nafas perlahan dan membuang nya secara perlahan. Ia menatap lekat kedua mata Rei dan tersenyum.


" Aku akan memberi kamu satu kesempatan. Tapi, aku minta satu hal dari kamu, jika sudah waktu nya, tolong beri tau aku dari mana kamu tau siapa sebenar nya keluarga Mahendra, " ucap Ayu.


Rei tersenyum bahagia, cinta nya di terima. Meskipun, Ayu belum mencintai nya tapi dia akan berusaha untuk bisa membuat Ayu jatuh cinta kepada nya.


" Aku sangat bahagia, terima kasih sayang, " ucap Rei lalu mencium punggung tangan Ayu.


Blushhh.


Wajah Ayu memerah mendengar diri nya di panggil sayang. Ia merasa sangat malu mendengar nya.


" Hei, kenapa wajah mu memerah? Apa kamu malu karena aku memanggil mu sayang? Biasakan lah untuk mendengar nya, karena mulai hari ini aku akan sering memanggil mu dengan sebutan sayang, " ucap Rei tersenyum.


Ayu masih merasa sangat malu untuk menjawab ucapan Rei, Ia hanya bisa mengangguk pelan. Jantung nya juga berdegub semakin kencang, dan semoga Rei tidak mendengar nya.


" Sudah jangan merasa malu lagi. Aku tidak tahan melihat wajah merah mu itu, sungguh sangat menggemaskan. Sekarang, lebih baik kita pesan makanan, " ucap Rei lalu memanggil pelayan.

__ADS_1


Setelah memesan makanan, mereka kembali mengobrol agar hubungan mereka semakin dekat. Rei juga mengirim kan pesan kepada Randy kalau mereka makan di cafe agar semua orang tidak khawatir.


Sungguh hari yang sangat membahagiakan ya untuk Rei dan Ayu. Semoga hubungan mereka langgeng sampai nanti nya di persatukan dalam ikatan suci.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.


***Iklan dikit:


Readers : Thor, siapa sih sebenar nya keluarga Ayu? Kenapa Ayu harus menutupi identitas nya.


Author : Saya tidak bisa cerita sekarang. Untuk part mereka di novel ini tidak akan saya buat terlalu jauh.


Readers : Maksud nya, mereka akan ada cerita nya sendiri ya thor?


Author : Seperti itu lah kira kira.


Readers : Yang jelas dong thor, jangan gantungin kita begini. Penasaran banget kami thor.


Author : Iya iya sabar, nanti akan saya buat cerita tentang Ayu dan Rei. Tapi sabar dulu, saya fokus sama kehidupan Vita dan Randy dulu.


Readers : Yeeee. Kami tunggu ya thor kisah cinta mereka.


Author : Iya, bawel deh ahhh.


Readers : Love you thor.

__ADS_1


Author : Love tou too all. Ahhh, senang nya saya.


Jangan lupa like and vote yang banyak ya akak***.


__ADS_2