Suamiku Milik Wanita Lain

Suamiku Milik Wanita Lain
EPISODE 19


__ADS_3

Tok.. Tok.. Tok..


Ziya mengetuk pintu kamar Randy, bermaksud untuk mengajak makan malam karena waktu makan telah tiba. Udah beberapa kali di ketuk, tapi tak kunjung mendapatkan jawaban dari dalam.


Karena tak juga mendapatkan jawaban, akhirnya Ziya masuk ke kedalam kamar Randy. Di lihat nya Randy yang tertidur pulas, terlihat Randy begitu sangat kelelahan.


Sebenarnya, Ziya gak tega membangunkan Randy. Tapi, mau gak mau Ia tetap harus membangunkan nya. Mami nya pasti marah, jika ada yang tidur dengan perut kosong.


" Mas, mas, bangun. Waktu nya makan malam. Mas udah di tungguin semua nya, " Ziya mencoba membangunkan Randy, sambil menepuk pelan lengan Randy.


Randy yang merasa ada yang menepuk lengan nya, pelan pelan membuka mata nya. Saat mata nya sudah terbuka sempurna, Ia melihat ternyata Ziya yang tadi menepuk lengan nya.


" Emm, ada apa Zi? Mas masih ngantuk, " tanya Randy dengan suara serak khas bangun tidur.


" Di suruh mami makan malam mas. Udah di tungguin semua orang, " jawab Ziya.


Randy bangun lalu menyandarkan tubuh nya pada punggung tempat tidur. ia menguap karena masih merasa mengantuk. Ia pejamkan lagi mata nya. Rasanya, malas untuk turun ke lantai bawah.


Ziya yang melihat Randy, bukan nya segera beranjak turun ke lantai bawah, malah memejamkan lagi mata nya, kembali menepuk lengan Randy agar segera bangun.


" Mas, jangan tidur lagi, " tegur Ziya.


" Iya, kamu duluan aja Zi. Nanti mas nyusul. Mas masih nunggu nyawa mas kumpul semua, " jawab Randy ngawur.


" Yaudah. Tapi, pasti nyusul loh mas. Jangan sampai gak, nanti mami marah, " balas Ziya dan dianggukin Randy.


Setelah mendapatkan jawaban rRandy, Ziya pun turun ke lantai bawah menuju ruang makan.


Di ruang makan, Rita yang hanya melihat Ziya aja yang turun, menanyakan keberadaan Randy.


" Mas mu mana Zi? kok gak ikut turun?, " tanya Rita.

__ADS_1


" Ziya di suruh turun duluan mi. Mas bilang, masih mau ngumpulin nyawa dulu, " jawab Ziya seperti yang Randy katakan tadi.


" Mas mu itu, ada ada aja. Yaudah, kita makan duluan, nanti mas mu nyusul, " balas Rita.


Akhirnya, mereka makan duluan tanpa menunggu Randy. Tak berapa lama, Randy terlihat menuruni anak tangga. Ia tampak lebih segar karena sebelum turun Ia sudah membasuh wajah nya.


Randy tiba di ruang makan dan menyapa semua keluarga yang ada di sana.


" Malam semua, " sapa Randy.


" Malam, " jawab Rita, Ilham dan juga Ziya yang terlihat sedang menyuapi anak laki laki nya.


" Sudah kumpul semua nyawa kamu, Rand?, " sindir Rita dan Randy yang di sindir cuma senyum senyum aja.


Mereka makan dengan lahap, terkadang di selingi dengan lelucon yang di buat Randy. Begini lah Randy yang sebenarnya, Ia begitu humoris dan sangat menyayangi keluarga nya. Meskipun dulu sering bersitegang tentang Clara, tapi tak butuh waktu lama mereka kembali seperti sediakala.


Saat sedang asyik makan dan bercanda ria, Rita teringat kembali dengan kata kata Randy yang menyebut gadis kecil. Rasa penasaran nya muncul kembali. Karena udah gak sabar, Ia pun menanyakan ke Randy siapa gadis kecil yang di maksud.


Randy yang mendengar pertanyaan beruntun dari Rita, akhirnya menghentikan aktivitas makan nya. Ia letakkan sendok garpu yang Ia pegang, lalu meminum air yang ada di samping tangan kanan nya serta membersihkan mulut nya dengan kain.


" Mi, kalau nanya itu satu satu jangan beruntun gitu. Semua pasti Randy jawab kok, " bukan nya menjawab Randy malah memprotes mami nya.


" Ya mami penasaran Rand. Ayo dong cepat jawab, " balas Rita yang terlihat antusias.


" Iya, Randy jawab mi, " Ucap Randy.


Randy mengambil nafas lalu membuangnya perlahan setelah itu melanjutkan omongan nya.


" Gadis kecil yang Randy maksud itu, benar gadis SMA yang tadi pagi Randy bahas. Dan memang benar, kalau dia calon menantu mami. Dia sudah menerima lamaran Randy." jawab Randy dengan satu tarikan nafas.


" Beneran Rand? Jadi kamu serius mau menikah dengan nya? Kamu gak mempermainkan nya kan Rand? Kalau sampai kamu mempermainkan anak gadis orang, mami akan coret kamu dari daftar keluarga Djaya, " tanya Rita dan diakhiri ancaman oleh Rita.

__ADS_1


Randy menghembuskan nafasnya kasar, mami nya memang benar paling hebat kalau soal ancam mengancam. Bahkan papi aja gak berkutik sama sekali kalau mami nya sudah mengeluarkan ancaman.


" Randy serius mi. Maka dari itu randy melamar nya. Memang sih dia masih SMA, tapi kan beberapa bulan lagi dia tamat sekolah. Gak masalah kan kalau nikah sekarang? lagi pula dia juga bersekolah di sekolah milik keluarga kita, jadi bisa kita atur, " jawab Randy dengan wajah serius.


Rita melihat Randy yang begitu serius mencoba untuk percaya. Ia akan melihat bagaimana wanita pilihan anak nya kali ini.


" Baiklah Rand, mami percaya. Sekarang, mami minta untuk secepatnya bisa bertemu dengan nya. Lalu siapa nama nya? Dari keluarga mana dia?, " tanya Rita.


" Nama nya Vita, mi. Vita Anggraini. Nanti, Randy atur supaya mami dan papi serta Ziya bisa bertemu dengan nya. Tapi mi, sejujurnya dia bukan berasal dari keluarga kaya. Dan mengenai orang tua nya, emmm, dia yatim piatu mi dan gak memiliki saudara yang lain, " jawab Randy namun terdengar ragu diakhir kalimat nya.


" Yatim piatu? Kamu serius? " tanya Rita yang terdengar sedikit terkejut, namun hanya dijawab anggukan kepala oleh Randy.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.


Hai readers kesayangan, pada penasaran gak kenapa tiba tiba vita menerima lamaran Randy? Randy sendiri aja juga penasaran.

__ADS_1


Tenang aja, nanti akan ada flashback nya kok. Tapi, sabar menanti ya readers. 😊


__ADS_2